Kiriman dibuat oleh Zakiya Devi Indirawati

Komunikasi B Genap 2023 -> PRETEST

oleh Zakiya Devi Indirawati -
Nama : Zakiya Devi Indirawati
NPM : 2216031154
Kelas : Reguler B

1. Hal positif apa yang anda dapatkan dari artikel tersebut? Apakah ada konstitusi yang dilanggar? Jelaskan!
Hal positif yang terdapat pada artikel tersebut adalah pemerintah Indonesia yang peduli terhadap bangsa Indonesia, dimana pemerintah melakukan berbagai upaya dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 agar tidak semakin menyebar di kalangan masyarakat. Namun, pada penerapannya terdapat konstitusi yang dilanggar, ialah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang cenderung otoritatif. Kecenderungan aparat sipil dan keamanan dalam menindak pelanggar PSBB dinilai telah keluar dari nilai hak azasi manusia (HAM).

2. Bagaimanakah jika suatu negara tidak memiliki konstitusi? Apakah konstitusi efektif dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara?
Jika suatu negara tidak memiliki konstitusi, maka akan terjadi perbedaan dan pemerintah akan menyalahgunakan kekuasaan. Mengapa demikian karena konstitusi bertujuan untuk membatasi kekuasaan pemerintah dan memberi perlindungan hak bagi setiap warga negara. Tentunya konstitusi sangat efektif dalam mengatur suatu kehidupan bangsa, karena tanpa adanya konstitusi suatu negara akan sulit atau berpotensi sangat kecil dalam mencapai tujuan negara tersebut.

3. Kemukakan contoh tantangan kehidupan bernegara saat ini, yang menurut Anda perlu diantisipasi, apakah pasal-pasal dalam UUD NRI 1945 sekarang sudah mampu menjadi pedoman untuk menyelesaikan tantangan tersebut dan mengapa demikian?
Tantangan kehidupan bernegara saat ini yang perlu diantisipasi adalah pelanggaran HAM. Pada saat ini hak asasi manusia sangat perlu diperhatikan karena banyak terjadi penyimpangan-penyimpangan terhadap HAM. Dalam menyelesaikan tantangan tersebut pasal-pasal UUD NRI 1945 sebenarnya sudah cukup menjadi pedoman untuk menyelesaikan tantantangan terhadap pelanggaran HAM. Namun pada penerapannya akan sulit jika tidak ada kesadaran dalam diri sendiri. Dengan demikian diperlukan kesadaran generasi bangsa dalam mengamalkan nilai-nilai yang terkandung pada UUD NRI 1945 untuk menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara.

4. Bagaimakah menurut pendapatmu sebagai warganegara mengenai konsep bernegara kita dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan? Adakah yang perlu di perbaiki, jelaskan!
Menurut saya konsep bernegara dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan adalah sangat benar, karena dalam suatu negara terdapat keanekaragaman suku, bangsa, dan budaya sehingga konsep persatuan dan kesatuan sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya perpecahan pada bangsa Indonesia karena perbedaan yang dimiliki.
Nama : Zakiya Devi Indirawati
NPM : 2216031154
Kelas : REG B
INTEGRASI NASIONAL SEBAGAI PENANGKAL ETNOSENTRISME DI INDONESIA
Identitas merupakan bentuk representasi diri seseorang atau masyarakat melihat dirinya sendiri dan bagaimana orang lain melihat mereka sebagai sebuah entitas sosial-budaya. Dengan demikian, identitas adalah produk kebudayaan yang berlangsung demikian kompleks. Identitas bukanlah suatu yang selesai dan final, tetapi merupakan suatu kondisi yang selalu disesuaikan kembali, sifat yang selalu diperbaharui, dan keadaan yang dinegosiasi terus-menerus, sehingga wujudnya akan selalu tergantung dari proses yang membentuknya. Seperti halnya identitas kita pada saat ini, menunjukkan gambaran yang tidak tunggal tetapi sangat plural. 

Integrasi nasional pada dasarnya memuat makna penyatuan visi dan misi suatu bangsa dari perbedaan kepentingan masing-masing anggota masyarakat. Konsep integrasi nasional pada dasarnya sejalan kondisi Indonesia pada saat ini. Ketika terjadi konflik antar-etnik, konflik antar-daerah konflik antar-agama, konflik antar-partai politik, konflik antar-pelajar, serta sejumlah konflik kepentingan lain yang hingga saat ini masih terus-menerus melanda Indonesia.

Dengan demikian konsep tentang integrasi nasional menjadi penting untuk dijadikan strategi kebudayaan bagi bangsa Indonesia yang telah berusia lebih dari enam dasa warsa ini. Strategi kebudayaan dalam hal ini mengacu pada kekuatan budaya yang bertolak pada kedekatan dan pandangan hidup pelaku kebudayaan dalam kaitannya dengan kompleksitas kebudayaan yang dianut. Serta mengembangkan konsep integrasi nasional sebagai strategi kebudayaan Indonesia pada dasarnya menyatukan visi dan misi di antara sejumlah kepentingan dan identitas masing-masing anggota masyarakat berlatar belakang kebudayaan yang kompleks.