Nama : Dwina Rahmaditya Azzahra
NPM : 2216031008
Kelas : Reguler B
Prodi : Ilmu Komunikasi
a. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Secara umum, artikel di atas membahas mengenai penegakan HAM di Indonesia yang masih tergolong kurang baik. Indonesia masih memiliki beberapa konflik HAM berat yang masih belum selesai dan konflik sda yang masih terus kita jumpai. Tepatnya pada tahun 2019, merupakan tahun suram untuk kasus HAM di Indonesia. Penegakan HAM di Indonesia seharusnya bisa lebih ditingkatkan dan ditegakkan oleh pemerintah. Hal positif yang dapat saya ambil melalui artikel di atas adalah sebagai masyarakat sebaiknya kita ikut turut serta untuk menegakkan HAM. Selain itu, ada kabar baik dimana Indonesia masih terus melakukan beberapa langkah reformasi
kunci untuk memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik.
b. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Memahami demokrasi Indonesia tak bisa dilepaskan dari kenyataan sosio-kultural masyarakat.. Nilai-nilai adat dan budaya di Indonesia yang diimplementasikan dan terdapat dalam demokrasi salah satunya adalah musyawarah. Musyawarah berperan penting dalam suatu demokrasi. Lewat musyawarah, kita akan saling menghargai pendapat satu sama lain dan mencapai suatu tujuan bersama yaitu mufakat.
Indonesia memiliki 10 pilar demokrasi, salah satunya adalah demokrasi yang berketuhanan yang Maha Esa. Prinsip ini mengandung makna bahwa setaip pelaksanaan demokrasinya harus sesuai dengan nilai dan kaidah dasar Ketuhanan Yang Maha Esa. Dengan adanya demokrasi yang berketuhanan yang Maha Esa berarti Indonesia membebaskan setaip warga negaranya untuk memilih dan menganut kepercayaan masing-masing.
c. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Menurut saya, masih banyak yang belum sesuai dengan nilai Pancasila dan UUD 1945. Masih banyak ditemukan adanya ketidakadilan dan pelanggaran dari kasus HAM di Indonesia.
d. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Demokrasi di Indonesia memiliki suatu prinsip, yaitu dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Sebagai suatu anggota parlemen yang dipilih dari rakyat dan oleh rakyat, maka sudah sepatutnya melaksanakan tugas dan wewenangnya yang sesuai dengan kondisi keadaan masyarakatnya serta mendengarkan aspirasi dari rakyat.
e. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Suatu pihak pemerintah yang berasal dan berakar dari suatu tradisi dan agama seharusnya dapat menjunjung tinggi kaidah nilai-nilai tradisi tersebut untuk mensejahterakan rakyat. Demokrasi dan HAM adalah dua komponen yang saling berperan penting. Hak Asasi Manusia akan terjamin oleh negara yang demokratis dan juga sebaliknya.
NPM : 2216031008
Kelas : Reguler B
Prodi : Ilmu Komunikasi
a. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Secara umum, artikel di atas membahas mengenai penegakan HAM di Indonesia yang masih tergolong kurang baik. Indonesia masih memiliki beberapa konflik HAM berat yang masih belum selesai dan konflik sda yang masih terus kita jumpai. Tepatnya pada tahun 2019, merupakan tahun suram untuk kasus HAM di Indonesia. Penegakan HAM di Indonesia seharusnya bisa lebih ditingkatkan dan ditegakkan oleh pemerintah. Hal positif yang dapat saya ambil melalui artikel di atas adalah sebagai masyarakat sebaiknya kita ikut turut serta untuk menegakkan HAM. Selain itu, ada kabar baik dimana Indonesia masih terus melakukan beberapa langkah reformasi
kunci untuk memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik.
b. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Memahami demokrasi Indonesia tak bisa dilepaskan dari kenyataan sosio-kultural masyarakat.. Nilai-nilai adat dan budaya di Indonesia yang diimplementasikan dan terdapat dalam demokrasi salah satunya adalah musyawarah. Musyawarah berperan penting dalam suatu demokrasi. Lewat musyawarah, kita akan saling menghargai pendapat satu sama lain dan mencapai suatu tujuan bersama yaitu mufakat.
Indonesia memiliki 10 pilar demokrasi, salah satunya adalah demokrasi yang berketuhanan yang Maha Esa. Prinsip ini mengandung makna bahwa setaip pelaksanaan demokrasinya harus sesuai dengan nilai dan kaidah dasar Ketuhanan Yang Maha Esa. Dengan adanya demokrasi yang berketuhanan yang Maha Esa berarti Indonesia membebaskan setaip warga negaranya untuk memilih dan menganut kepercayaan masing-masing.
c. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Menurut saya, masih banyak yang belum sesuai dengan nilai Pancasila dan UUD 1945. Masih banyak ditemukan adanya ketidakadilan dan pelanggaran dari kasus HAM di Indonesia.
d. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Demokrasi di Indonesia memiliki suatu prinsip, yaitu dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Sebagai suatu anggota parlemen yang dipilih dari rakyat dan oleh rakyat, maka sudah sepatutnya melaksanakan tugas dan wewenangnya yang sesuai dengan kondisi keadaan masyarakatnya serta mendengarkan aspirasi dari rakyat.
e. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Suatu pihak pemerintah yang berasal dan berakar dari suatu tradisi dan agama seharusnya dapat menjunjung tinggi kaidah nilai-nilai tradisi tersebut untuk mensejahterakan rakyat. Demokrasi dan HAM adalah dua komponen yang saling berperan penting. Hak Asasi Manusia akan terjamin oleh negara yang demokratis dan juga sebaliknya.