Posts made by Diva Kurnia Khoirunnisa

Nama : Diva Kurnia Khoirunnisa
NPM : 2216031006
Kelas : Reguler B
Prodi : Ilmu Komunikasi

A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
: Penegakan HAM di Indonesia selama tahun 2019 masih tergolong buruk. Terdapat kasus-kasus pelanggaran HAM yang belum dapat teratasi pada tahun 2019, hal ini disebabkan oleh beberapa hal seperti tidak adanya proses keadilan atas pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparat keamanan, pembatasan kebebasan berekspresi. Meskipun begitu terdapat hal positif yang dapat kita lihat, upaya dari pemerintah untuk mengupayakan penegakan HAM, hal ini terlihat dari tindakan pemerintah dengan meratifikasi hampir semua perjanjian HAM internasional dan berkomitmen untuk meratifikasi konvensi.

B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
: Demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia karena nilai-nilai tersebut merupakan bagian dari Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia. Demokrasi Pancasila memberikan kebebasan kepada setiap individu namun dengan batasan yang bertanggung jawab. Dengan demikian kebebasan ini harus memperhatikan hak dan kewajiban dari orang lain dan diri sendiri sehingga dapat dipertanggungjawabkan dengan Tuhan Yang Maha Esa.

C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
: Di Indonesia sendiri sebagian besar pelaksanaan demokrasinya sudah sesuai dengan prinsip demokrasi dan juga sudah terlaksana berdasarkan hukum dan UUD 1945. Hal tersebut terjadi karena kepentingan partai politik sekarang ini sudah dikuasai oleh kelompok elit dan oligarki. Mereka mengabaikan kepentingan masyarakat luas demi kepentingan pribadi. Makadari itu terjadi penyimpangan Politik Uang yang masih banyak terjadi.

D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
: Perilaku tersebut merugikan banyak pihak dan melanggar HAM. Olehkarena itu untuk mengatasi permasalahan yang terjadi ini, pihak yang berwenang harus mengambil tindakan yang fokus, diperlukan adanya penegakkan hukum yang seadil-adilnya untuk rakyat Indonesia terhadap anggota parlemen yang mencoba mengambil kesempatan untuk kepentingan tertentu baik pribadi maupun politik.

E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
: Hal tersebut telah melanggar nilai HAM dan nilai demokrasi. Mereka adalah pihak-pihak yang memanipulasi rakyat dengan menggunakan isu-isu sensitif seperti agama. Mereka telah mengorbankan rakyat untuk tujuan yang tidak jelas dan tidak bertanggung jawab. Hal ini sangat bertolak belakang dengan konsep HAM pada era demokrasi saat ini. Sebaiknya mereka mengutamakan perlindungan dan pemenuhan hak-hak dasar setiap individu tanpa diskriminasi, bukan melanggar hak-hak tersebut dengan memanfaatkan kekuasaannya.
Nama : Diva Kurnia Khoirunnisa
NPM : 2216031006
Kelas : Reguler B

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Dari artikel yang telah saya baca dapat disimpulkan terkait konflik komunal yang kemungkinan disebabkan oleh adanya miss komunikasi atau kesalahan persepsi yang terjadi antar kedua belah pihak, jika dilihat dari masing-masing sudut pandang negara memang akan merasa benar sendiri, karena kedua belah negara memiliki pemahaman dan aturan dasar yang berbeda pula. Sehingga aturan yang mereka buat di negaranya masing-masing tidak bisa diterapkan atau bahkan dipaksakan di negara lain. Oleh karena itu, upaya penyelesaiannya harus dilakukan secara bersama-sama oleh semua pihak yang terlibat, termasuk pemerintah dan masyarakat.

Dari konflik diatas, ada hal positif yang bisa di lihat, diantaranya adalah Rasa cinta tanah air dan bela negara dari warga di perbatasan dan para tni, serta adanya upaya pencegahan konflik yang lebih besar oleh tni dan polisi timor leste

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Wawasan nusantara merupakan prinsip dasar negara yang bertujuan untuk meningkatkan rasa persatuan antar sesama, identitas nasional, dan integrasi di antara banyaknya keragaman budaya yang ada di Indonesia. Jika para generasi bangsa tak berwawasan nusantara maka negara ini dapat dijajah lagi oleh bangsa lain. Bahkan dapat menjadi Negara yang hancur. Hal tersebut disebabkan karena tidak adanya lagi rasa persatuan dan kesatuan diantara para warga Negara dan tidak adanya rasa untuk melindungi bangsa secara utuh.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Dengan adanya Wawasan Nusantara, mata kita akan terbuka melihat banyak sekali keberagaman yang ada di Indonesia, baik suku, agama, ras, golongan, dan lain sebagainya. Hal tersebut membuat kita bangga tinggal di Indonesia karena kaya akan keberagaman. Ketika kita menyadari bahwa betapa indahnya keberagaman ini, maka dalam diri kita akan timbul rasa ingin menjaga dan mempertahankan keberagaman yang ada dengan menjaga persatuan dan kesatuan antar suku, agama, ras, golongan, dan lain sebagainya. Hal tersebut selaras dengan tujuan Wawasan Nusantara yaitu menjamin persatuan dan kesatuan bangsa di berbagai aspek kehidupan untuk mencegah timbulnya disintegrasi bangsa dan terus berupaya menjaga persatuan dan kesatuan. Jadi, perbedaan yang ada jangan kita jadikan suatu persoalan, tetapi kita harus memanfaatkan perbedaan yang ada untuk saling melengkapi, saling membantu, tolong-menolong, dan bergotong-royong untuk mencapai tujuan pembangunan nasional.