NAMA : FAHD SULTAN DZAKI
NPM : 2216031122
KELAS : REG B
PRODI : S1 ILMU KOMUNIKASI
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Jawaban :
Artikel tersebut membahas tentang masih kurang baiknya penegakan HAM yang ada di Indonesia, bahkan dikatakan dalam artikel tersebut beberapa Lembaga mencatat bahwa kinerja Indonesia terkait HAM selama 2019 masih buruk, seperti maraknya ketidakmerataan fasilitas seperti jalan transportasi, ataupun kemsikinan yang tinggi, akan tetapi Amnesty International mengakui bahwa Indonesia terus melakukan beberapa langkah reformasi kunci guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik. Misalnya, Indonesia telah meratifikasi hampir semua perjanjian HAM internasional, dan masih terus terlihat berkomitmen untuk meratifikasi, hal positif yang saya dapatkan adalah pemerintah masih terus berusaha untuk meningkatkan pemerataan dalam penangan kasus HAM yang terjadi suapaya keadilan yang merata dapat tercapai.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Jawaban :
Indonesia memiliki beragam adat, budaya, dan agama, yang kemudian disatukan kedalam bhineka tunggal ika sebagai semboyan negara Indonesia dan Pancasila sebagai simbol dasar negara dan ideologi serta pandangan hidup, yaitu ideologi Pancasila, prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa sudah sangat tepat dan bagus menurut saya, karena dengan berketuhanan dan agama manusia akan memiliki pedoman hidup dan keyakinan pandangan yang lurus untuk berbuat baik, maka pemerintahan yang dilandasi dengan kesadaran akan ketuhanan dan agama seharusnya akan berjalan dengan baik.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Jawaban :
Demokrasi Indonesia saat ini telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945, seperti dengan adanya kebebasan memeluk agama, yang selaras dengan Pancasila pertama, kebebasan berpendapat dan mufakat, dan keadilan sosial seluruh warga negara, akan tetapi dibeberapa kasus masih terjadi ketidakmerataan keadilan dan hak warga negara yang belum didapatkan secara merata, hal ini yang harus ditingkatkan.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Jawaban :
Menurut Saya tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan karena mereka seharusnya memang menyampaikan suara dan aspirasi masyarakat agar bisa tersampaika, jika mereka hanya mementingkan kepentingan pribadi dan mengabaikan kepentingan bersama maka hal tersebut telah menjadi penyalahgunaan hak kekuasaan dan wewenang yang dimiliki demi keuntungan pribadi.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Jawaban:
Menurut Saya pihak yang sudah melakukan tindakan penyalahgunaan wewenang kekuasaan yang dimiliki maka hal itu sudah tidak bisa dibenarkan, karena kepentingan, kesejahteraan dan kedaulatan warga negara sudah menjadi hak mereka yang harus dipenuhi, jika pihak yang berkuasa telah melakukan tindakan yang justru merugikan masyarakat maka hal tersebut telah melanggar hak mereka. Orang yang memiliki kekuasaan hanya akan memanfaatkan para rakyat untuk kepentingannya sendiri tanpa memikirkan kerugian apa yang akan terjadi pada rakyat kedepanya.
NPM : 2216031122
KELAS : REG B
PRODI : S1 ILMU KOMUNIKASI
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Jawaban :
Artikel tersebut membahas tentang masih kurang baiknya penegakan HAM yang ada di Indonesia, bahkan dikatakan dalam artikel tersebut beberapa Lembaga mencatat bahwa kinerja Indonesia terkait HAM selama 2019 masih buruk, seperti maraknya ketidakmerataan fasilitas seperti jalan transportasi, ataupun kemsikinan yang tinggi, akan tetapi Amnesty International mengakui bahwa Indonesia terus melakukan beberapa langkah reformasi kunci guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik. Misalnya, Indonesia telah meratifikasi hampir semua perjanjian HAM internasional, dan masih terus terlihat berkomitmen untuk meratifikasi, hal positif yang saya dapatkan adalah pemerintah masih terus berusaha untuk meningkatkan pemerataan dalam penangan kasus HAM yang terjadi suapaya keadilan yang merata dapat tercapai.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Jawaban :
Indonesia memiliki beragam adat, budaya, dan agama, yang kemudian disatukan kedalam bhineka tunggal ika sebagai semboyan negara Indonesia dan Pancasila sebagai simbol dasar negara dan ideologi serta pandangan hidup, yaitu ideologi Pancasila, prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa sudah sangat tepat dan bagus menurut saya, karena dengan berketuhanan dan agama manusia akan memiliki pedoman hidup dan keyakinan pandangan yang lurus untuk berbuat baik, maka pemerintahan yang dilandasi dengan kesadaran akan ketuhanan dan agama seharusnya akan berjalan dengan baik.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Jawaban :
Demokrasi Indonesia saat ini telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945, seperti dengan adanya kebebasan memeluk agama, yang selaras dengan Pancasila pertama, kebebasan berpendapat dan mufakat, dan keadilan sosial seluruh warga negara, akan tetapi dibeberapa kasus masih terjadi ketidakmerataan keadilan dan hak warga negara yang belum didapatkan secara merata, hal ini yang harus ditingkatkan.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Jawaban :
Menurut Saya tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan karena mereka seharusnya memang menyampaikan suara dan aspirasi masyarakat agar bisa tersampaika, jika mereka hanya mementingkan kepentingan pribadi dan mengabaikan kepentingan bersama maka hal tersebut telah menjadi penyalahgunaan hak kekuasaan dan wewenang yang dimiliki demi keuntungan pribadi.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Jawaban:
Menurut Saya pihak yang sudah melakukan tindakan penyalahgunaan wewenang kekuasaan yang dimiliki maka hal itu sudah tidak bisa dibenarkan, karena kepentingan, kesejahteraan dan kedaulatan warga negara sudah menjadi hak mereka yang harus dipenuhi, jika pihak yang berkuasa telah melakukan tindakan yang justru merugikan masyarakat maka hal tersebut telah melanggar hak mereka. Orang yang memiliki kekuasaan hanya akan memanfaatkan para rakyat untuk kepentingannya sendiri tanpa memikirkan kerugian apa yang akan terjadi pada rakyat kedepanya.