Posts made by RITNA EFFENDI

Nama : Ritna Effendi
NPM : 2216031155
Kelas : Reguler A
Prodi : Ilmu Komunikasi

Analisis Soal
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Jawab:
Isi artikel ini membahas tentang penegakan Hak Asasi Manusia di Indonesia. Dalam artikel ini, kita dapat memahami tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam perlindungan HAM di negara ini. Artikel ini juga membahas pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi dan pentingnya mengatasi isu-isu tersebut. Setelah membaca artikel ini, saya menemukan satu hal positif yaitu kesadaran yang lebih besar tentang pentingnya menghormati hak asasi manusia di Indonesia. Artikel ini dapat menginspirasi individu dan kelompok untuk terlibat dalam advokasi dan tindakan yang mendukung penegakan hak asasi manusia, serta memotivasi pemerintah untuk mengambil langkah-langkah yang lebih efektif dalam melindungi hak asasi manusia.

B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Jawab :
Demokrasi Indonesia berakar pada nilai-nilai budaya/adat asli bangsa Indonesia. Pendapat saya tentang prinsip demokrasi Indonesia Ketuhanan Yang Maha Esa adalah bahwa prinsip ini mencerminkan nilai-nilai agama dan keragaman yang merupakan bagian integral dari budaya Indonesia. Adanya asas ini menunjukkan kesadaran akan pentingnya mengakui dan menghormati keberagaman agama dan kepercayaan di Indonesia dalam konteks demokrasi. Demokrasi yang berketuhanan Yang Maha Esa tidak menuntut negara untuk menganut suatu agama tertentu atau mendiskriminasikan agama lain. Sebaliknya, prinsip ini menekankan pentingnya keragaman dan toleransi dalam kehidupan berdemokrasi. Hal ini sejalan dengan semangat Pancasila sebagai dasar negara Indonesia yang mengakui keberagaman agama dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Jawab :
Saya memiliki sikap yang tidak setuju terhadap anggota parlemen yang menggunakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik pribadi yang bertentangan dengan kepentingan masyarakat. Sebagai wakil rakyat, tugas utama anggota parlemen adalah mewakili kepentingan masyarakat yang mereka wakili, mendengarkan aspirasi dan masalah yang dihadapi, serta bertindak untuk kepentingan umum secara keseluruhan. Mengabaikan kepentingan nyata masyarakat demi agenda politik pribadi adalah tindakan yang tidak etis dan merugikan. Hal ini melanggar prinsip-prinsip demokrasi di mana pemimpin terpilih harus bertindak untuk kepentingan rakyat dan berjuang untuk keadilan. Untuk mengatasi masalah ini, perlu adanya pengawasan publik yang lebih ketat terhadap kinerja anggota parlemen, pelaksanaan pemilihan umum yang transparan dan bertanggung jawab, serta sanksi yang tegas terhadap anggota parlemen yang terbukti bersalah.

D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Jawab:
Sikap saya tentu tidak setuju dengan hal tersebut sebab dalam sistem demokrasi yang baik, anggota parlemen seharusnya menjadi perwakilan rakyat yang memperjuangkan kepentingan dan aspirasi masyarakat yang mereka wakili. Mereka memiliki tanggung jawab untuk mendengarkan pendapat dan kebutuhan rakyat serta membuat keputusan yang berlandaskan pada kepentingan publik. Jika anggota parlemen menggunakan posisi dan suara mereka untuk keuntungan pribadi atau kelompok tertentu, hal ini dapat merusak integritas sistem demokrasi dan mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintah dan lembaga demokratis. Transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi aktif dari masyarakat adalah penting dalam mengatasi masalah semacam ini.

E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Jawab:
Ini sering sekali terjadi, banyak pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat, terlebih sekarang sedang gencar gencarnya pemilihan presiden 2024 mendatang. Partai partai besar mengandalkan sosok yg dianggap tokoh besar itulah senjata mereka karena mereka punya tujuan, punya politik untuk menguasai atau bahkan memanipulasi emosi rakyat untuk tujuan tertentu, bagus kalau tujuannya baik, kalau sebaliknya? Peristiwa ini bisa mengkikis konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini, seperti terjadinya kasus korupsi, dipersulitnya kebebasan berpendapat ataupun berekspresi dan lain sebagainya. Akan tetapi haal ini bisa kita cegah dengan tidak terpengaruh dengan publik figur yang kharismatik, karena bisa jadi karisma yang ditunjukkan di publik bertolak belakang dengan prilakunya dibelakang layar, mengetahui seluk beluknya sebelum memilih pemimpin, siapa tahu ada track record jelek yang ditutupi dan hanya menonjolkan sisi karismatiknya tersebut.
NAMA : RITNA EFFENDI
NPM : 2216031155
KELAS : REGULER A
PRODI : ILMU KOMUNIKASI

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Konflik komunal dapat menyebabkan ketegangan antara kelompok-kelompok etnis, agama, atau suku yang berbeda. Penyelesaiannya memerlukan upaya kolaboratif antara pemerintah, komunitas lokal, dan pihak terkait lainnya, seperti dialog antarkelompok, pendekatan rekonsiliasi, dan pengembangan program pembangunan bersama. Hal positif yang dapat diambil setelah membaca artikel semacam itu adalah kesadaran akan kompleksitas konflik dan upaya-upaya yang dilakukan untuk mencapai perdamaian dan kerukunan di daerah tersebut.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Tanpa konsepsi Wawasan Nusantara, wilayah dan bangsa Indonesia mungkin menghadapi beberapa tantangan. Konsepsi Wawasan Nusantara merupakan konsep yang menekankan persatuan, kesatuan, dan keutuhan Indonesia sebagai negara kepulauan dengan beragam suku, agama, budaya, dan bahasa. Tanpa konsepsi ini, mungkin terjadi pemisahan atau pertikaian antarwilayah yang dapat mengancam integritas nasional.
Selain itu, tanpa konsepsi Wawasan Nusantara, pengembangan ekonomi, infrastruktur, dan kesejahteraan di seluruh wilayah Indonesia mungkin tidak akan menjadi prioritas yang sama pentingnya. Ketidakseimbangan pembangunan antarwilayah dapat menyebabkan ketidakpuasan dan ketidakstabilan sosial-politik.
Konsepsi Wawasan Nusantara juga penting untuk mengelola sumber daya alam yang melimpah di wilayah Indonesia secara berkelanjutan dan adil. Tanpa visi ini, risiko eksploitasi berlebihan, kerusakan lingkungan, dan konflik kepentingan antarwilayah dapat meningkat.
Secara keseluruhan, konsepsi Wawasan Nusantara penting untuk memperkuat persatuan, mempromosikan pembangunan yang merata, mengelola sumber daya alam dengan bijak, dan mendorong stabilitas nasional di Indonesia.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Konsepsi Wawasan Nusantara dapat berperan penting dalam mencegah timbulnya konflik seperti yang terjadi di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Berikut adalah beberapa cara konsepsi Wawasan Nusantara dapat membantu:

Mempromosikan persatuan dan kerukunan: Konsepsi Wawasan Nusantara menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan Indonesia. Dengan mengedepankan semangat persaudaraan antarwilayah dan keragaman budaya, konflik komunal dapat diatasi melalui dialog dan pendekatan rekonsiliasi.
Mendorong dialog antarkelompok: Wawasan Nusantara menganjurkan dialog dan komunikasi yang intens antara kelompok-kelompok yang berbeda. Melalui dialog terbuka dan inklusif, perbedaan dan ketegangan dapat diselesaikan secara damai dan saling menghormati.

Melalui pendekatan ini, konsepsi Wawasan Nusantara dapat berperan dalam mencegah timbulnya konflik dan mempromosikan perdamaian serta kerukunan di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste maupun di seluruh Indonesia.
Nama : Ritna Effendi
NPM : 2216031155
Kelas : Reguler A
Prodi : Ilmu Komunikasi

Video yang berjudul "Geopolitik Indonesia" di-posting oleh akun yesa Creative dibahas tentang pengertian geopolitik, geopolitik merupakan ilmu dalam penyelenggaraan negara dan dalam pengambilan kebijakannya dikaitkan dengan kondisi geografi suatu bangsa. Macam-Macam tokoh Teori Geopolitik: Frederich Ratzel, Rudolf Kjellen, Karl Haushofer, Halford Mackinder, itik Alfred Thayer Mahan, Guillo Douhet, William Mitchel, Saversky, dan JFC
Fuller.

Geopolitik dikenalkan pertama kali oleh bapak presiden pertama Indonesia, Ir.Soekarno pada sidang BPUPKI 1 Juni 1945. Prinsip geopolitik Indonesia, Indonesia dengan kondisi geografis berbentuk kepulauan dan laut sebagai penyatu antar pulau-pulau tersebut. Dalam hal ini Geopolitik Indonesia memfokuskan dalam hal membangun kesatuan bangsa dalam suatu wilayah, tidak mementingkan dalam hal wilayah. Pancasila sebagai ideologi nasional digunakan dalam pertimbangan dasar dalam menentukan politik nasional.