Nama : Farsyah Aulia Ananda
NPM : 2216031140
Kelas : Reguler B
Prodi : Ilmu Komunikasi
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Jawab : Dalam artikel tersebut, dapat disimpulkan bahwa penyebab utama konflik antara Indonesia dengan Timor Leste adalah terjadinya paham yang tidak selaras dalam memahami batas-batas wilayah negara, sehingga hal ini memicu terjadinya konflik antar warga yang berada di wilayah perbatasan. Sedangkan, hal positif pertama yang dapat diambil adalah upaya penyelesaian konflik dengan damai yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia-Timor Leste, walaupun pada kenyataannya masih sering terjadi konflik antar warga negara yang berada di wilayah perbatasan. Selain itu, hal positif yang kedua, Indonesia dan Timor Leste telah melakukan kerja sama dalam upaya menangani konflik yang terjadi, dalam hal ini dapat diartikan bahwa kedua belah pihak sama-sama menginginkan kedamaian antar warga kedua negara tersebut, sehingga diharapkan tidak lagi terjadi konflik antar warga Indonesia-Timor Leste yang berada di wilayah perbatasan.
2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Jawab : Menurut pendapat saya, konsepsi wawasan nusantara sangat penting bagi wilayah dan bangsa Indonesia. Jika Indonesia tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara, maka mungkin akan terjadi polarisasi antara daerah-daerah yang berbeda di Indonesia. Hal ini bisa memicu konflik horizontal yang dapat merusak stabilitas dan keamanan nasional. Tanpa wawasan nusantara, Indonesia akan kesulitan untuk menjaga integrasi dan kesatuan bangsa serta menjaga keragaman budaya yang menjadi identitas Indonesia.
3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikel diatas?
Jawab : Konsepsi wawasan Nusantara untuk mencegah konflik komunal yang terjadi antara Indonesia dan Timor Leste adalah dengan cara memandang perbedaan yang ada seharusnya tidak dijadikan sebagai musuh atau sesuatu yang dianggap membahayakan. Dengan konsep wawasan nusantara yang benar, seharusnya perbedaan-perbedaan yang ada justru bisa dijadikan sebagai cara untuk menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan agar tidak terjadinya disintegrasi yang terjadi antara warganegara Timor Leste dengan WNI. Sehingga dengan adanya hal tersebut, baik dari kedua belah pihak akan menganggap saudara dan bekerjasama dalam memajukan daerah setempat. Ketika kita sadar bahwa perbedaan sebenarnya adalah hal yang indah, maka kita akan timbul rasa ingin bersatu, saling menjaga, dan lain sebagainya. Maka perbedaan yang ada jangan kita jadikan sebagai persoalan, namun kita jadikan untuk saling melengkapi dan tolong menolong.