Nama: Azra Safitri
Npm: 2216031014
Kelas: Reguler B
Prodi: S1 ilmu komunikasi
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang Anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Isi artikel tersebut menjelaskan tentang kondisi penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia masih sangat atau di katakan termasuk golongan buruk. Hal positif yang dapat diambil yaitu, di tengah maraknya perkembangan HAM ini pemerintah masih berusaha memberikan berbagai upaya untuk mengatasinya, bisa menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik., dan juga kita sebagai masyarakat indonesia harus sadar betapa pentingnya hak asasi manusia di lingkungan kita.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Indonesia merupakan Negara yang kaya karna memiliki banyak suku bangsa, agama dan budaya yang berbeda-beda. menjunjung tinggi persamaan budaya demokrasi yang mengajarkan bahwa setiap manusia memiliki persamaan harkat dan martabat sebagai makhluk sosial, diterapkan untuk mewujudkan kehidupan yang saling menghormati harkat dan martabat orang lain, tidak diskriminatif, dan menjaga kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia. Prinsip berke-Tuhanan yang Maha Esa sudah cukup bagus ada di indonesia ,negara penyelenggaranya tidak sebatas di orientasikan pada pengabdian masyarakat juga wujud pengabdian kepada tuhan, masyarakat mempunyai etika dan akhlak dalam berdemokrasi yang berpedoman kepada tuhan yang maha esa.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Menurut saya beberapa kasus demokrasi tidak lah berjalan dengan baik sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945,karna masih banyaknya aksi-aksi yang menyimpang dadi UUD 1945, pelanggaran HAM dan sebagainya.
D. Bagaimanakah sikap Anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Saya sangat menyayangkan hal tersebut karena diharapkan masyarakat berharap dapat diuntungkan setelah di "kuras" nya suara mereka untuk memilih anggota Partai yang mereka percayai, maka "keluh kesah suara hati" mereka dapat tersampaikan ter wakilkan oleh para anggota partai tersebut di Parlemen prinsip demokrasi dimana rakyat dapat mengeluarkan hak suara mereka, pendapat untuk kepentingan kelompok mereka pribadi susah didengar diterima oleh Parlemen, untuk itu mereka menyalahgunakan hak mereka dengan menyiratkan kepentingan mereka sambil mengatasnamakan "kepentingan rakyat" maka pendapat mereka akan jauh lebih mungkin dipertimbangkan didengar oleh Parlemen.
E. Bagaimana pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakkan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Pendalaman rakyat mengenai ideologi Pancasila dan agama masih sangat-sangat lemah, karna kebodohan masyarakat yang langsung percaya penuh kepada pemerintah( tokoh agama, tradisi) dan Kurangnya pemahaman jadi di manfaatkan oleh tokoh politik dengan menggunakan masyarakat untuk tujuan / kepentingan mereka. Tokoh politik menumbalkan tokoh agama dan tokoh tradisi, syaratnya menyebarkan kepentingan melalui ajaran mereka. pihak yang memiliki kekuasaan lebih tinggi cenderung merasa dirinya mampu melakukan hal apa pun, meski mengorbankan hak orang lain, hal -hal seperti ini sangat-sangat di sayangkan sekali.
Npm: 2216031014
Kelas: Reguler B
Prodi: S1 ilmu komunikasi
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang Anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Isi artikel tersebut menjelaskan tentang kondisi penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia masih sangat atau di katakan termasuk golongan buruk. Hal positif yang dapat diambil yaitu, di tengah maraknya perkembangan HAM ini pemerintah masih berusaha memberikan berbagai upaya untuk mengatasinya, bisa menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik., dan juga kita sebagai masyarakat indonesia harus sadar betapa pentingnya hak asasi manusia di lingkungan kita.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Indonesia merupakan Negara yang kaya karna memiliki banyak suku bangsa, agama dan budaya yang berbeda-beda. menjunjung tinggi persamaan budaya demokrasi yang mengajarkan bahwa setiap manusia memiliki persamaan harkat dan martabat sebagai makhluk sosial, diterapkan untuk mewujudkan kehidupan yang saling menghormati harkat dan martabat orang lain, tidak diskriminatif, dan menjaga kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia. Prinsip berke-Tuhanan yang Maha Esa sudah cukup bagus ada di indonesia ,negara penyelenggaranya tidak sebatas di orientasikan pada pengabdian masyarakat juga wujud pengabdian kepada tuhan, masyarakat mempunyai etika dan akhlak dalam berdemokrasi yang berpedoman kepada tuhan yang maha esa.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Menurut saya beberapa kasus demokrasi tidak lah berjalan dengan baik sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945,karna masih banyaknya aksi-aksi yang menyimpang dadi UUD 1945, pelanggaran HAM dan sebagainya.
D. Bagaimanakah sikap Anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Saya sangat menyayangkan hal tersebut karena diharapkan masyarakat berharap dapat diuntungkan setelah di "kuras" nya suara mereka untuk memilih anggota Partai yang mereka percayai, maka "keluh kesah suara hati" mereka dapat tersampaikan ter wakilkan oleh para anggota partai tersebut di Parlemen prinsip demokrasi dimana rakyat dapat mengeluarkan hak suara mereka, pendapat untuk kepentingan kelompok mereka pribadi susah didengar diterima oleh Parlemen, untuk itu mereka menyalahgunakan hak mereka dengan menyiratkan kepentingan mereka sambil mengatasnamakan "kepentingan rakyat" maka pendapat mereka akan jauh lebih mungkin dipertimbangkan didengar oleh Parlemen.
E. Bagaimana pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakkan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Pendalaman rakyat mengenai ideologi Pancasila dan agama masih sangat-sangat lemah, karna kebodohan masyarakat yang langsung percaya penuh kepada pemerintah( tokoh agama, tradisi) dan Kurangnya pemahaman jadi di manfaatkan oleh tokoh politik dengan menggunakan masyarakat untuk tujuan / kepentingan mereka. Tokoh politik menumbalkan tokoh agama dan tokoh tradisi, syaratnya menyebarkan kepentingan melalui ajaran mereka. pihak yang memiliki kekuasaan lebih tinggi cenderung merasa dirinya mampu melakukan hal apa pun, meski mengorbankan hak orang lain, hal -hal seperti ini sangat-sangat di sayangkan sekali.