Posts made by Christina Fani Hutabarat

Nama: Christina Fani Hutabarat
NPM: 2216031146
Kelas: Reguler B
Prodi: Ilmu Komunikasi

Dalam konteks pandemi ini, semangat bela negara tidak hanya terkait dengan pertahanan militer, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan bersama. Artikel ini menyoroti peran semangat pertahanan negara dalam mendorong tindakan positif dalam menjaga keamanan dan kesehatan di masa pandemi. Semangat bela negara dianggap sebagai landasan moral dan etika yang menjiwai tindakan bertanggung jawab dan keterlibatan aktif dari setiap warga negara.

Penulis menekankan bahwa semangat bela negara dalam situasi pandemi COVID-19 adalah dengan menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan. Hal ini mencerminkan kepedulian kolektif terhadap keselamatan masyarakat secara keseluruhan. Pasal tersebut juga menekankan pentingnya solidaritas sosial dalam semangat pertahanan negara. Masyarakat didorong untuk membantu dan mendukung mereka yang secara ekonomi atau emosional terkena dampak pandemi. Penulis menyoroti peran pemerintah dalam memperkuat semangat pertahanan negara. Pemerintah diharapkan menyediakan kebijakan dan sumber daya yang dibutuhkan untuk mengatasi pandemi, seperti pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan penguatan sistem kesehatan. Transparansi dan komunikasi yang efektif juga ditekankan agar masyarakat dapat merasa terlibat dan terinformasi dengan baik.
Dalam menghadapi tantangan tersebut, semangat pertahanan negara mencerminkan sikap peduli, tanggung jawab bersama, dan kerjasama yang erat antara pemerintah dan masyarakat. Dengan menjunjung tinggi semangat bela negara, diharapkan masyarakat dapat mempersatukan dan menjaga negara serta meningkatkan kualitas hidup bersama dalam menghadapi pandemi ini.
Nama: Christina Fani Hutabarat
NPM: 2216031146
Kelas: Reguler B
Ilmu Komunikasi

Ketahanan Nasional
Ketahanan nasional yang meliputi keuletan, keterampilan, ketangguhan dalam suatu negara juga kemampuan mengembangkan potensi nasional untuk menghadapi ancaman yang datang. Di mana ancaman ini ada beberapa sumber yaitu bersifat langsung, luar, dalam dan tidak langsung. Banyak dari luar yang ingin menyerang negara kita maka dengan itu kita berkewajiban untuk mempertahankan negara. Serangan yang dilakukan oleh negara lain ataupun orang lain bersifat tantangan, ancaman, hambatan dan juga gangguan. Yang seringkali menyerang integritas identitas keberlangsungan hidup perjuangan mencapai tujuan nasional.

Ada berupa ancaman trigatra yaitu yang mengancam lokasi ataupun posisi geografis, kekayaan alam maupun kemampuan dari penduduk. Adapun ancaman unsur pancagatra yang seringkali mengancam:
1. Ideologi
2. Politik
3. Ekonomi
4. Sosial Budaya
5. Hankam
Untuk menghindari ancaman dari trigatra yang mengancam lokasi ataupun posisi geografis dari Indonesia, mengancam sumber daya alam ataupun kemampuan dari penduduk perlu adanya peningkatan posisi laut dan darat atau juga posisi dengan negara tetangga, juga memberikan kesadaran kepada penduduk akan pemanfaatan kekayaan sumber daya alam yang sangat melimpah begitu juga untuk kemampuan penduduk diatasi dengan peningkatan mutu pendidikan. Putri juga untuk menghindari ancaman dari pancagatra dalam ideologi yaitu dengan rangkaian nilai maupun menampung aspirasi, dalam politik yaitu dengan adanya demokrasi keseimbangan antara output maupun input, dalam bidang ekonomi adanya sarana ataupun modal hingga teknologi yang dapat dipergunakan, dalam sosial budaya peningkatan tradisi pendidikan ataupun kepercayaan kita, dalam sosial budaya peningkatan tradisi pendidikan ataupun kepercayaan kita, dalam Hankam itu dengan partisipasi dan kesadaran dari masyarakat.