NAMA : FARHAN ASYIQURROHMAN
NPM : 2216031096
KELAS : REGULER B
PRODI : S1 ILMU KOMUNIKASI
Analisis Soal!
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Di dalam artikel tersebut menjelaskan bahwa Tahun 2019 dikatakan sebagai tahun yang kelam karena banyak agenda HAM mengalami kemacetan, mutu HAM pun mengalami kemunduran, dan bahkan begitu banyak serangan terhadap para pembela HAM. Terjadi kemunduran demokrasi yaitu kembalinya rezim otoritarian, dan juga soal pelanggaran HAM berat di masa lalu dan penanganan konflik sumber daya alam (SDA). Namun ada juga hal positif yang bisa kita dapatkan yaitu Indonesia terus melakukan pembenahan yang bertujuan untuk memastikan perlindungan HAM yang lebih baik lagi.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
menurut saya hal ini sangat bagus karena negara kita adalah negara yang sangat kaya akan budaya dan kita menjunjung tinggi hal tersebut. Prinsip berketuhanan yang maha esa merupakan wujud dari keyakinan akan agama warga negara Indonesia. Hal ini menunjukan bahwa perbedaan bukanlah hal yang buruk melainkan hal tersebut tidak bisa terpisahkan dari kehidupan berbangsa dan bernegara
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Praktik demokrasi saat ini menurut saya masih perlu dibenahi lagi karena masih banyak sekali pelanggaran HAM dan masyarakat yang tidak mendapatkan haknya kemudian praktik KKN yang menurut saya semakin menjadi jadi belakangan ini yang harus menunggu viral dulu baru akan di tindak.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Tentu saja saya merasa kesal karena mereka yang jelas jelas tidak mewakili suara rakyat tapi mereka bilang mewakili kita dan juga terkadang keputusan dan peraturan yang dibuat oleh mereka cenderung menyusahkan rakyat bukan malah membantu.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Tentunya ini sangat sangat tidak benar karena masyarakat bukankah boneka atau alat yang bisa digunakan semaunya. Dalam konteks demokrasi dewasa dimana hak asasi manusia sangat dihargai hal ini sudah sangat melenceng dari konteks demokrasi dewasa.
NPM : 2216031096
KELAS : REGULER B
PRODI : S1 ILMU KOMUNIKASI
Analisis Soal!
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Di dalam artikel tersebut menjelaskan bahwa Tahun 2019 dikatakan sebagai tahun yang kelam karena banyak agenda HAM mengalami kemacetan, mutu HAM pun mengalami kemunduran, dan bahkan begitu banyak serangan terhadap para pembela HAM. Terjadi kemunduran demokrasi yaitu kembalinya rezim otoritarian, dan juga soal pelanggaran HAM berat di masa lalu dan penanganan konflik sumber daya alam (SDA). Namun ada juga hal positif yang bisa kita dapatkan yaitu Indonesia terus melakukan pembenahan yang bertujuan untuk memastikan perlindungan HAM yang lebih baik lagi.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
menurut saya hal ini sangat bagus karena negara kita adalah negara yang sangat kaya akan budaya dan kita menjunjung tinggi hal tersebut. Prinsip berketuhanan yang maha esa merupakan wujud dari keyakinan akan agama warga negara Indonesia. Hal ini menunjukan bahwa perbedaan bukanlah hal yang buruk melainkan hal tersebut tidak bisa terpisahkan dari kehidupan berbangsa dan bernegara
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Praktik demokrasi saat ini menurut saya masih perlu dibenahi lagi karena masih banyak sekali pelanggaran HAM dan masyarakat yang tidak mendapatkan haknya kemudian praktik KKN yang menurut saya semakin menjadi jadi belakangan ini yang harus menunggu viral dulu baru akan di tindak.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Tentu saja saya merasa kesal karena mereka yang jelas jelas tidak mewakili suara rakyat tapi mereka bilang mewakili kita dan juga terkadang keputusan dan peraturan yang dibuat oleh mereka cenderung menyusahkan rakyat bukan malah membantu.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Tentunya ini sangat sangat tidak benar karena masyarakat bukankah boneka atau alat yang bisa digunakan semaunya. Dalam konteks demokrasi dewasa dimana hak asasi manusia sangat dihargai hal ini sudah sangat melenceng dari konteks demokrasi dewasa.