Nama : Doni Wibowo
NPM : 2216031025
Kelas : REG A
Nama : Doni Wibowo
NPM : 2216031025
Kelas : REG A
NAMA : Doni Wibowo
NPM : 2216031025
KELAS : REG A
Doni Wibowo_2216031025_REG A
Judul : PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Tahun terbit: 2 Desember 2018
Penulis : Syarifuddin
Materi : Jurnal ini membahas tentang 3 materi yaitu konsep dasar Pancasila, Pancasila sebagai filsafat ilmu dan Implikasi sila-sila dalam pengembangan IPTEK.
Pancasila merupakan falsafah dan pedoman hidup bangsa indonesia dari hasil pemikiran yang mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa. Menurut Soekarno pancasila adalah isi jiwa bangsa Indonesia yang turun-temurun sekian abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan Barat. Dengan demikian, Pancasila bukan saja falsafah negara, tetapi lebih luas lagi, yakni falsafah bangsa Indonesia (Sunoto, 1991). Pancasila merupakan hasil dari berbagai macam pemikiran yang lahir dari budaya nusantara.
Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Sebuah pengetahuan dalam perkembangannya harus memperhatikan aspek ketuhanan yang merupakan landasan dalam setiap berfikir manusia. Pengetahuan harus memperhatikan aspek kemanusiaan, tanpa memperhatikan landasan asas ini, pengetahuan akan terlepas dari nilai-nilai hakiki pengetahuan itu. Pancasila ada karena suatu proses pembentukan pengetahuan dari berbagai sumber yang kemudian terakumulasi dalam kehidupan sehari-hari.
Implikasi sila-sila dalam pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila I Mempengaruhi Ketuhanan Yang Maha Esa terhadap perkembangan ilmu pengetahuan Manusia pada dasarnya adalah makhluk yang religius. Sebagai makhluk beragama, setiap orang memiliki kesempatan untuk menyadari bahwa ada kekuatan dalam segala sesuatu yang menciptakan dan mengatur alam semesta.
2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
Pentingnya kepemimpinan yang adil dan beradab bagi umat manusia dalam pengembangan ilmu pengetahuan terletak pada arah dan arah ilmu pengetahuan. Sains kembali ke misi awalnya, yaitu untuk kemanusiaan, bukan hanya golongan, strata tertentu. Perintah kemanusiaan yang adil dan beradab juga menjadi dasar moralitas, yang menurutnya manusia harus mengembangkan ilmu pengetahuan secara beradab.
3. Persatuan Indonesia
Pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan adalah prinsip persatuan Indonesia, yang memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa nasionalisme bangsa Indonesia adalah karena sumbangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan dengan bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi, persatuan dan persatuan bangsa. Keutuhan dapat terwujud dan terjaga, persaudaraan dan persahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak dapat dipisahkan dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu, iptek harus dapat berkembang untuk memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa, dan hal ini dapat dikembangkan lebih lanjut dalam hubungan masyarakat Indonesia dengan masyarakat internasional.
4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan
Implikasi dari perkembangan ilmu pengetahuan adalah kearifan Sila rakyat yang mengarah ke pengolahan perwakilan, yang melatar belakangi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang demokratis. Dengan kata lain, setiap ilmuwan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu, dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, setiap ilmuwan juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain serta toleransi terbuka, artinya terbuka terhadap kritik/evaluasi dan perbandingan dengan penemuan-penemuan teoretis lainnya.
5. Keadlian Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Urutan kelima yang penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan adalah; Pedoman keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang melaksanakan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusia, yaitu keseimbangan keadilan terhadap diri sendiri, manusia dan Tuhannya, manusia dan manusia lain, manusia dan manusia. Tentang bangsa dan negara dan tentang manusia dan lingkungan alamnya (T. Jacobs, 1986)
Doni Wibowo_2216031025_REG A
1.Bagaimana tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang Anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoax?
Hoax adalah kepalsuan yang menutupi keaslian suatu berita. Hoax tidak memandang latar belakang pendidikan seseorang, kadang orang yang sudah modern saja masih banyak yang termakan oleh hoax itu sendiri.
Cara mengantisipasinya dengan cara mengecek sumber berita, bisa di pertanggung jawabkan atau tidak. Jika terbukti hoax, sebarkan kenyataan nya agar hoax itu terhenti.
2. Bagaimanakah pengaruh perkembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan untuk pengembangan iptek yang lebih baik?
Perkembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan Pancasila memiliki pengaruh negatif yang besar, contohnya banyak terjadi kasus yang melemahkan seksualitas dan jual beli video pornografi. Jelas ini pelanggaran norma pancasila
Solusinya berupa pancasila mendasar sebagai rambu dalam pengembangan IPTEK sehingga tak melanggar nilai nilai pancasila.
3. Sikap konsumerisme menyebabkan indonesja menjadi pasar bagu produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimanakah solusi menurut program/studi jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Komunikasi adalah kunci yang sangat penting bagi kehidupan kita. Dengan komunikasi kita bisa dengan mudah memilah mana kebutuhan primer, sekunder atau hanya sekedar keinginan atau gengsi belaka.