Kiriman dibuat oleh FAHD SULTAN DZAKI

NAMA : FAHD SULTAN DZAKI
NPM : 2216031122
KELAS : REG B
PRODI : ILMU KOMUNIKASI

Analisi jurnal, SEMANGAT BELA NEGARA DI TENGAH PANDEMI COVID-19 ( THE NATIONAL SPIRIT OF DEFENSE IN THE MIDDLE OF THE COVID-19 PANDEMIC)
Oleh : Syahrul kemal
Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga Negara yang dijiwai oleh kecintaan dan kesetiaan terhadap bangsa dan Negara kesatuan republic Indonesia (NKRI) berdasarkan pancasila dan undang undang dasar 1945 dalam menjalankan kehidupan bangsa dan negar seutuhnya.Bela negara ini adalah wajib bagi warga negara untuk membuktikan kesetiaan dan kecintaanya terhadap negaranya tersebut. Dasar hukum bela negara : Pasal 27 ayat 3 UUD 1945 menaytakan bahwa semua warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara. Pasal 30 ayat 1 UUD 1945 menyatakan bahwa tiap tiap warga Negara berhak dan berkewajiban ikut serta dalam pertahanan dan keamanan Negara. Di tengah adanya wabah covid-19 maka perilaku untuk menjaga negara harus di lakukan dengan lebih baik agar negara di mana kita tinggal tidak menjadi lebih buruk keadaanya.

Salah satu contoh hal yang harus kita lakukan untuk mencegah hal buruk agar tidak seperti saat ini yaitu saat situasi pandemic covid-19 yaitu dengan salalu mengajaga kebersihan, tidak keluar rumah saat tidak ada keperluan yang penting mendesak sekali apabila masih bisa dilakukan dirumah cukup lakukan dirumah saja, serta tidak menyebarkan berita yang belum benar kenyataanya karena berita tersebut bisa membuat hal yang kurang baik cukup kita yang membaca/mendengar jangan disebar luas lagi, Bersatu, gotong royong, bekerja sama adalah salah satu solusi untuk mengatasi masalah yang sedang terjadi. Karena pemerintah memberi himbauan untuk lebih berhati hati, maka untuk melakukan tindakan bela negara di masa covid-19 Kita bisa melakukan isolasi mandiri dengan lingkunga sekitar seperti di daerah komplek sekitar kita bisa melakukan isolasi mandiri dengan itu kita sudah melakukan bela Negara secara mandiri dan membantu para orang yang rentan terkena virus covid-19 karena orang yang sudah tua lebih mudah terkena virus covid-19.

semakin tinggi kesadaran suatu warga Negara tentang bela Negara maka akan semakin kokoh juga Negara tersebut maka yang terjadi konflik di Negara tersebut akan rendah karena kesadaran warganya terhadap bela Negara sangatlah tinggi hingga Negara tersebut bisa maju dan sukses dalam pengembangan negaranya.

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

oleh FAHD SULTAN DZAKI -
NAMA : FAHD SULTAN DZAKI
NPM : 2216031122
KELAS : REG B
PRODI : ILMU KOMUNIKASI

Analisis video, Ketahanan Nasional dari channel Fajar Kurniawan
Ketahanan nasional adalah keulatan, keterampilan, ketangguhan suatu bangsa dan kemampuan menghadapi potensi yang mengancam suatu negara, ancaman bisa datang dari langsung contohnya seperti belanda yang membawa pasukan untuk menjajah Indoinesia, luar , dalam yang mencoba menghancurkan keutuhan negara, dan tidak langsung menguasai dari sektor ekonomi , maka kita sebagai masyarakat wajib untuk mempertahankan negara kita. Yang diserang adalah integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa, tujuan nasional.
Macam-macam ancaman
• Ancaman unsur TRI GATRA
a) Lokasi dan posisi geografis
b) Keadaan dan kekayaan alam
c) Kemampuan penduduk
• Ancaman unsur PANCA GATRA
a) Ideologi, contohnya adalah G30SPKI
b) Politik, contohnya adalah tidak bebas dalam berpendapat
c) Ekonomi, contohnya masyarakat tidak di tanggung jawabi dan sulit dalam membuat usaha tapi orang luar negeri lebih mudah.
d) Sosial budaya,
e) Hankam, contohnya sekelompok masyarakat yang mempertanyakan keberadaan Pancasila
Untuk mengatasi semua ancaman ini, maka bisa menggunakan
• Keperwujudan aspek alamiah, (TRI GATRA)
a) Peningkatan potensi laut dan darat
b) Kesadaran nasional pemanfaatan sumber daya alam yang ada
c) Peningkatan pendidikan.
• Perwujudan aspek sosial (PANCA GATRA)
a) Ideologi : Rangkaian nilai mampu menampung aspirasi,
b) Politik : Demokrasi, keseimbangan input dan output
c) Ekonomi : sarana, modal, dan teknologi
d) Sosbud : tradisi, pendidikan, dan kepemimpinan
e) Hankam : partisipasi dan kesadaran masyarakat