Nama: Lusi Susanti
Npm: 2256031048
Kelas: Paralel (Man B)
Analisis Jurnal “Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani”
Hasil Analisis
Pendidikan Kewarganegaraan merupakan pendidikan yang sangat penting untuk mendidik karakter bangsa Indonesia, untuk menjadi warga Indonesia yang aktif, kritis demokratis, dapat mengembangkan kultur demokrasi yang berkeadaban yaitu kebebasan, persamaan, toleransi dan tanggungjawab. pemerintahan Demokrasi merupakan bentuk pemerintahan di tangan rakyat yang mengandung arti yaitu: pemerintahan dari rakyat, pemerintahan oleh rakyat dan pemerintahan untuk rakyat.
Demi terciptanya proses demokrasi, setelah terbentuknya sebuah pemerintahan demokratis, negara wajib untuk membuka saluran-saluran demokrasi sebagai sarana untuk menyalurkan pendapatnya secara bebas dan aman dengan cara melalui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Partai politik, saluran fasilitas umum atau ruang publik sebagai sarana interaksi sosial seperti radio, televisi, media sosial.
Agar menjadi negara demokrasi yang matang, demokrasi Indonesia dapat sejalan dengan ruang penguatan nasionalisme berdasarkan empat konteks dasar kebangsaan Indonesia, yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka. Tunggal Ika.
Npm: 2256031048
Kelas: Paralel (Man B)
Analisis Jurnal “Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani”
Hasil Analisis
Pendidikan Kewarganegaraan merupakan pendidikan yang sangat penting untuk mendidik karakter bangsa Indonesia, untuk menjadi warga Indonesia yang aktif, kritis demokratis, dapat mengembangkan kultur demokrasi yang berkeadaban yaitu kebebasan, persamaan, toleransi dan tanggungjawab. pemerintahan Demokrasi merupakan bentuk pemerintahan di tangan rakyat yang mengandung arti yaitu: pemerintahan dari rakyat, pemerintahan oleh rakyat dan pemerintahan untuk rakyat.
Demi terciptanya proses demokrasi, setelah terbentuknya sebuah pemerintahan demokratis, negara wajib untuk membuka saluran-saluran demokrasi sebagai sarana untuk menyalurkan pendapatnya secara bebas dan aman dengan cara melalui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Partai politik, saluran fasilitas umum atau ruang publik sebagai sarana interaksi sosial seperti radio, televisi, media sosial.
Agar menjadi negara demokrasi yang matang, demokrasi Indonesia dapat sejalan dengan ruang penguatan nasionalisme berdasarkan empat konteks dasar kebangsaan Indonesia, yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka. Tunggal Ika.