Kiriman dibuat oleh Ratna Diah Mustika

Nama : Ratna Diah Mustika
Npm : 2216031084
Kelas : Reguler B
Prodi : S1 Ilmu Komunikasi

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Tanggapan saya terhadap isi artikel mengenai konflik komunal di perbatasan Indonesia-timor leste pada tahun 2012 dan 2013 ini adalah suatu masalah yang rumit dan tidak mudah untuk diatasi atau diselesaikan. Akan tetapi upaya-upaya yang dilakukkan oleh pihak-pihak yang terkait seperti pemerintah Indonesia dan timor leste, kelompok-kelompok masyrakat sudah ada menunjukkan kemajuan dalam menyelesaikan konflik itu. Adapun salah satu upayanya dengan membentuk forum dialog dan berkerjasama antar kedua belah pihak. Upaya pemberdayaan masyarakat dengan melalui Pendidikan dan pengembangan ekonomi juga diharapkan dapat membantu mengurangi konflik.
Hal positif yang bisa diambil setelah membaca artikel ini adalah kesadaran akan pentingnya penyelesaian konflik di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Konflik komunal di wilayah perbatasan dapat mengganggu hubungan antarwarga kedua negara dan berdampak negatif pada stabilitas regional. Oleh karena itu, artikel ini mengingatkan kita untuk lebih memperhatikan masalah perbatasan dan mencari solusi yang efektif.
2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Jika Indonesia tidak memiliki konsepsi Wawasan Nusantara, maka wilayah dan bangsa Indonesia kemungkinan akan mengalami beberapa masalah, seperti tidak adanya pandangan yang jelas tentang posisi geografis dan geopolitik Indonesia sebagai negara kepulauan yang besar dan strategis di kawasan Asia Tenggara dan Samudra Pasifik, Adanya potensi terjadinya konflik dan persaingan dengan negara-negara tetangga terkait klaim teritorial atau kepentingan ekonomi di wilayah laut dan kepulauan Indonesia, juga potensi terjadinya konflik internal akibat adanya perbedaan budaya, agama, dan etnis yang kompleks di Indonesia, serta kecenderungan adanya sentimen lokalisme atau separatisme, lalu muncul permasalahan kurangnya perhatian pada pembangunan dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, termasuk lingkungan, laut, dan perikanan, sehingga mengancam keberlangsungan hidup masyarakat di Indonesia, serta tidak adanya upaya yang sistematis dan terkoordinasi dalam mengembangkan potensi maritim Indonesia, seperti pariwisata bahari, perdagangan, dan industri maritim, sehingga Indonesia tidak dapat memanfaatkan secara optimal kekayaan laut dan pesisirnya.
3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Konsepsi Wawasan Nusantara menekankan pentingnya dialog antarsuku dan antaragama untuk membangun kerjasama dan persatuan. Dengan mendorong dialog semacam ini, diharapkan bisa membangun saling pengertian dan mencegah terjadinya konflik antarsuku dan antaragama di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Konsepsi Wawasan Nusantara menekankan pentingnya menjaga integritas wilayah Indonesia sebagai sebuah negara kepulauan. Dengan menjaga integritas wilayah Indonesia, diharapkan bisa mencegah terjadinya konflik di perbatasan Indonesia-Timor Leste yang berkaitan dengan klaim wilayah.
Nama : Ratna Diah Mustika
Npm : 2216031084
Kelas : Reguler B
Prodi : S1 Ilmu Komunikasi

Geopolitik adalah ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijakannya dikaitkan dengan masalah-masalah geografi wilayah atau tempat suatu bangsa.
Macam-macam Teori Geopolitik:
1. Teori Geopolitik Frederich Ratzel
2. Teori Geopolitik Rudolf Kjellen
3. Teori Geopolitik Karl Haushofer
4. Teori Geopolitik Halford Mackinder
5. Teori Geopolitik Alfred Thayer Mahan
6. Teori Geopolitik Guilio Douhet, William Mitchel, Saversky, dan JFC Fuller
Konsep geopolitik Indonesia menekankan bahwa ideologi nasional Pancasila digunakan sebagai dasar dalam menentukan kebijakan politik nasional, dengan mempertimbangkan kondisi dan kedudukan wilayah geografis Indonesia. Teori geopolitik diperkenalkan pertama kali oleh ir. Soekarno pada sidang BPUPKI pada tanggal 1 Juni 1945. Prinsip geopolitik Indonesia tidak hanya berfokus pada wilayah, tetapi lebih kepada membangun kesatuan bangsa dalam satu wilayah. Konsep wawasan nusantara merupakan bagian dari geopolitik Indonesia yang mengutamakan kesatuan bangsa dan keutuhan wilayah Indonesia, berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia.
Konsep wawasan Nusantara sebagai Geopolitik Indonesia
Wawasan Nusantara adalah wawasan nasional yang bersumber dari pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia. wilayah indonesia Hakikat dari Wawasan nusantara adalah kesatuan bangsa dan keutuh wilayah Indonesia.