Posts made by AYESHA ADELLIA

Ilmu Komunikasi A genap 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

by AYESHA ADELLIA -
Nama : Ayesha Adellia
Npm : 2216031013
Kelas : Reg A

KEARIFAN BUDAYA LOKAL PEREKAT IDENTITAS BANGSA

Kearifan lokal merupakan pandangan hidup dan ilmu pengetahuan serta berbagai strategi kehidupan yang berwujud aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat lokal dalam menjawab berbagai masalah dalam pemenuhan kebutuhan mereka. Kearifan lokal menjadi faktor identitas nasional karena Identitas nasional adalah identitas atau rasa memiliki terhadap suatu negara atau bangsa. Selain itu kearifan budaya lokal dapat diwujudkan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti seni dan budaya, adat istiadat, bahasa, serta sistem nilai dan kepercayaan. Pentingnya kearifan budaya lokal juga ditekankan dalam rangka menjaga keberagaman budaya di Indonesia, serta meningkatkan rasa saling menghargai dan toleransi antar masyarakat.

Identitas nasional pada era globalisasi masa depan dengan seiring perubahan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat sering memicu kecemasaan yang dapat mengancam keutuhan dalam negara. Untuk menguatakan ketahan modal budaya suatu kolektiva untuk tumbuh secara surplus atau defisit ada 6 indikator yaitu
1. Ketahanan ideal
2. Ketahanan struktural
3. Ketahanan pisikal
4. Ketahanan fungsional
5. Ketahanan sitemik, serta
6. Ketahanan prosesual.
Dengan harapan bahwa tiada masyarakat dan kebudayaan yang bersifat statis, maka dalam perspektif kultural, secara garis besar masyarakat dan kebudayaan lokal telah bergerak secara dinamis.

Ilmu Komunikasi A genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

by AYESHA ADELLIA -
NAMA : AYESHA ADELLIA
NPM : 2216031013
KELAS : REG A

Identitas berasal dari bahasa Inggris yaitu identitity yang berarti ciri, tanda, atau jati diri yang melekat pada seseorang, kelompok atau sesuatu yang membedakannya dengan yang lain. Identitas nasional adalah manifestasi nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam aspek kehidupan suatu bangsa dengan ciri khas, dan dengan ciri tersebut, suatu bangsa berbeda dengan bangsa lain. Unsur-unsur pembentukan Identitas Negara ada Suku bangsa, Agama, Kebudayaan, Bahasa. Unsur-unsur identitas nasional tersebut dapat dirumuskan pembagiannya menjadi 3 bagian yaitu ada ;
1. Identitas fundemental yaitu falsafah bangsa dasar negara dan ideologi negara.
2. Identitas Intrumental adalah UUD 1945 dan Tata perundangannya, bahasa, lambang, bendera, lagu kebangsaan "Indonesia Raya"
3. Identitas Alamiah yakni Negara kepulauan dan suku, bahasa, budaya, serta agama dan kepercayaan. Selain itu ada juga Faktor pembentukan Indentitas yakni Faktor Objektif yag meliputi geografis, ekologis dan demografis. Dan Faktor Subjektif yakni faktor historis, sosial, politik dan kebudayaan yang dimiliki bangsa. Menurut Robert de Ventos ada 4 faktor penting yaitu faktor primer, pendorong, penarik, dan reaktif. Faktor yang mempengaruhi pembentukan identitas nasional bangsa Indonesia meliputi Primodial (ikatan kekerabatan suku bangsa), Sakral, Tokoh, Sejarah, Bhineka Tunggal Ika.

Tujuan dan fungsi dari identitas nasional ialah Memberikan status bagi warga negara. Dengan identitas nasional, warga negara akan memiliki status yang jelas. Misalnya, pembuatan kartu tanda penduduk (KTP) yang menunjukkan bahwa seseorang merupakan warga negara atau bagian dari masyarakat Indonesia. Menumbuhkan rasa memiliki, cinta dan bangga atas bangsa dan negara sendiri. Dengan identitas nasional, akan tumbuh rasa memiliki, cinta dan bangga pada warga negara. Misalnya, warga negara Indonesia yang bangga dengan produk-produk dalam negeri dari pada produk luar. Juga dengan adanya identitas nasional, warga negara akan mempererat tali persaudaraan. Misalnya, dengan berbagai kegiatan Hari Kemerdekaan, kompetisi tingkat nasional dan lain-lain.

Ilmu Komunikasi A genap 2023 -> FORUM JAWABAN POSTTEST

by AYESHA ADELLIA -
NAMA : AYESHA ADELLIA
NPM : 2216031013
KELAS : REG A


Menganalisis Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial
Oleh: Aulia Rosa Nasution
Judul Jurnal: Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani.

Pendidikan Kewarganegaraan merupakan pendidikan yang sangat penting untuk membangkitkan karakter bangsa Indonesia agar menjadi kritis, aktif, demokratis dan menjadi warga negara Indonesia yang beradab, dimana mereka sadar akan hak dan kewajibannya. Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan untuk membangun karakter bangsa Indonesia yang bermutu dan bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, demokratis namun tetap memiliki komitmen menjaga persatuan dan integritas bangsa. Mengembangkan kultur demokrasi yang berkeadaban yaitu kebebasan, persamaan, toleransi dan tanggung jawab. Civic education mencakup berbagai topik seperti sejarah, konstitusi, sistem politik dan pemerintahan, serta hak dan kewajiban warga negara. Dalam praktiknya, civic education dapat diajarkan di berbagai tingkatan pendidikan dan melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

Dalam masyarakat demokratis, pendidikan kewarganegaraan menjadi suatu hal yang sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang toleran, adil, dan demokratis. Dalam pelaksanaan demokrasi yang berkeadaban, peran pendidikan kewarganegaraan dipandang sebagai pembentukan karakter yang sangat mendesak dan urgen bagi bangsa Indonesia. Pemerintah Indonesia telah memperkenalkan berbagai model dan syarat pendidikan kewarganegaraan untuk memenuhi misi Pendidikan Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (HAM). Pendidikan politik di perguruan tinggi saat ini dilaksanakan dalam bentuk mata kuliah. Pada dasarnya tujuan pendidikan kewarganegaraan adalah menjadikan warga negara yang cerdas dan baik yang mampu mendukung pembangunan bangsa dan negara secara berkelanjutan. Di masa lalu, pelaksanaan pendidikan kewarganegaraan tidak lepas dari kepentingan pemerintah yang berkuasa, yang disikapi oleh pemerintah Orde Baru, dimana pendidikan kewarganegaraan dirancang sebagai alat untuk mempertahankan kekuasaan melalui indoktrinasi dan manipulasi. Demokrasi dan Pancasila, dimana sebagian besar perilaku elit Orde Baru, yang mengatur negara dengan penuh praktek korupsi, konspirasi dan nepotisme.

Ilmu Komunikasi A genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

by AYESHA ADELLIA -
NAMA : AYESHA ADELLIA
NPM : 2216031013
KELAS : REG A


Hakikat dan Pentingnya Pkn di Perguruan Tinggi

Pendidikan Kewarganegaraan berasal dari kata "pendidikan" dan kata "kewarganegaraan". Pendidikan berarti usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya sedangkan Kewarganegaraan adalah segala hal ihwal yang berhubungan dengan warga negara. Jadi pendidikan kewarganegaraan adalah mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan warga negara yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajiban untuk menjadi warga negara Indonesia yang cerdas terampil, dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945.

Landasan ideal pendidikan kewarganegaraan ialah pancasila sebagai dasar negara, sebagai pandangan hidup dan ideologi negara. Sedangkan landasan hukumnya ialah terdapat pada pembukaan UUD 1945, Batang Tubuh UUD 1945, UU Nomor 20 Tahun 1982, UU Nomor 20 tahun 2003, dan SK Dirjen DIKTI Nomor 43 Tahun 2006.

Substansi pendidikan kewarganegaraan sudah dimulai sebelum Indonesia merdeka.
Sumber sosiologis masyarakat juga memerlukan pendidikan kewarganegaraan untuk mejaga, memlihara, dan mempertahankan eksistensi negara-bangsa. Pendidikan kewarganegaraan perlu mendorong masyarakat agar mampu memanfaatkan dampak positif perkembangan iptek unruk membangun negara dan bangsa.