Kiriman dibuat oleh Annisa Novirda Safitri

Nama : Annisa Novirda Safitri
NPM : 2216031143
Kelas : Reguler A
Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI PERGURUAN TINGGI: HAKEKAT DAN PENTINGNYA PKN
Kanal Youtube : Ahmad Nasir Ari Bowo
Tanggal upload : 22 Agustus 2019

A. Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan
Pendidikan Kewarganegaraan adalah sebuah usaha untuk menyiapkan pendidikan moral bangsa kepada peserta didik tentang pentingnya hidup bermasyarakat dan bernegara sebagai rakyat yang cinta, setia, berani berkorban, mau membela bangsa dan negara. Selain itu, Pendidikan Kewarganegaraan juga melatih peserta didik untuk berpikir kritis, analisis, dan demokratis yang berdasarkan Pancasila.

B. Landasan ideal dan landasan hukum Pendidikan Kewarganegaraan

Landasan ideal, meliputi :
- Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa
- Pancasila sebagai ideologi negara

Landasan Hukum Pendidikan Kewarganegaraan, meliputi :
- Pembukaan UUD 1945
- Batang tubuh 1945
- UU nomor 20 tahun 1982
- UU nomor 20 tahun 2003
- SK dirjen DIKTI nomor 43 tahun 2006.

C. Sumber Historis, Sosiologis & Politik PKn

1. Substansi: dimulai sebelum Indonesia merdeka.
2. diperlukan oleh masyarakat untuk menjaga, memelihara, dan mempertahankan eksistensi negara-bangsa
3. Dokumen Kurikulum: Kewarganegaraan (1957), Civics (1962), Kewarganegaran Negara (1968), dan seterusnya hingga terakhir pada tahun 2013 yaitu KKMI.

D. Dinamika, Esensi, dan Urgensi PKn
PKn perlu mendorong warga negara agar mampu memanfaatkan pengaruh positif perkembangan iptek untuk membangun negara-bangsa.
masa depan PKn sangat ditentukan oleh eksistensi konstitusi negara dan bangsa Indonesia.
Annisa Novirda Safitri (2216031143) Reg A

Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
=> 1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa menjelaskan keseimbangan antara kehendak, kerasionalan, akal dan rasa. Didalam ilmu komunikasi, manusia biasa melakukan komunikasi intrapersonal seperti berdoa dan bersyukur atas pemberian akal, ini sebagai landasan etika untuk menghadapi perkembangan IPTEK di tengah persaingan global.
2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab menekankan harus ada cara-cara yang berperikemanusiaan dan tidak merugikan manusia individual maupun umat manusia yang sekarang maupun yang akan datang agar bisa menyejahterakan manusia. Dalam disiplin ilmu saya ada yang namanya psikologi komunikasi yang bisa digunakan sebagai landasan etika antara komunikan dan komunikator sehingga bisa mencapai keadilan bersama.
3. Sila Persatuan Indonesia, ditujukan untuk seluruh tanah air dan bangsa secara merata. sila ini memberikan kesadaran bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia dapat meningkat dan terus bersatu ditengah persaingan global.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, Sila ini menekankan agar membuka kesempatan yang sama bagi semua warga untuk dapat mengembangkan IPTEK.
5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, Sila ini menekankan bahwa dalam pengembangan IPTEK harus didasarkan pada keseimbangan dan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.

2. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
=> Harapan saya adalah pemimpin bangsa Indonesia harus bisa menjadi teladan bagi masyarakat dalam mengamalkan pancasila yang merupakan pedoman hidup bangsa. Pengamalan tersebut juga harus disertai dengan etika dan moral.