Annisa Novirda Safitri (2216031143) Reguler A
A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
=> Saya setuju dengan berita tersebut. Sepertinya memang sudah menjadi budaya di masyarakat untuk lebih mempercayai informasi yang ia sukai ketimbang informasi yang valid. Cara Mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs versi saya yaitu dengan mencermati situs sumber informasi, tidak hanya membaca dari satu sumber saja, Kritis terhadap informasi yang didapatkan karena seringkali saya menemukan berita yang judulnya memprovokasi, oleh karena itu penting bagi saya untuk tidak termakan mentah-mentah dan mengecek fakta lapangannya seperti apa.
B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
=> Ada banyak sekali pengaruhnya, salah satunya dengan adanya IPTEK saat ini semua kalangan masyarakat dari berbagai umur bisa mengakses internet, banyak video yang mengandung unsur pornografi di media sosial yang dipertontonkan bebas tanpa batas usia. Contoh lainnya seperti perundungan yang dilakukan kepada seseorang di media sosial hanya karena postingannya yang sangat tidak fashionable dan terlihat kampungan menimbulkan cacian. Ini melenceng dari sila kedua pancasila yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Solusi yang tepat adalah dengan sosialisasi sebagai tindakan preventif untuk masyarakat agar menerapkan etika dan norma dalam penggunaan IPTEK.
C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
=> Solusinya adalah dengan melakukan komunikasi melalui media massa. Sebab media massa ini memiliki banyak sekali dampak positif jika digunakan dengan baik. Mirisnya produk lokal yang tidak berkembang akibat produk impor yang menarik banyak peminat masyarakat Indonesia. Padahal dengan adanya media massa, bisa menjadi ladang bisnis untuk memajukan produk lokal. Penjual bisa berkomunikasi dengan khalayak sebagai bentuk promosi.
A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
=> Saya setuju dengan berita tersebut. Sepertinya memang sudah menjadi budaya di masyarakat untuk lebih mempercayai informasi yang ia sukai ketimbang informasi yang valid. Cara Mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs versi saya yaitu dengan mencermati situs sumber informasi, tidak hanya membaca dari satu sumber saja, Kritis terhadap informasi yang didapatkan karena seringkali saya menemukan berita yang judulnya memprovokasi, oleh karena itu penting bagi saya untuk tidak termakan mentah-mentah dan mengecek fakta lapangannya seperti apa.
B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
=> Ada banyak sekali pengaruhnya, salah satunya dengan adanya IPTEK saat ini semua kalangan masyarakat dari berbagai umur bisa mengakses internet, banyak video yang mengandung unsur pornografi di media sosial yang dipertontonkan bebas tanpa batas usia. Contoh lainnya seperti perundungan yang dilakukan kepada seseorang di media sosial hanya karena postingannya yang sangat tidak fashionable dan terlihat kampungan menimbulkan cacian. Ini melenceng dari sila kedua pancasila yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Solusi yang tepat adalah dengan sosialisasi sebagai tindakan preventif untuk masyarakat agar menerapkan etika dan norma dalam penggunaan IPTEK.
C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
=> Solusinya adalah dengan melakukan komunikasi melalui media massa. Sebab media massa ini memiliki banyak sekali dampak positif jika digunakan dengan baik. Mirisnya produk lokal yang tidak berkembang akibat produk impor yang menarik banyak peminat masyarakat Indonesia. Padahal dengan adanya media massa, bisa menjadi ladang bisnis untuk memajukan produk lokal. Penjual bisa berkomunikasi dengan khalayak sebagai bentuk promosi.