Kiriman dibuat oleh Athaya Nur Fajrina Ibrahim

Analisis Jurnal Tantangan Dan Penguatan Ideologi Pancasila Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0
Nama : Athaya Nur Fajrina Ibrahim
NPM : 2216031101
Kelas : Reguler A

Dari jurnal tersebut dapat disimpulkan bahwa yang menjadi pokok pertama tantangan dan penguatan ideologi Pancasila dalam menghadapi revolusi industri 4.0 adalah dengan meningkatkan Sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Pancasila memiliki potensi untuk kehilangan eksistensi sebagai ideologi di gelombang revolusi industri 4.0, apabila pemerintah selaku penyelenggara negara dan masyarakat pada umumnya tidak bekerja sama untuk saling menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya nilai-nilai Pancasila bagi kehidupan bersama dimasa yang akan datang. Diharapkan kedepan, pemerintah Indonesia dapat membuat suatu kebijakan yang mencerminkan nilai Pancasila dan Konstitusi untuk mengatur persoalan menyangkut penemuan dan perkembangan sains serta teknologi di Indonesia. Pada tingkat paling ekstrim hasil kebijakan tersebut adalah, bahwa segala penemuan, perkembangan dan evolusi sains serta teknologi di era revolusi 4.0 harus sesuai dengan nilai dan kaidah dari ideologi Pancasila.

Pancasila sebagai ideologi dalam berbagai bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Ia berperan dan berfungsi sebagai dasar dan sekaligus tujuan dari berbagai bidang kehidupan yang terus berkembang itu seirama dengan perkembangan aspek masyarakat dan perubahan zaman dari masa ke masa.

Revolusi Industri 4.0 merupakan sebuah persoalan yang akan menjadi tantangan besar bagi Negara Indonesia agar dapat bersaing dengan Negara-negara luar, sehingga Negara Indonesia menjadi Negara yang kuat yang berasaskan kepada Ideologi Pancasila. Dalam menghadapi tantangan revolusi 4.0 bangsa Indonesia harus menanamkan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan dan kerakyatan, serta berasaskan kepada keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia.

Menurut saya, benar dikatakan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) perlu ditingkatkan untuk menghadapi revolusi 4.0 sebagai penguatan ideologi Pancasila dengan cara-cara yang telah dijelaskan, yaitu (1) Membumikan Pancasila dalam perkembangan revolusi 4.0. dengan cara, meningkatkan Pemahaman Pancasila, mengurangi eksklusivisme sosial, mengurangi kesenjangan sosial, meningkatkan wawasan Pancasila bagi penyelenggara Negara serta menjadikan Pancasila sebagai keteladanan dalam menghadapi revolusi industri 4.0, (2) Penguatan Pancasila dalam menghadapi revolusi industri 4.0 adalah dengan meningkatkan Sumber daya manusia Indonesia yang unggul sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, (3) Mempertahankan eksistensi Pancasila sebagai Ideologi Negara Indonesia.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Diskusi 2

oleh Athaya Nur Fajrina Ibrahim -
Nama : Athaya Nur Fajrina Ibrahim
NPM : 2216031101
Kelas : Reguler A

Menurut pendapat saya, teknologi tentunya tidak akan terlepas dari kehidupan manusia saat ini. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. Dewasa ini, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia. Dalam kemajuannya, tentu kita sebagai masyarakat dunia dimudahkan dengan perkembangan teknologi yang semakin modern. Globalisasi juga mempersempit ruang dan mempersingkat waktu, sehingga seolah-olah terhapusnya batas antar-negara.

Hal ini dapat dimanfaatkan untuk berkembangnya sektor ekonomi negara. Globalisasi ekonomi mendorong ekonomi dunia untuk terus tumbuh. Tak hanya parsial dan sektoral, perekonomian dunia tumbuh secara menyeluruh. Hal tersebut disebabkan karena adanya industri yang lokasinya berubah sehingga mendorong efisiensi. Pendapatan yang meningkat di negara-negara berkembang sebagai buah dari bebasnya perdagangan berskala internasional juga menjadi dampak positif dari globalisasi ekonomi. Peningkatan pendapatan itu pada akhirnya mampu menekan angka kemiskinan di dunia.

Namun pada kenyataannya, dampak positif dari kemajuan teknologi dari globalisasi ini acapkali tidak sesuai dengan sila kelima, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kesenjangan dapat terjadi pada negara ini. Hal ini disebabkan karena tidak meratanya wilayah yang mendapatkan dampak langsung dari kemajuan teknologi. Wilayah perkotaan biasanya mendapatkan penghasilan yang lebih besar dibanding pedesaan karena memiliki akses yang juga lebih besar terhadap perdagangan global. Ketimpangan ini menjadi risiko yang tak bisa dihindari, meskipun di sisi lain globalisasi memberikan dampak nyata terhadap ekonomi secara keseluruhan.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> forum Diskusi 1

oleh Athaya Nur Fajrina Ibrahim -
Nama : Athaya Nur Fajrina Ibrahim
NPM : 2216031101
Kelas : Reguler A

Menurut pendapat saya, Pendidikan Pancasila merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran kolektiv masyarakat betapa urgensi dan vitalnya Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Melihat kenyataan dalam masyarakat terutama pada kalangan mahasiswa, sebenarnya bukan pancasila yang terpengaruh oleh perkembangan teknologi informasi melainkan masyarakat itu sendiri. Memberi pengaruh baik atau buruk terhadap pancasila tergantung bagaimana masyarakat sebagai penganut ideologi pancasila menyikapi perkembangan teknologi informasi tersebut. Pesatnya perkembangan teknologi informasi memudahkan masuknya berbagai macam pengaruh dari luar yang bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Jika hal tersebut dibiarkan akan menyebabkan nilai-nilai luhur pancasila dalam masyarakat terkikis bahkan habis tergilas budaya barat yang berkembang.

Oleh karenanya diperlukan Pendidikan Pancasila untuk mengatasi permasalahan tersebut. Apabila masyarakat, khususnya kita sebagai mahasiswa mengambil pelajaran atau nilai yang didapat dari Pendidikan Pancasila dan menerapkannya di kehidupan sehari-hari, perkembangan teknologi atau budaya dari luar yang bertentangan dengan sila Pancasila akan tersaring dan tidak dapat celah untuk masuk menggantikan nilai-nilai luhur Pancasila. Misalnya, kita tidak mengikuti gaya pakaian kebarat-baratan yang bersifat terbuka karena tahu bahwa hal tersebut bertentangan dengan nilai-nilai luhur serta nilai dari Pancasila.
Analisis Jurnal Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Nama : Athaya Nur Fajrina Ibrahim
NPM : 2216031101
Kelas : Reguler A

Dari Jurnal tersebut dapat disimpulkan bahwa yang menjadi akar permasalahan yang dihadapi adalah apakah nilai-nilai dalam pancasila yang selama ini menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia terpengaruh perkembangan teknologi informasi. Pancasila merupakan nilai-nilai luhur bangsa, bahkan tidak diragukan lagi mayoritas bangsa Indonesia ini berpendapat bahwa Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pandangan hidup masyarakat Indonesia yang tidak tergantikan.

Teknologi merupakan aplikasi dari kreativitas manusia berkaitan dengan alat dan bahan, serta diwujudkan dalam bentuk materi yang digunakan untuk membantu tercapainya kebutuhan manusia. Pesatnya perkembangan teknologi informasi memudahkan masuknya berbagai macam pengaruh dari luar yang bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Jika hal tersebut dibiarkan akan menyebabkan nilai-nilai luhur pancasila dalam masyarakat terkikis atau bahkan tergantikan oleh budaya barat. Oleh karenanya, perlu adanya pemulihan kembali kesadaran bangsa tentang nilai-nilai sila dari Pancasila dalam kehidupan masyarakat terutama mahasiswa melalui mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila.

Dari hasil akhir penelitian tersebut dapat dikatakan bahwa secara umum responden dalam penelitian ini dapat menyikapi perkembangan Iptek dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat pada indikatornya hasil kuisioner dengan skor di atas 80. Menurut responden Kemajuan teknologi saat ini harus digunakan dengan baik dan penuh tanggung jawab. Perkembangan Iptek yang ada dimanfaatkan untuk mempermudah proses belajar, untuk bertransaksi dan berbisnis dalam bidang bidang perdagangan.

Menurut saya, kita sebagai mahasiswa wajib untuk tetap berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan Iptek bisa membantu pembangunan dan perkembangan Negara. Untuk itu diperlukannya Pendidikan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat dan harus diajarkan serta diterapkan sejak dini.