Kiriman dibuat oleh Rifka Mariska

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Rifka Mariska -
NAMA : RIFKA AISY MARISKA
NPM : 2216031018
KELAS : REG B
PRODI : S1 ILMU KOMUNIKASI

A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Indonesia sebagai suatu negara republik yang mana masyarakat dan penduduknya memiliki beragam latar belakang yang berbeda sehingga kebudayaannya pun berbeda yang tentunya memiliki ego masing-masing. Penerapan Kebhinekaan memiliki peran penting dalam menjunjung Hak Asasi Manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Indonesia dengan kekurangan-kekurangan yang ada, namun tetap berupaya dalam terus menegakkan HAM bagi warga negaranya.

B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Indonesia merupakan negara yang bebas berdemokrasi menyuarakan pendapatnya. Nilai-nilai Pancasila merupakan dasar kehidupan warga negara Indonesia. Demokrasi ini dapat terlihat dari masyarakat Indonesia yang bebas untuk menganut kepercayaan, yang mana hal ini didasari oleh sila pertama Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa.

C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Secara keseluruhan, praktik demokrasi di Indonesia saat ini telah sesuai dengan dasar negara kita yaitu Pancasila dan juga UUD NRI 1945. Namun sayangnya masih terdapat oknum-oknum yang mencemari demokrasi Indonesia.


D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Hal ini merupakan tindakan yang tidak sepatutnya untuk dilakukan, karena hal ini sangat bertolak belakang dengan HAM yang seharusnya dijunjung tinggi. Dalam menyikapi hal ini, tentunya pihak yang berwenang perlu mengambil tindakan serius, dan kita sebagai masyarakat cerdas perlu menggiring kasus ini.

E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Permasalahan mendasar yang dari dulu terjadi ialah mengenai HAM dan kekuasaan. Kekuasaan yang dimiliki seseorang membuat ia merasa dia memiliki kemampuan dan kesempatan lebih besar, namun sayangnya malah dimanfaatkan untuk hal-hal yang merenggut hak yang dimiliki orang lain. Hal ini sangat disayangkan, karena kejujuran dan keadilan menjadi goyah karena hal ini.

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Rifka Mariska -
NAMA : RIFKA AISY MARISKA
NPM : 2216031018
KELAS : REGULER B
PRODI : S1 ILMU KOMUNIKASI

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Tanggapan saya terkait konflik di atas ialah kurangnya komunikasi antara kedua belah pihak mengakibatkan keduanya berselisih. Pentingnya peran pemerintah dari kedua belah pihak untuk segera mengatasi permasalahan ini agar tidak ada lagi korban yang tumbang. Disinilah makna dari wawasan nusantara sangat dibutuhkan dan perlu diterapkan karena ini merupakan bentuk edukasi yang seharusnya didapatkan oleh setiap masyarakat.

Hal Positif yang dapat diperoleh adalah rasa kesatuan dan cinta tanah air yang membuat mereka saling membela tanah airnya masing-masing dan Kerjasama yang baik antara pihak TNI juga warga sekitar untuk saling melindungi.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Konsep wawasan nusantara sangat berpengaruh bagi persatuan dan kesatuan bangsa. Apabila suatu bangsa atau negara tidak memiliki konsep wawasan nusantara, akan menimbulkan konflik-konflik terkait geografi atau wilayah, baik untuk negara itu sendiri atau dengan negara lain. Karena konsep wawasan nusantara merupakan bentuk kepedulian masyarakat dan pemerintah terhadap wilayah dimana mereka tinggal.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikel diatas?
Pemerintah perlu melakukan edukasi, berlaku bagi kedua negara yang berselisih. Edukasi ini dilakukan kepada masyarakat bahwa terdapat hak dan kewajiban masing-masing orang dan negara yang harus dipenuhi. Apabila terdapat kesenjangan informasi antara keduanya, segera lakukan titik tengah dengan mencari makna informasi yang sama, agar tidak terjadi tumpeng tindih informasi antara pihak a dan b.

Selain dari pemerintah, masyarakat pun harus lebih peduli tentang wilayahnya dengan memperluas pengetahuannya terkait wawasan nusantara.

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

oleh Rifka Mariska -
Nama : Rifka Aisy Mariska
NPM : 2216031018
Kelas : REG B
Prodi : S1 Ilmu Komunikasi

Video yang di upload oleh channel youtube Yesa Creativ, berjudul “Hakikat Konsep Geopolitik” menerangkan tentang Geopolitik di Indonesia. Teori Geopolitik pertama kali diperkenalkan oleh Bapak Ir. Soekarno pada masa siding BPUPKI 1 Juni 1945. Sebenarnya apa sih geopolitik? Geopolitik ialah kebijakan yang berkaitan dengan kondisi geografis suatu wilayah yang dimana kebijakan ini berlangsung dalam proses penyelenggaraan negara. Konsep ini tidak mementingkan wilayah saja, namun lebih untuk membangun dan mewujudkan persatuan serta kesatuan. Dalam pelaksanaannya, Pancasila sebagai Ideologi Bangsa merupakan pertimbangan dasar dalam menentukan politik nasional terhadap kondisi geografis bangsa.
Terdapat 7 macam teori geopolitik ; Teori geopolitik Frederich Ratzel, Rudolf Kjellen, Karl Haushofer, Halford Mackinder, Alfred Thayer Mahan, Guilio Douhet, dkk.
Wawasan Nusantara pada geopolitical bersumber dari Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) yang mana wawasan ini ialah kesatuan bangsa dan keutuhan wilayah.
Cara pandang bangsa Indonesia : (a) Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan politik, (b) Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi, (c) Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan sosial budaya, dan (d) Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan dan keamanan.
Tercantum pada pasal 1 ayat 1 UUD Republik Indonesia, bahwa “Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan yang berbentuk Republik”. Maka dari itu kesatuan wilayah Indonesia mencakup kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan.