གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Muhammad Rheya Defansa

Komunikasi B Genap 2023 -> PRETEST

Muhammad Rheya Defansa གིས-
Nama: Muhammad Rheya Defansa
NPM: 2216031060
Kelas: Reguler B

1. Hal positif yang saya dapatkan dari artikel di atas adalah berkat adanya upaya pemerintah dalam memutus mata rantai virus Covid-19 agar tidak semakin menyebar di kalangan masyarakat, tingkat korban yang terkena virus Covid-19 berangsur menurun. Salah satu contoh upaya tersebut adalah Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), tujuannya dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Berdasarkan artikel di atas terdapat konstitusi yang dilanggar, yaitu kecenderungan aparat sipil dan keamanan dalam menindak pelanggar PSBB dinilai telah keluar dari nilai hak azasi manusia (HAM), dalih mereka hampir sama, menerapkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan. Perlu kiranya, sebelum melakukan penindakan, terlebih dahulu memberikan edukasi terkait dampak baik dari PSBB yang diterapkan. Karena niat baik seharusnya dilakukan secara baik-baik.

2. Jika suatu negara tidak memiliki konstitusi, maka tidak ada dokumen tertulis atau hukum tertulis yang mengatur dan mengikat pemerintah dan rakyatnya. Hal ini dapat menyebabkan ketidakpastian hukum dan pengambilan keputusan yang tidak konsisten dalam pemerintahan, serta memungkinkan terjadinya penyalahgunaan kekuasaan oleh pemerintah. Namun, konstitusi tidak dapat menjamin bahwa pemerintahan akan berjalan dengan sempurna dan terhindar dari penyalahgunaan kekuasaan, karena hal tersebut juga bergantung pada kualitas pemerintahan dan integritas pemimpin negara.

3. Tantangan kehidupan bernegara saat ini antara lain:
a)  Peningkatan ancaman terorisme dan radikalisme yang dapat membahayakan keamanan dan stabilitas nasional.
b) Konflik politik dan kepentingan yang dapat mengganggu stabilitas politik dan demokrasi.
c) Persoalan lingkungan seperti perubahan iklim, pengelolaan sampah, dan deforestasi.
Namun, pasal-pasal dalam UUD NRI 1945 sekarang masih diperlukan pengembangan regulasi dan kebijakan yang lebih spesifik dan komprehensif untuk mengatasi tantangan tersebut. Selain itu, peran aktif masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah dalam mengatasi tantangan ini juga sangat penting untuk mencapai hasil yang optimal.

4. Menurut saya, sebagai sebuah negara, menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan adalah sangat penting. Dalam konteks Indonesia, ini lebih penting lagi mengingat Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya yang berbeda-beda. Nilai persatuan dan kesatuan merupakan nilai yang sangat penting bagi Indonesia. Untuk memastikan nilai tersebut benar-benar terjaga, perlu dilakukan perbaikan dalam beberapa aspek seperti pendidikan, keadilan sosial, penghapusan diskriminasi, dan keterbukaan serta transparansi pemerintah.

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

Muhammad Rheya Defansa གིས-
Nama: Muhammad Rheya Defansa
NPM: 2216031060
kelas: Reguler B

Berdasarkan jurnal tersebut, integrasi nasional adalah jalan keluar untuk menghadapi yang hingga saat ini masih terus-menerus melanda Indonesia. Konflik antar-etnik, konflik antar-daerah, konflik antar-agama, konflik antar-partai politik, konflik antar-pelajar, serta sejumlah konflik kepentingan lain semestinya tidak perlu terjadi kalau masing-masing pelaku konflik menyadari bahwa pluralitas bangsa Indonesia sudah menjadi sebuah keniscayaan. Integrasi terbentuk jika ada identitas yang mendukungnya seperti kesamaan bahasa, kesamaan dalam nilai sistem budaya, kesamaan cita-cita politik, atau kesamaan dalam pandangan hidup atau orientasi keagamaan. Identitas adalah representasi diri seseorang atau masyarakat melihat dirinya sendiri dan bagaimana orang lain melihat mereka sebagai sebuah entitas sosial-budaya. Integrasi nasional mampu memelihara dan mengembangkan harga diri bangsa, harkat dan martabat bangsa sebagai upaya melepaskan bangsa dari subordinasi (ketergantungan, ketertundukan, keterhinaan) terhadap bangsa asing. Dengan demikian, integrasi nasional sebagai suatu kesadaran dan bentuk pergaulan yang menyebabkan berbagai kelompok dengan identitas masing-masing merasa dirinya sebagai satu kesatuan bangsa Indonesia. Untuk menciptakan pergaulan dalam pembentukan integrasi nasional tersebut identitas justru berfungsi secara ganda. Konsep integrasi nasional pada dasarnya sejalan kondisi Indonesia pada saat ini. Ketika terjadi konflik antar-etnik, konflik antar-daerah, konflik antar-agama, konflik antar-partai politik, konflik antar-pelajar, serta sejumlah konflik kepentingan lain yang hingga saat ini masih terus-menerus melanda Indonesia. Konsep tentang integrasi nasional menjadi penting untuk dijadikan strategi kebudayaan bagi bangsa Indonesia yang telah berusia lebih dari enam dasa warsa ini. Strategi kebudayaan dalam hal ini mengacu pada kekuatan budaya yang bertolak pada kedekatan dan pandangan hidup pelaku kebudayaan dalam kaitannya dengan kompleksitas kebudayaan yang dianut.