གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Deya Aropannisa D 2216031128

Deya Aropannisa D_2216031128_Reguler B
Menurut pendapat saya artikel yang berjudul “ Tantangan Dan Penguatan Ideologi Pancasila Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 “ merupakan arikel jurnal yang mudah dipahami karena penulis menggunakan bahasa yang ringan. Sehingga kita bisa dengan mudah merangkum isi dari artikel jurnal ini yaitu dalam berprilaku dan bersosialisasi antar sesama manusia, baik dalam kenidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara harus dilandasi oleh pancasila yang dijadikan landasan dalam berprilaku. Melalui pengembangan pemikiran tantang Pancasila dan UUD 1945 seperti itu diharapkan bangsa kita akan dapat melahirkan dan mengembangkan gagasan, konsep-konsep dan bahkan teori-teori baru dalam berbagai bidang kehidupannya yang bersumber dari ideologi dan konstitusi bersama, serta pada waktu yang sama berhasil pula menguatkan relevansinya dengan realita perkembangan masyarakat dan tuntutan perubahan zaman.
Ideologi Pancasila merupakan ideologi terbuka sehingga ideologi Pancasila sangat terbuka, dinamis, serta dapat menyesuaikan perkembangan zaman yang terjadi di dalam maupun di luar negeri, baik dari segi perubahan sosial maupun dalam bentuk perubahan atau dikenal dengan revolusi. Pancasila dianggap sebagai leitstar (bintang penunjuk jalan). Maka dari itu diharapkan pancasila dapat dijadikan sebagai alat utama untuk menghadapi masalah revolusi industri 4.0. secara keseluruhan hasil dari penelitian ini adalah meningkatkan sumber daya manusia yang profesional berlandaskan nilai-nilai Pancasila, serta mempertahankan eksistensi Pancasila sebagai Ideologi Negara.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video

Deya Aropannisa D 2216031128 གིས-
Deya Aropannisa D_2216031128_Reguler B

Video tersebut menjelaskan tentang hubungan pancasila dengan ilmu pengethuan dan teknologi (IPTEK). IPTEK itu termasuk hasil karya manusia yang digunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya dan dapat berdampak positif maupun negatif. Seperti yang kita ketahui bersama pada dasarnya pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat indonesia. Nilai nilai yang terkandung dalam pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi.
Sila sila pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan iptek :
1.Ketuhanan Yang Maha Esa
menghubungkan keseimbangan antara akal (rasional) dan kehendak (irasionalitas). Berdasarkan sila ini, IPTEK harus mempertimbangkan tidak hanya apa yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan, tetapi juga niat dan konsekuensinya untuk masa ini atau masa depan. Oleh karena itu, pengolahan harus diimbangi dengan melestraikan.
2. Sila Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab
Sila ini menjelaskan bahwa memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam perkembangan IPTEK haruslah bersikap beradab karena IPTEK merupakan hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
3. Sila Persatuan Indonesia
perkembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa, bahkan keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia. Maksudnya IPTEK bukan dijadikan sebagai alasan untuk tidak menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air namun IPTEK diharapkan daopat menjadi jembatan agar kita semua dapat mengembangkan rasa nasionalisme.
4. Sila Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan
perkembangan IPTEK harus secara demokratis artinya ilmuwan harus memiliki kebebasan untuk megembangkan IPTEK, menghormati sekaligus menghargai hasil karya orang lain, dan memiliki sifat terbuka untuk dikritik, dikaji, ataupun dibandingkan dengan ilmuwan lainnya.
5. Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
dalam sila ini menuntut perkembangan IPTEK harus bisa menjaga keseimbangan keadilann dalam kehidupan manusia maksudanya adalah keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan diri sendiri maupun dengan Tuhan, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

Deya Aropannisa D 2216031128 གིས-
Nama: Deya Aropannisa D
NPM : 2216031128
Kelas : Reguler B
Judul : Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Nama jurnal : Cakrawala : Jurnal Pendidikan
Volume dan halaman: Vol. 12, hal 32-42
Tahun terbit : 2018
Penulis : Mursyidah Dwi Hartati, dkk
Tujuan Penelitian : untuk mengetahui pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila dalam menyikapi IPTEK
Sumber Data : berjumlah 103 orang
Metode Penelitian : proporsional cluster random sampling,
Objek Penelitian : mahasiswa
Hasil Penelitian : membuktikan bahwa secara umum responden dalam penelitian ini mempunyai pengembangan kepribadian Pancasila yang baik.

Sebagai generasi muda, mahasiswa harus menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi, berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat membantu pembangunan negara. Teknologi informasi dan komunikasi merupakan faktor pendukung utama globalisasi. Saat ini, segala aspek kehidupan telah berkembang pesat, dan di Indonesia kita dapat melihat dampak kemajuan teknologi yang sangat besar terhadap pendidikan sosial, baik di masyarakat perkotaan maupun pedesaan (modernisasi).
Melihat kenyataan dalam masyarakat terutama pada kalangan mahasiswa, sebenarnya bukan pancasila yang terpengaruh oleh perkembangan teknologi informasi melainkan masyarakat itu sendiri. Memberi pengaruh baik atau buruk terhadap pancasila tergantung bagaimana masyarakat sebagai penganut ideologi pancasila menyikapi perkembangan teknologi informasi tersebut Pesatnya perkembangan teknologi informasi memudahkan masuknya berbagai macam pengaruh dari luar yang bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Oleh karena itu, perlu adanya pemulihan kembali kesadaran kolektif bangsa tentang posisi vital dan urgensi Pancasila dalam kehidupan masyarakat terutama mahasiswa melalui mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila. Mata Kuliah Pendidikan Pancasila merupakan pelajaran yang memberikan pedoman kepada setiap insan untuk mengkaji, menganalisis, dan memecahkan masalah-masaalah pembangunan bangsa dan Negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideology dan dasar Negara Republik Indonesia.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

Deya Aropannisa D 2216031128 གིས-
deya aropannisa d_2216031018_reg b

media massa adalah pendukung dari kebijakan hukum pidana, yaitu memberikan peran pencegahan kejahatan. Masyarakat selalu mengalami perkembangan, karenanya juga mengalami perubahan-perubahan, termasuk tata nilai yang ada. Akibat perkembangan teknologi yang sedemikian, segala bentuk telekomunikasi dapat terjadi tanpa mengenal waktu, sehingga aliran dalam filsafat, ideologi, dan kebudayaan pada umumnya mudah dikenal oleh berbagai jenis kelompok masyarakat dan mempengaruhi tata nilai yang mereka miliki. Diamandemennya peraturan yang sudah tidak sesuai perkembangan juga merupakan contoh terjadinya perubahan sosial.
Pemanfaatan media massa pada umumnya dapat diklasifikasikan ke dalam dua jenis, yaitu media cetak dan media elektronik. diketahui bahwa media massa mempunyai peran yang strategis dalam kontrol sosial. Melalui pemberitaan, media massa dapat melakukan kontrol atau pengawasan terhadap hukum. Dalam bidang hukum pidana, media massa adalah pendukung dari kebijakan hukum pidana, yaitu memberikan peran pencegahan kejahatan.
Globalisasi merupakan situasi dan kondisi kehidupan intemasional yang seolah tanpa batas, sehingga kehidupan manusia berubah, besar kemungkinan untuk menjadikan manusia individualistik. Tidak dapat disangkal, bahwa globalisasi timbul karena didorong kemajuan pesat di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama teknologi komunikasi, menyebabkan semakin derasnya arus informasi dengan segala dampaknya baik positif maupun negatif. Nilai-nilai Pancasila sudah sejak dahulu tertanam secara spontan dalam masyarakat Indonesia yang berpadu dengan adat-istiadat, kebudayaan, dan agama. Dalam masyarakat modern, jurnalistik telah menjadi media edukasi massa yang mengembangkan suplemen edukasi kepada pelajar dalam beragam tingkat dan masyarakat umum, baik yang berpendidikan atau tidak.
Secara umum, media massa mempunyai fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan dan kontrol sosial. Hal ini seperti dirumuskan dalam Pasal 3 ayat 1 dan ayat 2 Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, yaitu Fungsi Pers Nasional adalah sebagai media informasi, pendidikan, hiburan dan kontrol sosial, serta dapat berfungsi sebagai lembaga ekonomi.
Berita yang diedarkan kepada khalayak ramai seringkali tidak sesuai dengan fakta dan disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Tanpa menelusuri kembali berita dan sumber berita tersebut, masyarakat
justru mempercayai,

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal

Deya Aropannisa D 2216031128 གིས-
deya aropannisa d_2216031128_reg b
1. Bagaimanakah system etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!
Jawab:
system etika politik di indonesia saat ini menurut saya belum sesuai dengan etika perilaku politik yang diharapka, Karena politik atau pemerintahan di Indonesia saat ini masih ada yang melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan nilai sila-sila Pancasila. Contoh saja masih banyaknya pejabat yang melakukan kecurangan dalam berpolitik, mereka memberikan sejumlah uang kepada masyarakat dengan harapan dapat mendapatkan suara yang lebih banyak dari lawan.

2. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik buruk).
Bagaimanakah etika generasi muda yang ada disekitar tempat tinggalmu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh Bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi!
Jawab:
Sebelum merantau di Bandar Lampung, saya lahir dan besar di Kabupaten Pesisir Barat. Menurut sata disana anak-anak mudanya terbagi menjadi kubu yang bererika dan kurang bererika, tapi seperti nya lebih banyak yang masih kurang dalam beretika, contohnya saja banyak sekali anak anak remaja laki-laki yang membuat kegaduhan entah itu berupa kebut-kebutan, tawuran, dan banyak lagi.
Namun terlepas dari itu etika yang berbentuk saling sapa di daerah saya masih terjalin erat.
Untuk solusi dari masalah ini pemerintah bersama stakeholder nya sudah bekerja sama untuk memberantas ke-minim an etika dari remaja pesisir barat, salah satu nya yaitu mereka sering sekali mengadakan sosialisasi, seminar, dan tak jarang anggota kepolisan dan jajaran mengunjungi sekolah-sekolah untuk memberikan arahan bagaimana cara beretika yang seharusnya. Namun menurut saya solusi yang paling berperan adalah diri individu masing-masing serta lingkungannya, disini juga peran orang tua sangat dibutuhkan, bukan hanya sekedar mengingatkan, tapi cara orang tua memberikan perhatian dan kasih sayang itu juga sangat berperan penting.