Posts made by Farsyah Aulia Ananda

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-2

by Farsyah Aulia Ananda -
Farsyah Aulia Ananda_2216031140_Reg B

1. Bagaimanakah peran pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya ditengah persaingan global seperti sekarang ini?
Peran pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu yaitu bahwasanya setiap ilmu yang berkembang haruslah berdasarkan nilai-nilai pancasila.
- Ketuhanan Yang Maha Esa yaitu paradigma ilmu harus diimbangi dengan pengetahuan agama agar tidak menuju ke hal negatif.
- Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab yaitu dengan cara memanusiakan manusia lain dan tidak merugikan orang lain baik individual maupun kelompok.
- Persatuan Indonesia yaitu kita harus mempunyai kesadaran akan rasa nasionalisme agar dapat meningkatkan perkembangan iptek.
- Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan yaitu memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk mengeluarkan pendapat mereka sesuai dengan kemampuan masing-masing.
- Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia yaitu masyarakat mempunyai kewajiban dan hak yang sama untuk menuntut ilmu dibangku pendidikan. Yang nantinya akan meningkatkan kondisi disiplin ilmu bagi Indonesia.

2. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan dimasa mendatang?
Harapan saya yaitu tetap menerapkan nilai-nilai pancasila agar terjalinnya kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik dan menuju Indonesia yang lebih maju dan makmur dengan tetap menerapkan nilai luhur bangsa.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-1

by Farsyah Aulia Ananda -
Farsyah Aulia Ananda_2216031140_Reg B

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoax?
Tanggapan saya mengenai berita tersebut bahwasanya orang dengan pendidikan tinggi sekalipun dapat tertipu dengan berita hoax yang beredar, apalagi orang yang tidak paham perkembangan teknologi saat ini. Penyebaran berita hoax juga makin beredar karena adanya media sosial sehingga memperbesar dampak berita hoax. Untuk mengantisipasi dampak negatif dari penyebaran hoax adalah salah satunya jangan terlalu percaya pada berita-berita yang beredar diluar sana tanpa tahu faktanya terlebih dahulu dan kita juga harus belajar untuk menambah wawasan dalam penggunaan media sosial.

2. Bagaimana pengaruh perkembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila dimedia sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi perkembangan iptek yang lebih baik?
Perkembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai pancasila akan menimbulkan banyak dampak negatif. Salah satunya dekadensi moral yang akan terus terjadi sampai akhirnya moral dan etika diabaikan dan penyimpangan terus dilakukan. Solusi bagi perkembangan iptek yang lebih baik ialah dengan mengimplementasikan nilai-nilai pancasila karena dengan begitu kita tidak akan menyimpang ke hal yang negatif.

3. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimanakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Menurut saya karena Indonesia harus menjalin persahabatan dengan negara lain untuk perkembangan teknologinya, maka dari itu diperlukan pendekatan dengan komunikasi yang baik terhadap negara tersebut. Dengan begitu Indonesia dapat bekerja sama menciptakan teknologi yang semakin maju dan mengikuti zaman.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Farsyah Aulia Ananda -
Farsyah Aulia Ananda_2216031140_Reg B

Judul Jurnal : PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI

Pada pendahuluan penulis membahas tentang konsep dasar pancasila. Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia (Burhanudin S, 1988). Pancasila sebagai filsafat ilmu pada hakikatnya adalah suatu sistem pengetahuan. Dalam kehidupan sehari-hari Pancasila menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan.

Implikasi sila-sila dalam pengembangan iptek yang pertama ada Ketuhanan Yang Maha Esa yaitu saling menghormati antar pemeluk agama lain. Yang kedua ada kemanusiaan yang adil dan beradab yaitu memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan. Ilmu dikembalikan pada fungsinya semula, yaitu untuk kemanusiaan, tidak hanya untuk kelompok, lapisan tertentu. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab juga memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan ilmu pengetahuan haruslah secara beradab. Yang ketiga persatuan Indonesia yaitu memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek, dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan pesahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari factor kemajuan iptek. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan dalam permusyawaratan perwakilan, mendasari pengembangan Iptek secara demokratis. Artinya, setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan Iptek. Selain itu dalam pengembangan iptek setiap ilmuwan juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan harus memilki sikap yang tebuka artinya terbuka untuk dikritik/dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan teori lainnya. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mengimplementasikan pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan msyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya (T. Jacob, 1986).