གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Diva Kurnia Khoirunnisa

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

Diva Kurnia Khoirunnisa གིས-
Nama : Diva Kurnia Khoirunnisa
NPM : 2216031006
Kelas : Reguler B

Analisis Video Yang Berjudul “Perkembangan Konstitusi yang Berlaku di Indonesia, Prof. Jimly Asshiddiqie” membahas terkait Perkembangan Konstitusi yang Berlaku di Indonesia.

Dari dahulu hingga sekarang, Indonesia pernah menjadi 4 republik, yaitu;
1. Republik yang diproklamasikan pada 17 Agustus dan disahkan konstitusi pada 18 Agustus,
2 Republik menjadi RIS yang mengubah konstitusi menjadi RIS juga,
3. NKRI dengan UUDS, dilakukannya pemilu pertama kali pada tahun 55 dan pada tahun 56 dibentuk KOnstituante ynag bertugas untuk membentuk konstitusi baru, namun tidak berhasil karena terdapat konflik antara Islam dan kebangsaan, setelah itu Dekrit Presiden diberlakukan kembali yang akhirnya menetapkan kembali UUD 45.
4. UUDS 1950 dinyatakan tidak berlaku kembali, Konstituante dibubarkan, dan ditetapkannya kembali UUD 45, namu dengan perubahan, Dekrit Presiden 5 Juli 1959 ditaruh menjadi bagian yang tidak terpisakhan dari naskah UUD 45.

Komunikasi B Genap 2023 -> PRETEST

Diva Kurnia Khoirunnisa གིས-
Nama : Diva Kurnia Khoirunnisa
NPM : 2216031006
Kelas : Reguler B

1. Hal positif yang dapat diambil dari artikel tersebut adalah, dengan adanya dampak yang ditimbulkan dari covid-19 tersebut kita dapat saling bahu-membahu antara negara dan warga yang merupakan jalan terbaik untuk memutus penyebaran wabah yang melanda kita saat ini. Kepedulian pemerintah pun ikut tergambarkan dalam prolognya “Melindungi segenap bangsa Indonesia”.
Namun, upaya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang bertujuan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19 cenderung otoritatif. Kecenderungan aparat sipil dan keamanan dalam menindak pelanggar PSBB dinilai telah keluar dari nilai hak azasi manusia (HAM), sehingga hal ini menyebabkan masyarakat sedikit berkecamuk.

2. Jika suatu negara tidak memiliki konstitusi, maka negara tersebut akan hancur.
Karena Konstitusi merupakan pemberi pegangan sekaligus pedoman dalam menjalankan kekuasaan negara. Tanpa adanya kosntitusi, sebuah negara tidak akan mencapai tujuan yang sesuai dengan harapan masyarakatnya. Dan tanpa adanya konstitusi pula, tidak ada yang mengatur hak-hak asasi warga negaranya.

3. Contoh tantangan kehidupan bernegara saat ini salah satunya ialah Kesejahteraan masyarakat indonesia. Hal pokok untuk mendukung kemajuan suatu bangsa dinilai dari kesejahteraan masyarakatnya, masyarakat yang cukup secara ekonomi membuktikan bahwa bangsa Indonesia bangsa yang maju. Pemerintah menjamin kesejahteraan masyarakat melalui Pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan kewajiban negara untuk memelihara fakir miskin dan anak terlantar. Bagi fakir miskin dan anak terlantar seperti yang dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun, 1945, Pemerintah dan pemerintah daerah memberikan rehabilitasi sosial jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial sebagai perwujudan pelaksanaan kewajiban negara dalam menjamin terpenuhinya hak atas kebutuhan dasar warga negara yang miskin dan tidak mampu.

4. Menurut pendapat saya, konsep bernegara kita dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan sudah tepat, mengingat suatu Negara tidak akan bisa berjalan damai apabila tidak memiliki nilai persatuan dan kesatuan. Namun, yang perlu diperhatikan adalah pola pemikiran dari masyaraka itu sendiri, masih terdapat beberapa masyarakat yang belum memiliki kesadaran penuh terkait pentingnya menanamkan rasa cinta persatuan dan kesatuan terhadap bangsa Indonesia. Jika dibiarkan begitu saja, hal ini dapat mempengaruhi ketentraman yang ada di dalam bangsa Indonesia. Oleh sebab itu, sangat penting untuk menanamkan rasa persatuan dan kesatuan serta rasa cinta terhadap tanah air sejak dini.

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

Diva Kurnia Khoirunnisa གིས-
Nama : Diva Kurnia Khoirunnisa
NPM : 2216031006
Kelas : Reguler B

Integrasi nasional terjadi akibat terbentuknya kelompok-kelompok yang dipersatukan oleh suatu isu bersama, baik yang bersifat ideologis, ekonomis, maupun sosial. Integrasi nasional pada dasarnya memuat makna penyatuan visi dan misi suatu bangsa dari perbedaan kepentingan masing-masing anggota masyarakat. Integrasi nasional penting untuk diwujudkan dalam kehidupan masyrakat Indonesia dikarenakan Indonesia merupakan negara yang masih berkembang atau dapat dikatakan negara yang masih mencari jati diri, Integrasi nasional merupakan suatu cara yang dapat menyatukan berbagai macam perbedaan yang ada di Indonesia, dan Masyarakat Indonesia bertindak atas wewenang sendiri maupun kelompok sehingga konflik terjadi dimana-mana.
Integrasi bangsa diperlukan guna membangkitkan kesadaran akan identitas bersama, menguatkan identitas nasional, dan membangun persatuan bangsa.

Kebijakan yang dapat dilakukan untuk memperkukuh upaya integrasi nasional yaitu :
-Menanamkan nilai-nilai Pancasila, jiwa sebangsa dan setanah air dan rasapersaudaraan,agar tercipta kekuatan dan kebersamaan di kalangan rakyat Indonesia.
-Menghilangkan kesempatan untuk berkembangnya tindakan KKN.
-Meningkatkan ketahanan rakyat dalam menghadapi usaha-usaha pemecah-belahan dari ancaman luar.
-Penyebaran dan pemasyarakatan wawasan kebangsaan dan implementasi butir-butir Pancasila, dalam rangka mel starikan dan menanamkan kesetiaan kepada ideology bangsa.
-Menumpas setiap gerakan separatis secara tegas dan tidak kenal kompromi.
-Membentuk satuan sukarela yang terdiri dari unsur masyarakat, TNI dan Polri dalam memerangi separatis.

Berdasarkan sejumlah gambaran tersebut, konsep tentang integrasi nasional menjadi penting untuk dijadikan strategi kebudayaan bagi bangsa Indonesia. Strategi kebudayaan ini mengacu pada kekuatan budaya yang bertolak pada kedekatan dan pandangan hidup pelaku kebudayaan dalam kaitannya dengan kompleksitas kebudayaan yang dianut. Dengan demikian, mengembangkan konsep integrasi nasional sebagai strategi kebudayaan Indonesia pada dasarnya menyatukan visi dan misi di antara sejumlah kepentingan dan identitas masing-masing anggota masyarakat berlatar belakang kebudayaan yang kompleks.