Nama : Mifta Rizky Awalia
NPM : 2216031042
Kelas : Reguler B
1. Bagaimanakah isi artikel diatas menurut pendapatmu secara lengkap, mempunyai dasar dan jelas ! Hal positif apa yang bisa anda ambil dari artikel tersebut?
Jawab : Berdasarkan artikel tersebut yang saya pahami, memasukkan filsafat wayang ke dalam kurikulum pembelajaran dan menjadi tonggak penting dalam perkembangan filsafat nusantara. Para peneliti tidak asal dalam menetapkan filsafat wayang begitu saja, akan tetapi peneliti mencoba dan mencari falsafah-falsafah yang terkandung dan terserak dalam wayang. Wayang dianggap sebagai simbol kehidupan dan sumber nilai filsafi yang tiada habisnya. Hal positif yang didapatkan, saya menjadi tahu bahwa ada pembelajaran filsafat wayang dan budaya itu sangat penting.
2. Dari artikel diatas, jelaskan apa yang menjadi hak dan kewajiban sebagai seorang warganegara?
Jawab: Setiap warga negara memiliki hak untuk membentuk persatuan dan memeluk identitas nasional. Kewajibannya adalah memajukan persatuan dan menjunjung tinggi identitas nasional, pelanggaran hak atau pengingkaran kewajiban sebagai warga negara dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap warga negara untuk memahami dan memenuhi hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara.
3. Bagaimana strategi yang Anda dapat tawarkan/usulkan untuk memahami, menghayati, dan mengamalkan hak hak dan kewajiban warga negara Indonesia yang sesuai dengan Pancasila?
Jawab : Pemerintah juga perlu menyiapkan strategi kekinian dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di generasi muda. Memanfaatkan platform media sosial maupun teknologi informasi yang ada merupakan metode efektif. Bahkan, pemerintah bisa memanfaatkan sejumlah tokoh pemengaruh (influencer) di media sosial sebagai media untuk mengenalkan nilai-nilai Pancasila. Gali berbagai nilai Pancasila yang bisa disampaikan dengan metode yang tidak menggurui dalam mengamalkan nilai Pancasila, membangun semangat kebinekaan merupakan strategi yang bisa dilakukan. Pengakuan terhadap berbagai perbedaan, perlakuan sama terhadap berbagai komunitas, serta penghargaan yang tinggi terhadap hak asasi manusia harus ada dalam setiap kebijakan pemerintah. Strategi selanjutnya adalah penguatan nilai Pancasila berbasis kearifan lokal, nilai Pancasila dihasilkan dari akar rumput budaya masyarakat Indonesia. Maka, kearifan lokal jangan pernah dilupakan.