Nama: Shelli Fidia Desshilfa
Npm: 2256031015
Kelas: Paralel (Man A)
Prodi: Ilmu Komunikasi
Analisis Kasus.
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut? Artikel tersebut berisikan tentang Konflik Komunal di Perbatasan Indonesia dan Timor Leste. Dalam hal ini juga menggambarkan bahwa langkah jangka pendek dan jangka panjang telah dilakukan, serta Pemerintah telah mengambil sejumlah langkah untuk mengelola keamanan perbatasan Indonesia dan Timor Leste yaitu dengan upaya menjalin kerjasama keamanan di wilayah
perbatasan secara unilateral dan bilateral dan menghasilkan adanya diplomasi perbatasan
(Border Diplomacy) bagi keamanan kedua negara. Sedangkan untuk hal positif yang bisa kita ambil yaitu adanya pertambahan luas wilayah Indonesia sebagai satu kesatuan memberikan potensi keunggulan (positif) yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan.
2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara? Seperti yang kita ketahui wawasan nusantra memiliki arti yaitu cara pandang suatu bangsa akan diri dan lingkungannya. Jika bangsa Indonesia tidak memiliki konsepsi wawasan Nusantara maka solidaritas atau rasa kesatuan akan terbelah. Selain itu juga, kedaulatan yang dianut oleh suatu negara dalam konsep bangsa akan hilang karena masing masing individu punya pemikirannya sendiri. Maka dari itu akan timbul berbagai macam konflik seperti saling menghina satu sama lain, merendahkan satu sama lain dan juga seperti yang ada pada pembahasan kali ini yaitu bisa terjadnya perebutan wilayah/lahan.
3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikel diatas? Untuk mencegah hal tersebut masyarakat perlu diberikan pemahaman tentang patriotisme terutama kepada generasi muda saat ini,memberikan pemahaman tentang cara menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat,mengembangkan sikap toleransi dan menghilangkan sikap primodialisme selektif terhadap budaya luar. Hal tersebutlah yang dapat meningkatkan rasa solidaritas yang tinggi, nasionalisme dan kebangsaan untuk menjaga kesatuan dan persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.