Posts made by Elisa Agustina

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

by Elisa Agustina -
NAMA : ELISA AGUSTINA
NPM : 2216031110
KELAS : REGULER B
PRODI : ILMU KOMUNIKASI

A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?

Secara garis besar artikel tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia pada tahun 2019. Beberapa lembaga, seperti Komnas HAM dan LBH Jakarta, menyebutkan bahwa pada tahun 2019 ini marak terjadi pelanggaran HAM yang serius, terutama mengenai pelanggaran masa lalu dan konflik sumber daya alam. Selain itu tercatat pula bahwa banyak masalah yang terjadi, dimulai dari pembatasan kebebasan berekspresi, kebebasan beragama, diskriminasi berbasis gender, dan kegagalan pemerintah dalam memberikan keadilan dan pemulihan bagi korban pelanggaran HAM. Hal positif yang dapat diambil yaitu, ditengah maraknya perkembangan HAM ini pemerintah masih berusaha memberikan berbagai upaya untuk mengatasinya seperti melakukan langkah-langkah reformasi pemerintah untuk melindungi HAM dan meratifikasi perjanjian HAM internasional. Selain itu masyarakat juga berperan aktif dalam mempertahankan tuntutan mereka.

B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?

Dari nilai-nilai adat istiadat/budaya masyarakat Indonesia, demokrasi Indonesia dapat dianalisa sebagai proses pembangunan berkelanjutan dengan menjaga keberagaman dan prinsip Bhinneka Tunggal Ika (berbeda-beda tetapi tetap satu). Prinsip demokrasi Indonesia yang berketuhanan Yang Maha Esa merupakan perwujudan dari keyakinan dan nilai-nilai agama dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Hal ini mencerminkan pengakuan terhadap kemajemukan agama dan kepercayaan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari demokrasi Indonesia.

C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?

Praktik demokrasi di Indonesia saat ini masih perlu dievaluasi apakah sudah sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI 1945) serta menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia. Evaluasi ini mencakup aspek kebebasan berekspresi, partisipasi politik, perlindungan hak-hak warga negara, dan keadilan sosial. Namun demikian, evaluasi ini harus senantiasa mempertimbangkan konteks dan dinamika politik, sosial, dan ekonomi di Indonesia.

D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?

Sangat disayangkan kondisi di mana anggota parlemen menggunakan suara rakyat untuk kepentingan politik pribadi yang berbeda dengan kepentingan masyarakat. Hal ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan rakyat dan mencederai esensi demokrasi yang seharusnya secara adil mewakili kehendak dan kepentingan masyarakat. Sebagai bagian dari masyarakat saya akan menolak praktik politik yang tidak memperhatikan kepentingan nyata masyarakat dan saya merasa bahwa perlunya akuntabilitas dan transparansi dalam tindakan para anggota parlemen.

E. Bagaimana pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?

Menurut saya, pihak-pihak yang memiliki kekuatan karismatik yang berakar pada tradisi atau agama harus bertanggung jawab dalam menggunakan kekuasaan mereka. Mereka tidak seharusnya memanfaatkan kesetiaan dan emosi masyarakat untuk tujuan yang tidak jelas atau merugikan hak asasi manusia. Di era demokrasi saat ini, mereka yang memiliki kekuasaan karismatik harus menghormati dan melindungi hak asasi manusia sebagai prinsip dasar yang harus ditegakkan. Kekuasaan karismatik tidak boleh digunakan untuk menindas, membatasi kebebasan individu, atau melanggar hak-hak warga negara. Konsep hak asasi manusia menuntut perlakuan yang adil, kesetaraan, dan penghormatan terhadap martabat setiap individu, tanpa terkecuali. Oleh karena itu, mereka yang memiliki kekuasaan kharismatik harus bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya dengan mengedepankan kepentingan dan kesejahteraan rakyat serta memastikan bahwa tindakannya sejalan dengan nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia.

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

by Elisa Agustina -
NAMA : ELISA AGUSTINA
NPM : 2216031110
KELAS : REGULER B
PRODI : ILMU KOMUNIKASI

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?

Konflik komunal di perbatasan Indonesia-Timor Leste merupakan masalah serius yang perlu ditangani dengan serius oleh kedua negara. Artikel ini memberikan pemahaman tentang kronologi konflik, faktor penyebabnya, dan upaya penyelesaiannya. Hal positif yang bisa saya ambil dari artikel ini adalah pentingnya upaya untuk mencapai kesepakatan batas yang jelas antara kedua negara dan pentingnya penanganan sentimen negatif antarwarga untuk mencegah konflik lainnya di masa yang akan mendatang.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?

Jika Indonesia tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara, wilayah dan bangsa Indonesia dapat menghadapi beberapa masalah. Konsepsi wawasan nusantara adalah pemahaman yang kuat tentang pentingnya persatuan dan kesatuan wilayah Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dan beragam suku, budaya, dan agama. Tanpa konsepsi ini, wilayah Indonesia dapat menghadapi risiko pecah belah, konflik antar suku atau agama, serta potensi pertumbuhan separatis atau pemisahan wilayah. Konsepsi wawasan nusantara adalah landasan yang kuat bagi Indonesia untuk mempertahankan integritas wilayah dan mengedapankan persatuan di tengah keberagaman. Tanpa konsepsi wawasan nusantara, wilayah Indonesia dapat menjadi rentan terhadap permasalahan seperti pemisahan wilayah, konflik bersenjata, atau kerusuhan komunal. Hal ini dapat merusak stabilitas negara, menghambat pembangunan, dan membahayakan keberlangsungan persatuan bangsa.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikel diatas?

Konsepsi wawasan nusantara memiliki peran penting dalam mencegah timbulnya konflik. Dengan memiliki konsepsi wawasan nusantara, Indonesia dapat mengedepankan prinsip saling menghormati dan menjaga hubungan baik dengan negara-negara tetangga, termasuk dalam penyelesaian sengketa perbatasan. Konsepsi ini juga mendorong dialog dan negosiasi sebagai cara untuk menyelesaikan perbedaan pendapat dan perselisihan yang muncul. Selain itu, dengan memiliki konsepsi wawasan nusantara, Indonesia dapat membangun kerjasama regional dan mengedepankan diplomasi dalam menangani konflik-konflik perbatasan. Dalam hal ini, Indonesia dapat bekerja sama dengan negara tetangga untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan dalam hal delimitasi dan demarkasi batas. Dengan melibatkan semua pihak terkait, termasuk masyarakat di wilayah perbatasan, Indonesia dapat membangun pemahaman bersama dan mencari solusi yang adil untuk semua pihak. Perlu dikatahui bahwa konsepsi wawasan nusantara juga mendorong pembangunan ekonomi dan sosial yang merata di wilayah perbatasan. Dengan memperkuat pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kesejahteraan di wilayah perbatasan, Indonesia dapat mengurangi ketegangan sosial dan persaingan sumber daya yang sering menjadi pemicu konflik.

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

by Elisa Agustina -
NAMA : ELISA AGUSTINA
NPM : 2216031110
KELAS : REGULER B
PRODI : ILMU KOMUNIKASI

Geopolitik merupakan ilmu penyelenggaraan negara yang mengaitkan setiap kebijakan dengan masalah geografi wilayah atau tempat suatu bangsa. Terdapat beberapa macam teori geopolitik yang dikenal, antara lain teori geopolitik Frederich Ratzel, Rudolf Kjellen, Karl Haushofer, Halford Mackinder, Alfred Thayer Mahan, dan Guilio Douhet, William Mitchel, Saversky, dan JFC Fuller.

Konsep geopolitik Indonesia menekankan bahwa ideologi nasional Pancasila digunakan sebagai dasar dalam menentukan kebijakan politik nasional, dengan mempertimbangkan kondisi dan kedudukan wilayah geografis Indonesia. Teori geopolitik diperkenalkan pertama kali oleh ir. Soekarno pada sidang BPUPKI pada tanggal 1 Juni 1945. Prinsip geopolitik Indonesia tidak hanya berfokus pada wilayah, tetapi lebih kepada membangun kesatuan bangsa dalam satu wilayah. Konsep wawasan nusantara merupakan bagian dari geopolitik Indonesia yang mengutamakan kesatuan bangsa dan keutuhan wilayah Indonesia, berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia.

Bangsa Indonesia memiliki cara pandang yang khas terhadap geopolitik, yang terwujud dalam beberapa aspek, yaitu: pertama, menganggap kepulauan Nusantara sebagai suatu kesatuan politik; kedua, menjadikan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi; ketiga, memandang kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan sosial budaya; dan keempat, menganggap kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan dalam hal pertahanan dan keamanan. Dalam konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), NKRI dinyatakan dalam Pasal 1 ayat 1 UUD Negara RI 1945 sebagai negara kesatuan berbentuk republik. Konsep NKRI mencakup kesatuan politik, kesatuan hukum, kesatuan sosial-budaya, dan kesatuan pertahanan dan keamanan. Perlu diketahui bahwa Indonesia memiliki potensi penduduknya cukup besar serta memiliki keanekaragaman dalam berbagai aspek kehidupan sosial budaya, selain itu Indonesia diuntungkan dari letak wilayah yang strategis.