Posts made by Dila Sapiru

NAMA: DILA SAPIRU
NPM: 2216031077
KELAS: REGULER A
PRODI: ILMU KOMUNIKASI
POST TEST 14

1. Bagaimana isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?

-Jawab
Artikel ini berisi mengenai bagaimana penegakan hak asasi manusian (HAM) di Indonesia yang belum berjalan dengan baik atau bisa dibilang masih buruk, itu sendiri dibuktikan dengan banyak agenda HAM yang terjadi pada tahun 2019 yang mengalami kemacetan, mutu HAM pun mengalami kemunduran, dan begitu banyak serangan terhadap para pembela HAM. Serta adanya pembatasan kebebasan berpendapat yang membuat masyarakat merasa seperti diintimidasi oleh negara sendiri. Banyaknya pelanggaran HAM dan tidak diprosesnya laporan pelanggaran HAM yang ada (mangkrak). Bukti-bukti yang nyata dan sudah ada tersebut menurut saya dalam penegakan HAM Indonesia belum berjalan dengan baik bahkan buruk.
Hal positif yang saya dapatkan dari artikel ini adalah membuat saya mengerti bahwa masih belum sepenuhnya baik penegakan HAM di Indonesia. berikutnya walaupun penegakan HAM di Indonesia belum sepenuhnya baik, namun pemerintah sedang berupaya membuat langkah reformasi atau perubahan untuk pelaksanaan HAM yang lebih baik. Dan masyarakat sipil memiliki peran penting dalam penegakan HAM yaitu sebagai pilar untuk mencapai indikator pemenuhan HAM yang terjadi. Dan menurut saya dengan adanya artikel ini juga bisa membuat dan memotivasi pihak pemerintah dalam memperbaiki penegakan HAM di Indonesia ini.

2. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
-jawab

Indonesia Sebagai sebuah negara yang beragaman budaya dan adat istiadat, Indonesia memiliki pengaruh budaya yang kuat dalam pembentukan sistem demokrasi. Peran penting Nilai-nilai adat istiadat dan budaya asli masyarakat Indonesia memperkuat dan memperkaya demokrasi di negara ini. Salah satu prinsip demokrasi di Indonesia yang paling terlihat adalah ke-Tuhanan yang Maha Esa. Prinsip ini tercermin dalam Pancasila, pedoman bangsa indonesia, yang menyatakan bahwa Indonesia adalah negara yang berketuhanan yang maha esa. Prinsip ini mencerminkan keberagaman agama di Indonesia dan nilai-nilai religius yang melandasi masyarakat Indonesia. Ke-Tuhanan yang Maha Esa dalam konteks demokrasi Indonesia memberikan landasan moral dan etika yang kuat dalam menjalankan pemerintahan dan kehidupan berbangsa. Prinsip ini mengajarkan kesatuan, persatuan, saling menghormati, dan toleransi antar sesame agama dalam menjaga keharmonisan sosial dan keberagaman Indonesia. Ini membantu melindungi hak-hak minoritas dari suatu kelompok dan mendorong partisipasi aktif dari berbagai kelompok masyarakat dalam proses demokrasi. Namun demikian, penting untuk diingat bahwa prinsip ini juga harus diinterpretasikan dengan bijaksana dan tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk mengeksploitasi atau menindas kelompok minoritas atau non-agama tertentu. Demokrasi harus memastikan kebebasan beragama bagi seluruhwarga negara serta melindungi hak asasi manusia tanpa memandang latar belakang agama atau keyakinan seorang individua tau kelompok. Secara keseluruhan, prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa mencerminkan akar budaya dan adat istiadat masyarakat Indonesia yang kuat. Nilai-nilai ini dapat menjadi sumber kekuatan dalam membangun demokrasi yang inklusif, menjunjung tinggi hak asasi manusia, dan mempromosikan keadilan sosial di Indonesia. Namun, perlu diingat bahwa demokrasi juga harus menghormati keberagaman agama dan keyakinan serta melindungi hak-hak semua warga negara tanpa adanya diskriminasi.

3. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
-jawab

Praktik demokrasi Indonesia saat ini menurut saya sendiri serta pandangan saya masih sangat perlu ditingkatkan lagi agar bisa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang ada, serta bisa menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia. kenyataanya hak asasi manusia dalam konsepsi negara hukum dalam demokrasi di Indonesia merupakan hal yang paling fundamental. Namun, demokrasi dan hak asasi manusia di Indonesia belumseimbang. Keadilan dan kemakmuran rakyat diukur dari sejauh mana hak asasi manusia ditegakkan. Dalam demokrasi Pancasila, ada dua nilai dasar yang dikembangkan sebagai budaya politik, yaitu tidak otoriter (memaksakan kehendak) dan tidak individualistik. Oleh karena itu, perlu adanya upaya kerjasamanya dari pihak pemerintah, lembaga negara, serta masyarakat sipil dalam meningkatkan implementasi demokrasi dan hak asasi manusia yang berkedaulatan rakyat serta menjadi secara menyeluruh sebagai cita-cita yang akan dicapai bangsa Indonesia.
 
4. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi dimana anggota parlemen yang mengatasnamakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
-jawab

Kondisi anggota parlemen menggunakan kedudukan mereka untuk melayani agenda politik pribadi yang bertentangan dengan kepentingan nyata masyarakat sebagai tindakan yang sangat tidak etis dan sangat merugikan. Situasi seperti ini menimbulkan ketidakpuasan dan ketidakpercayaan para masyarakat terhadap sistem politik yang ada. Maka dari itu perlu ditekankan mengenai pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik dalam menjaga kualitas perwakilan politik. Serta perlu diingatkan lagi bahwa anggota parlemen bertanggung jawab untuk mewakili suara rakyat dan kepentingan masyarakat yang mereka layani. Mereka dipilih oleh rakyat melalui pemilihan umum dengan harapan bahwa mereka bisa dan akan mengadvokasi kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

5. Bagaimanakah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?

Jawab:

menurut saya dan yang kita ketahui Pada dasarnya, kepemimpinan kharismatik yang memanfaatkan tradisi atau agama untuk menggerakan loyalitas dan emosi rakyat dapat memiliki dampak yang merugikan pada hak asasi manusia dalam konteks demokrasi. Pemimpin kharismatik dapat menggunakan pengaruh mereka untuk memanipulasi opini atau pendapat dan menggerakkan loyalitas rakyat dalam rangka mencapai tujuan pribadi atau kelompok tertentu. Pada era demokrasi saat ini, penting untuk menegakkan dan melindungi HAM sebagai bagian dari hal yang harus diperhatikan negara. Apa bila HAM tidak ditegakkan, maka akan terancam karena ada potensi pelanggaran terhadap kebebasan berpendapat, kebebasan berserikat, atau hak-hak individu lainnya. Salah satu cara untuk melindungi berdirinya HAM, yaitu masyarakat harus berpartisipasi aktif dalam pemantauan terhadap pihak-pihak yang memiliki kekuasaan, serta menghilangkan rasa tidak perduli akan keberlangsungan bangsa yang baik karena ini untuk kita semua yaitu bangsa Indonesia.
Nama : Dila sapiru
Npm : 2216031077
Kelas : Regular A
Prodi : ilmu komunikasi

Analisis kasus “Konflik Komunal di Perbatasan Indonesia-Timor Leste dan Upaya Penyelesaiannya.

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
-jawab
Tanggapan saya terhadap isi artikel mengenai konflik komunal di perbatasan Indonesia-timor leste pada tahun 2012 dan 2013 ini adalah suatu masalah yang rumit dan tidak mudah untuk diatasi atau diselesaikan. Akan tetapi upaya-upaya yang dilakukkan oleh pihak-pihak yang terkait seperti pemerintah Indonesia dan timor leste, kelompok-kelompok masyrakat sudah ada menunjukkan kemajuan dalam menyelesaikan konflik itu. Adapun salah satu upayanya dengan membentuk forum dialog dan berkerjasama antar kedua belah pihak. Upaya pemberdayaan masyarakat dengan melalui Pendidikan dan pengembangan ekonomi juga diharapkan dapat membantu mengurangi konflik.
Hal positif yang bisa diambil setelah membaca artikel ini adalah kesadaran akan pentingnya penyelesaian konflik di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Konflik komunal di wilayah perbatasan dapat mengganggu hubungan antarwarga kedua negara dan berdampak negatif pada stabilitas regional. Oleh karena itu, artikel ini mengingatkan kita untuk lebih memperhatikan masalah perbatasan dan mencari solusi yang efektif.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
-jawab
Menurut saya jika negara Indonesia tidak menganut atau tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara ini akan bisa menjadi dampak atau mengakibatkan tidak adanya lagi persatuan Indonesia diantara para warga negara dan tidak adanya lagi rasa saling melindungi negara dan warga-warga neara secara utuh. Pada akhirnya negara Indonesia akan mudah terpecah dan memungkinkan kita akan dijajah oleh negara lain karena tidak adanya rasa saling mempertahankan atau melindungi negara Indonesia. Sebagaimana dalam wawasan nusantara ini berhubungan dengan kesatuan bangsa dan keutuhan wilayah Indonesia yang bersumber dari Pancasila dan UUD NKRI 1945.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
-jawab:
Konsepsi yang tepat dalam mencegah timbulnya konflik yaitu dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman kita dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Maka dari itu masyarakat juga ikut andil yaitu dengan mempunyai sikap, pola pikir, serta Tindakan yang senantiasa mendahulukan kepentingan bangsa dari pada kepentingan pribadi atau golongan saja. Masyrakat juga harus menjaga persatuan dan kesatuan yang sangat besar terhadap negara Indonesia.

Ilmu Komunikasi A genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

by Dila Sapiru -
Nama : Dila Sapiru
NPM : 2216031077
Kelas : regular A
Prodi : ilmu komunikasi
Analisis video 13

Video yang berjudul “Geopolitik Indonesia” yang dimana geopolitik sendiri merupakan ilmu dalam penyelenggaraan negara dan dalam pengambilan kebijakannya dikaitkan dengan kondisi geografi suatu bangsa. Adapun tookoh-tokoh dari teori geopilotik ini diantaranya, Frederich Ratzel, Rudolf Kjellen, Karl Haushofer, Halford Mackinder, itik Alfred Thayer Mahan, Guillo Douhet, William Mitchel, Saversky, dan JFC Fuller.
Di Indonesia geopolitik pertama kali dikenal oleh bapak presiden RI pertama, bapak Ir. Soekarno tepatnya pada siding BPUPKI tanggal 1 juni 1945. Adapaun prinsip geopolitik Indonesia, yaitu Indonesia dengan kondisi geografis berbentuk kepulauan dan laut sebagai penyatu antar pulau-pulau tersebut. Dalam hal ini Geopolitik Indonesia memfokuskan dalam hal membangun kesatuan bangsa dalam suatu wilayah, tidak mementingkan dalam hal wilayah. Pancasila sebagai ideologi nasional digunakan dalam pertimbangan dasar dalam menentukan politik nasional.
Konsep Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik Indonesia
Wawasan Nusantara merupakan visi kebangsaan yang bersumber dari Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Inti dari nusantara adalah kesatuan bangsa dan keutuhan wilayah Indonesia. Tujuan wawasan nusantara sebagai geopolitik internal Indonesia adalah untuk menjamin persatuan dan kesatuan dalam segala aspek kehidupan bangsa. Aspek ini mencakup aspek ilmiah dan sosial.
Sebuah perspektif atau cara pandang tentang bangsa Indonesia
A. Penggabungan nusantara sebagai entitas politik
B. Terwujudnya Nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi
C. Penggabungan nusantara sebagai entitas sosial budaya
D. Terwujudnya Nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan dan keamanan
Kehidupan bernegara menurut Negara Kesatuan Republik Indonesia
Konsep negara kesatuan Republik Indonesia dikemukakan dalam Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berbunyi: “Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik. Sebagai negara kesatuan Republik Indonesia, satuan daerah Indonesia meliputi:
1. Kesatuan politik
2. Kesatuan hukum
3. Kesatuan sosial budaya
4. Satuan pertahanan dan keamanan
Sebagai negara yang memiliki banyak keanekaragaman, Indonesia memiliki keunggulan yaitu jumalah sumber daya manusia yang besar dan berpotensi, keragaman budaya, letak wilayah strategis, dan luasnya sumber daya alam di Indonesia.