གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Keyna Laurika

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

Keyna Laurika གིས-
Keyna Arifina Azzahra Laurika (2216031010) Reguler B

Konsekuensi atas pengakuan dan penerimaan bangsa Indonesia terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional yaitu Pancasila sebagai sistem nilai acuan, kerangka-kerangka berpikir, pola acuan berpikir atau jelasnya senagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan, kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan bagiyang menyandangnya sehingga Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional. Artinya niali-nilai dasar Pancasila secara normatifmenjadi dasar, kerangka acuan, dan tolakukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalan kan di Indonesia. Bangsa Indonesia memiliki akar budaya dan religi yang kuat dan tumbuh sejak lama dalam kehidupan masyarakat sehingga manakala pengembangan ilmu tidak berakar pada idiologi bangsa, sama halnya dengan membiarkan ilmu berkembang tanpa arah dan oreintasi yang tidak jelas.

Perkembangan IPTEK tidak dapat terlepas dari stuasi yang melengkapainya, artinya iptek selalu berkembang dalam suatu ruang budaya. IPTEK itu sendiri merupakan salah satu upaya manusia dalam mewujudkan kesejahteraan dan peningkatan harkat dan martabatnya. Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ditengah-tengah kita akan memberikan kemudahan dan memecahkan berbagi persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia. Namun, terlepas dari itu kita harus bisa untuk tetap menjaga esksitensi bangsa yaitu dengan menjadikan Pancasila sebagai dasar pengembangan IPTEK. Pertama, setiap perkembangan IPTEK yang dikembangkan di Indonesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Kedua, setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilainilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan IPTEK. Ketiga, Pancasila dijadikan sebagai ramburambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia. Dengan begitu pengembangan IPTEK tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Artikel pertemuan 13

Keyna Laurika གིས-
Keyna Arifina Azzahra Laurika (2216031010) Reguler B

Pancasila dijadikan sebagai pedoman dalam berbagai bidang kehidupan, baik itu bidang ekonomi, sosial, budaya dan bidang-bidang lainnya. Dalam berprilaku dan bersosialisasi antar sesama manusia, baik dalam kenidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara harus dilandasi oleh Pancasila yang dijadikan landasan dalam berprilaku. Sehingga segala sesuatu yang dilakukan diharapkan tidak melenceng dari aturan yang telah ditetapkan sesuai dengan Pancasila.

Dalam menghadapi revolusi 4.0. terdapat 5 pokok dalam membumikan pancasila yaitu (1) Pemahaman Pancasila, (2) eksklusivisme sosial yang terkait derasnya arus globalisasi sehingga mengarah kepada menguatnya kecenderungan politisasi identitas, dan menguatnya gejala polarisasi dan frgamentasi sosial yang berbasis SARA, (3) Kesenjangan social, (4) pelembagaan Pancasila di mana lemahnya institusionalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kelembagaan politik, ekonomi dan budaya serta masih lemahnya wawasan ideologi Pancasila di kalangan penyelenggara Negara, (5) Keteladanan Pancasila.

Pada intinya semua hal itu dilakukan dengan tujuan untuk tetap menjaga eksistensi kepribadian bangsa Indonesia.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Diskusi 2

Keyna Laurika གིས-
Keyna Arifina Azzahra Laurika (2216031010) Reguler B

Dalam sisi ekonomi, kemajuan teknologi berpotensi mendorong penanaman modal asing, meningkatkan kemakmuran rakyat, meningkatkan kesempatan dan devisa kerja serta dan makin terbukanya pasar internasional untuk produksi di dalam negeri. Terdapat banyak sekali inovasi teknologi yang akan berpengaruh kepada ekonomi. Seperti yang diketahui bahwa pembangunan ekonomi, tidak terlepas dari suatu produk. Dengan begitu, adanya teknologi yang lebih canggih, akan meningkatkan kualitas dari produk yang dihasilkan tersebut. Adanya peningkatan tersebut, akan semakin tinggi peminat dan berkembang dalam perekonomian.
Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi, akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat.

Berdasarkan pendapat saya, kemajuan teknologi dalam hal ini belum sepenuhnya sesuai dengan sila kelima Pancasila. Tenaga kerja yang dipilih justru tenaga kerja asing bukan dari rakyat Indonesia sendiri, tidak hanya itu, penyebaran teknologi yang canggih juga belum tersebar secara merata, masih banyak daerah yang tertinggal dari kemajuan teknologi sehingga perkembangan ekonominya tidak berjalan dengan baik.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> forum Diskusi 1

Keyna Laurika གིས-
Keyna Arifina Azzahra Laurika (2216031010) Reguler B

Pancasila tidak hanya sebatas sebagai dasar negara, pedoman hidup, dan pemersatu bagi bangsa Indonseia, tetapi juga dijadikan sebagai penuntun dalam segala aspek kehidupan, termasuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemajuan teknologi boleh berkembang dan maju, namun harus diimbangi dengan menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur ideologi bangsa di seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal itu dilakukan dengan tujuan untuk tetap menjaga eksistensi kepribadian bangsa Indonesia, karena dengan adanya kemajuan teknologi yang begitu cepat batasan-batasan diantara negara seakan tak terlihat, sehingga berbagai kebudayaan asing dapat masuk dengan mudah ke masyarakat. Maka dari itu, Pancasila dijadikan sebagai filter atau penyaring untuk menyeleksi mana yang sesuai dengan karatekter dan kebudayaan bangsa dan mana yang tidak sesuai.

Contoh nyata yang terjadi saat ini yaitu Perkembangan media digital di era internet menuntut media mengedepankan kecepatan dalam menyampaikan informasi kepada publik. Era media daring menjadi contoh konkret dimana terjadi praktik mengedepankan kecepatan dalam menyampaikan informasi kepada publik daripada media cetak atau TV dan radio. Namun kecepatan dalam konteks berita seringkali membuat awak media maupun masyarakat lupa harus melakukan verifikasi. Hal ini yang memicu hoaks bermunculan. Dalam contoh inilah peran Pancasila ditunjukkan. Kita harus bisa melakukan filter atau menyaring informasi yang masuk sebelum di-sharing, secara singkatnya kita tidak boleh menelan informasi mentah-mentah tanpa mencari tahu kebenarannya.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

Keyna Laurika གིས-
Keyna Arifina Azzahra Laurika (2216031010) Reguler B

Di era globalisasi, banyak aspek-aspek yang mengalami perkembangan yang signifikan.Perkembangan yang terjadi tentunya membawa suatu kemajuan bagi segala aspek yang mendapat dampak adanya globalisasi. Proses globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain- lain. Saat ini, segala aspek kehidupan telah mampu berkembang dengan pesatnya, perkembangan tersebut beriringan pula dengan perkembangan pendidikan dari yang tradisional menjadi modern, secara otomatis perkembangan tersebut menuntut masyarakat menuju kearah globalisasi. Penyebab utama yang paling terasa pada perubahan tersebut adalah pada aspek teknologi informasi. Kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Sebagai contoh Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon dan telepon genggam (HP), bahkan internet bukan hanya melanda masyarakat kota, namun juga telah dapat dinikmati oleh masyarakat di pelosok-pelosok desa. Akibatnya, segala informasi yang bernilai positif maupun negatif, dapat dengan mudah di akses oleh masyarakat. Dan di akui atau tidak, perlahan-lahan mulai mengubah pola hidup dan pola pemikiran masyarakat.

Sebagai bangsa Indonesia yang plural, Pancasila dibutuhkan sebagai ideologi pemersatu bangsa. Nilai-nilai Pancasila perlu dilestarikan dari generasi ke generasi untuk menjaga keutuhan masyarakat bangsa. Pelestarian nilai-nilai Pancasila dilakukan khususnya lewat proses pendidikan formal, salah satunya pada tingkat Perguruan Tinggi. Memberikan pemahaman dan penghayatan atas jiwa dan nilai-nilai dasar Pancasila kepada mahasiswa sebagai warga negara Republik Indonesia, serta membimbing untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara merupakan bentuk pelestarian nilai-nilai Pancasila. Mahasiswa sebagai generasi muda sebaiknya menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi tantangan perkembangan Iptek, serta bisa menyeleksi pengaruh buruk kebudayaan baru, sehingga budaya yang masuk tidak merugikan dan berdampak negatif kepada bangsa Indonesia dan harus tetap berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan Iptek bisa membantu pembangunan dan perkembangan Negara.