Posts made by Helmalya Vrily Pramesti

Komunikasi B Genap 2023 -> PRETEST

by Helmalya Vrily Pramesti -
Helmalya Vrily Pramesti
2216031044
1. hal positif yang saya dapatkan dari artikel ini iyalah pemberian perlindungan dan keselamatan dari semua wabah ini kepada seluruh masyarakat. sikap saling bahu-membahu yang diterapkan cukup menjadi afirmasi positif bagi kita. sedangkan HAM merupakan salah satu konstitusi yg dilanggar pada artikel diatas

2. Konstitusi adalah pemberi pegangan sekaligus pedoman dalam menjalankan kekuasaan negara. Tanpa kosntitusi, sebuah negara tidak akan mencapai tujuan yang sesuai dengan harapan masyarakatnya. Tanpa konstitusi, tidak ada yang mengatur hak-hak asasi warga negaranya.

3. tantangan yang perlu diantisipasi saat ini yaitu globalisasi. maraknya pertukaran budaya dan perkembangan teknologi yang sangat cepat membuat kita harus cepat juga dalam menyesuaikan diri dengan keadaan saat ini. Pasal 32 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan bahwa "Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya". sedangkan saat ini masyarakat cenderung jarang yg mengetahui dan mengembangkan budaya sendiri.

4. menurut saya sudah benar, sebagai masyarakat indonesia kita memang wajib untuk menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan di negara kita. menurut saya yang perlu diperbaiki adalah cara dalam penyelesaian konflik dalam bernegara.
Helmalya Vrily Pramesti
2216031043

Kebebasan yang dimiliki masyarakat dengan mengatasnamakan demokrasi ternyata justru memberi gambaran buram terhadap kondisi bangsa ini. Era Reformasi yang tidak memiliki platform secara jelas, justru ketidakmenentuan kekacauan. Dari sinilah tergambar tentang tindakan anarkis, pelanggaran moral, pelanggaran etika, dan meningkatnya kriminalitas secara kasat mata. Di kala hal ini berkepanjangan dan tidak jelas sampai kapan krisis akan berakhir, para pengamat hanya bisa mengatakan bahwa bangsa kita adalah «bangsa yang sedang sakit», suatu kesimpulan yang tidak menawarkan solusi.

Dengan demikian, identitas adalah produk kebudayaan yang berlangsung demikian kompleks. Identitas dilihat dari aspek waktu bukanlah suatu wujud yang sudah ada sejak semula dan tetap bertahan dalam suatu esensi yang abadi. Sedangkan dilihat dari aspek ruang juga bukan hanya satu atau tunggal, tetapi terdiri dari berbagai lapisan identitas. Lapis-lapis identitas itu tergantung pada peran-peran yang dijalankan, keadaan objektif yang dihadapi, serta ditentukan pula dari cara menyikapi keadaan dan peran tersebut.

Kongres Kebudayaan V di Bukittinggi, 19-22 Oktober konflik antar-agama, konflik antar-partai politik, konflik antar-pelajar, serta sejumlah konflik kepentingan lain yang hingga saat ini masih terus-menerus melanda Indonesia. Etnosentrisme kian menguat justru ditopang dengan kebijakan negara yang mengembangkan otonomi daerah dan pemekaran daerah.
Indonesia adalah takdir. Akan tetapi, perbedaan tersebut tidak selalu memisahkan, apalagi pertentangan sepanjang anggota masyarakat menyadari akan pluralitas tersebut. Maka muncullah faham sentrisme yang kemudian melahirkan misalnya, etnosentrisme, religisentrisme, politksentrisme, dan seterusnya. Etnosentrime merupakan kecenderungan untuk berfikir bahwa budaya.

Merujuk sejumlah deskripsi yang telah diuraikan pada pembahasan terdahulu maka dapat dikatakan bahwa integrasi nasional adalah jalan keluar untuk menghadapi yang hingga saat ini masih terus-menerus melanda Indonesia.