Posts made by NUR RAHMA RIFTYANI

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Diskusi

by NUR RAHMA RIFTYANI -
Nur Rahma Riftyani (2216031131)
Reguler A

1. bagaimana nilai pancasila jika tidak diterapkan dengan baik pada kemajuan teknologi dan apakah kaitannya tentang perkembangan teknologi dengan nilai pancasila?
Jika nilai Pancasila tidak diterapkan dengan seiring berjalannya kemajuan teknologi maka kemajuan tersebut dapat menyebabkan timbulnya beberapa dampak yang negatif diantaranya perubahan akan cara pandang manusia tentang kehidupan, berbahaya terhadap eksistensi manusia dimasa yang akan datang dan dapat mengancam nilai-nilai khas yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Maka dari itu, perkembangan teknologi sangatlah berkaitan dengan Pancasila karena Pancasila merupakan sistem nilai acuan, kerangka-kerangka berpikir, pola acuan berpikir atau jelasnya sebagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan, kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan bagi yang menyandangnya sehingga Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional termasuk juga dalam perkembangan teknologi.

2. apakah pengaruh penting IPTEK dengan kemajuan perekonomian di negara Indonesia dan kaitkan terkait Implementasi nilai sila ke 5?
Pesatnya kemajuan IPTEK membawa dampak bagi perkembangan ekonomi di Indonesia. Dengan teknologi yang sudah semakin canggih mampu meningkatkan produktivitas dunia industri di Indonesia baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis-jenis produksi di berbagai bidang. Proses investasi dan reinvestasi yang dipengaruhi teknologi dapat berlangsung secara besar-besaran yang nantinya akan semakin meningkatkan produktivitas dunia ekonomi di Indonesia. Menurut saya hal ini sudah cukup sesuai dengan sila kelima yang berbunyi "keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia", yang menjelaskan bahwa pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan Kemanusiaan (manusia dengan diri sendiri, tuhan, manusia lain, masyarakat, bangsa dan negara serta lingkungan).
Nur Rahma Riftyani (2216031131)
Reguler A

Hubungan antara IPTEK dan nilai-nilai Pancasila.

Pancasila sebagai sistem nilai acuan, kerangka-kerangka berpikir, pola acuan berpikir atau jelasnya sebagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan, kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan bagi yang menyandangnya sehingga Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional sangatlah diperlukan di era perkembangan IPTEK yang semakin pesat seperti saat ini. Perkembangan IPTEK menimbulkan beberapa dampak yang negatif diantaranya perubahan akan cara pandang manusia tentang kehidupan, berbahaya terhadap eksistensi manusia dimasa yang akan datang dan dapat mengancam nilai-nilai khas yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Oleh karena itu lah pengembangan keilmuan haruslah disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan IPTEK tidak melenceng dan masih sesuai dengan nilai-nilai dan aturan-aturan yang telah dimilliki bangsa Indonesia pada dasar Pancasila.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by NUR RAHMA RIFTYANI -
Nur Rahma Riftyani (2216031131)
Reguler A

Tanggapan saya mengenai jurnal terlampir :
Judul : URGENSI PENEGASAN PANCASILA
SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK
Penulis : Ika Setyorini
Vol. IV No. 02, November 2018

Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional. Artinya niali-nilai dasar Pancasila secara normatif menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolakukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalan kan di Indonesia. Pancasila sebagai sumber nilai dalam pengembanagan iptek adalah, Pertama bahwa pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religius masyarakat. Kedua, ilmu pengetahuan ditujukan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan. Ketiga, iptek merupakan yang menghomogenisasikan budaya. Keempat, Prinsip demokrasi akan menuntut bahwa pengusaan IPTEK harus merata kesemu lapisan masyarakat karena pendidikan adalah tuntutan masyarakat. Kelima, Kesenjanagan dalam dalam penguasaan iptek harus dipersempit terus menerus sehingga semakin merata sebaga salah satu prinsip keadilan.

Sumber historis pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu baru mulai dirasakan sebagai kebutuhan yang mendesak sekitar 1980-an. Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat. Sumber Politis Pancasila sebagai dasar nila pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Artikel pertemuan 13

by NUR RAHMA RIFTYANI -
Nur Rahma Riftyani (2216031131)
Reguler A

Tanggapan saya mengenai artikel terlampir :
Judul : TANTANGAN DAN PENGUATAN IDEOLOGI PANCASILA DALAM MENGHADAPI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Penulis : Nurul Fadilah
Journal of Digital Education, Communication, and Arts
Article History
Vol. 2, No. 2, September 2019, 66-78.

Pancasila merupakan sebuah ideologi bangi bangsa Indonesia sebab Pancasila merupakan suatu kepercayaan yang dianggap satu-satunya ideologi yang paling tepat dalam menjalan system kenegaraan republik Indonesia. Pancasila merupakan science of ideas dari founding father kita seperti Ir. Soekarno, Soepomi, M. Yamin, dan KH. Bagus Hadikusumo dan tokoh-tokoh nasional yang terlibat dalam penyusunan Ideologi Pancasila tanpa terkecuali. Pancasila merupakan Lima dasar disepakati bersama oleh bangsa Indonesia melalui founding Father yang harus dijalan bangsa Indonesia dalam system kehidupan social maupun system kenegaraan, meliputi :
1. Ketuhanan yang maha esa
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Dengan lima dasar ini lah yang menjadi landasan kita dalam menghadapi kehidupan tantangan Ideologi Pancasila dari berbagai terjangan ideologi dunia dan kebudayaan global. Seperti tantangan menghadapi atheisme, Individualisme, dan kapitalisme. Pancasila menghadapi tantangan dalam sikap prilaku kehidupan yang menyimpang dari norma-norma masyarakat umum, tantangan terbesar dalam pada masa sekarang ini adalah tantangan narkoba dan terorisme (Direktorat Jendral Pembelajaran dan kemahasiswaan Kemenristek dikti, 2016: 125-126).
Pentingnya Pancasila sebagai ideologi Negara adalah untuk memperlihatkan peran ideologi sebagai penuntun moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga ancaman-ancaman yang datang untuk negeri ini dapat dicegah dengan cepat. Ideologi Pancasila merupakan ideologi terbuka sehingga ideologi Pancasila sangat terbuka, dinamis, serta dapat menyesuaikan perkembangan zaman yang terjadi di dalam maupun di luar negeri, baik dari segi perubahan sosial maupun dalam bentuk perubahan atau dikenal dengan revolusi.

Revolusi merupakan sebuah perubahan pradigma mengenai sistem perekonomian. Revolusi pertama kali dalam catatan sejarah terjadi di tanah Inggris yang lebih dikenal dengan revolusi industri 1.0 sampai revolusi industri 4.0.
Revolusi industri 4.0 banyak membawa perubahan dalam kehidupan manusia. 4.0 secara fundamental telah mengubah cara beraktivitas manusia dan memberikan pengaruh yang besar terhadap dunia kerja. Pengaruh positif 4.0 berupa efektifitas dan efisiensi sumber daya dan biaya produksi meskipun berdampak pada pengurangan lapangan pekerjaan. 4.0 membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dalam literasi digital, literasi
teknologi, dan literasi manusia. (Yahya, 2018:28)
Revolusi industri 4.0 indonesia akan mendorong 10 prioritas nasional dalam inisiatif making Indonesia 4.0 yang bersifat lintas sektoral yaitu:
1. Perbaikan alur aliran barang dan material
2. Desain ulang zona industri
3. Mengakomodasi standar-standar berkelanjutan
4. Memberdayakan UMKM
5. Membangun infrastruktur digital nasional
6. Menarik minat investasi asing
7. Peningkatan kualitas SDM
8. Pembangunan ekosistem Inovasi
9. Insentif untuk investasi Teknologi
10. Harmonisasi aturan kebijakan (Kemeneterian Peran, 2019 :6-7 )
Revolusi Industri 4.0 merupakan sebuah persoalan yang akan menjadi tantangan besar bagi Negara Indonesia agar dapat bersaing dengan Negara-negara luar, sehingga Negara Indonesia menjadi Negara yang kuat yang berasaskan kepada Ideologi Pancasila. Dalam menghadapi tantangan revolusi 4.0 bangsa Indonesia harus menanamkan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan dan kerakyatan, serta berasaskan kepada keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dengan hadirnya revolusi Industri 4.0 memberikan suatu tantangan baru dalam pengembangan ideologi
Pancasila disebabkan Pancasila harus menjalankan fungsinya sebagai ideologi terbuka, dinamis dan aktual. Sepuluh strategi perioritas nasional dalam making 4.0 tersebut haruslah diletakkan pada peningkatan harkat martabat serta kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia merupakan hasil pemikiran yang dituangkan dalam suatu rumusan rangkaian kalimat dengan mengandung satu pemikiran bermakna untuk dijadikan dasar, azas, pedoman hidup dan kehidupan bersama dalam negara Indonesia merdeka.
Metode pembelajaran yang digunakan dalam pendidikan Pancasila juga harus pula mengikuti perkembangan zaman yang sesuai dengan era sekarang. Pancasila sangat diharapkan dapat dipahami dan diterima oleh generasi sekarang yang pada dasarnya merupakan generasi yang sangat jauh dan pastinya tidak terlibat langsung dengan proses-proses pembentukan Pancasila itu sendiri. Jadi penguatan ideologi Pancasila dalam menghadapi revolusi industri 4.0 sangatlah penting untuk ditanamkan melalui hal sekecil apapun.