Posts made by Annisa Putri Ramadhani

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Diskusi

by Annisa Putri Ramadhani -
Annisa Putri Ramadhani_2216031068_Reg B

1. Iptek diciptakan dan dikembangkan oleh manusia maka tidak heran jika pada pengembangannya membawa keegoisan dan keserakahan di dalammya. Maka dari itu perlu adanya penanaman nilai Pancasila di dalamnya. Pancasila sebagai dasar nilai moral dan budaya. Karena iptek tanpa nilai itu berbahaya, perkembangan iptek jika tidak dibarengi dengan penguatan nilai nilai moral masyarakat dapat membawa dampak buruk. Seperti perkembangan teknologi internet dan media massa yang begitu pesat saat ini, jika perkembangn tersebut tidak dibarengi dengan penguatan nilai Pancasila sebagai pedoman etika dan moralnya maka akan menimbulkan banyak masalah seperti adanya hate speech, cyber bullying, pencemaran nama baik, hingga kasus kriminal lainnya. Perekmbangan teknologi membawa pengaruh yang sangat kuat dan luas, perekmbangan teknologi tersebut juga membawa perubahan yang cukup besar dan signifikan sehingga Pancasila dan nilai-nilainya sangat diperlukan untuk menjadi filter atau penyaring segala bentuk pengaruh perkembangan iptek tersebut agar tidak terjadi penyimpangan dalam masyarakat.

2. Kemajuan teknologi memiliki dampak yang sangat luas, salah satunya pada bidang ekonomi. Kemajuan teknologi tersebut membawa banyak perubahan pada perekomian di Indonesia. Kemajuan teknologi yang diiringi dengan majunya ilmu pengetahuan mendorong pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi, terjadinya industrialisasi, terbukanya pasar bebas yang menjangkau hampir seluruh dunia. Kemajuan teknologi tersebut juga memberikan kemudahan pemasaran dan promosi. Maraknya penggunaan media sosial sebagai dampak perkembangan IPTEK juga mempengaruhi perekonomian di Indonesia. Mulai bermunculan platform media sosial memudahkan masyarakat dalam aktivitas perdagangan yang tidak hanya menjangkau masyarakat lokal saja tetapi hingga ke mancanegara. Penggunaan media sosial seperti ini cukup menjanjikan karena sebagian besar masyarakat menggunakan media sosial, serta proses jual beli juga mudah karena dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Contohnya platform belanja online shoope, dan media sosial seperti tiktok dan instagram. Kemudahan yang diberikan oleh kemajuan teknologi tersebut dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan pendapatan perkapita negara. kemajuan teknologi tersebut juga mudah digunakan sehingga siapa saja dapat memanfaatkanya. Hal tersebut menujukan pengimplementasian sila kelima Pancasila yaitu “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” karena teknologi kini dapat menjangkau hampir seluruh lapisan masyarakat dari berbagai kalangan dan usia. Contoh kecilnya dapat kita lihat bahwa anak kecil hingga orang tua menggunakan smartphone setiap harinya. Namun jika dilihat lebih jauh kemajuan teknologi tersebut belum secara rata bermanfaat bagi seluruh masyarakat. meskipun sebagian besar masyarakat menggunakan sosial media dalam kehidupan sehari-hari, beberapa lapisan masyarakat belum dapat menikmati kemajuan teknologi tersebut. Seperti halnya masyarakat golongan menengah kebawah, masyarakat tersebut biasanya belum memiliki smartphone yang dapat digunakan untuk mengakses sosial media. Kemajuan teknologi tersebut juga perlahan menggerus sumber perekonomian mereka karena banyak masyarakat yang memilih berbelanja secara online daripada datang langsung ke pasar untuk membeli kebutuhannya. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya pasar pasar tradisional yang mulai tutup digantikan dengan banyaknya perusahaan-perusahaan media sosial.

Sumber referensi
Vernia, D. M. (2017). Optimalisasi Media Sosial Sebagai Sarana Promosi Bisnis Online Bagi Ibu Rumah Tangga Untuk Meningkatkan Perekonomian Keluarga. UTILITY: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Ekonomi, 1(2),
https://binus.ac.id/character-building/2020/03/iptek-dalam-konteks-pancasila-sebuah-refleksi/
Annisa Putri Ramadhani_2216031068_Reg B

Saat ini kita berada pada era digital dan globalisasi sebaga dampak dari perkembangan iptek yang luar biasa, kita telah memasuki dunia modern yang selalu berdampingan dengan teknologi setiap harinya. Manusia tiada hentinya berinovasi dan mengembangkan pengetahuan dan teknologi untuk membantu dan memudahkan kehidupannya. Perkembangan iptek tersebut tentu membawa dampak besar baik dampak positif maupun negatif terhadap masyarakat. oleh karena itu perlu adanya penyaring serta perisai bagi masyarakat untuk menghadapi perkembangan iptek ini. Maka Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara berfungsi membawa kebenaran yang akan menjadi pedoman bagi masyarakat dalam menyikapi perkembangan iptek.

Sebagaimana telah dijabarkan dalam artikel “Pentingnya Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi Perkembangan IPTEK” bahwa banyak sekali dampak yang dari berkembangnya iptek. Dampak positif yang berupa berbagai kemudahan seperti kemudahan komunikasi, pembelajaran, hingga proses produksi. Namun demikian perkembangan iptek tersebut juga membawa dampak buruk seperti ketergantungan, pembobolan bahkan dapat mengikis nilai nilai Pancasila sebagai jati diri bangsa.

Pancasila memiliki peran dan fungsi yang begitu besar bagi masyarakat Indonesia dalam menghadapi perkembangan iptek saat ini. Pancasila merupakan sebuah ideologi bangsa, dasar negara, filasafat serta pandangan hidup bangsa. Pancasila bukan ideologi yang memihak pada satu kubu, Pancasila merupakan ideologi terbuka dan tidak tertinggal perkembangan zaman. Idologi Pancasila tidak kalah dengan ideologi besar yang dianut oleh negara negara lain seperti komunisme, liberal dan kapitalisme. Ideologi Pancasila sesuai dengan tiga teori kebenaran, yakni teori kebenaran koherensi, korespondensi, dan pragmatik. Sehingga sistem filsafat Pancasila menjadi tangguh di hadapan sistem filsafat yang lain.
Pancasila dasar filsafat negara merupakan satu kesatuan, tersusun atas berbagai bagian namun tida bertentangan, Pancasila saling melengkapi dan saling berkesinambungan dari setiap silanya. Pancasila merupakan landasan utama dalam menghadapi permasalahan karena sifatnya medasar dan universal.

Oleh karena itu dalam pengembangan iptek perlu adanya internalisasi nilai-nilai Pancasila di dalamnya. Nilai Pancasila harus ada dalam penciptaan teknologi dan ilmu pengetahuan tersebut. Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi dan nilai keadilan, nilai-nilai Pancasila tersebut diperlukan agar perkembangan iptek yang terjadi tidak membawa dampak buruk dan dapat mensejahterakan masyarakat.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Annisa Putri Ramadhani -
Annisa Putri Ramadhani_2216031068_Reguler B
Forum Analisis Jurnal

Perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan teknologi bukanlah hal yang asing bagi kita saat ini. Zaman yang terus berkembang mendorong manusia untuk terus mengembangkan ilmu dan teknologi untuk memudahakan kehidupannya sehari-hari. Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan tersebut tentu saja terjadi juga di Indonesia. indonesia adalah negara ketuhanan dengan Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara. Indonesia menjadikan Pancasila sebagai pedoman bersikap dan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila sudah disepakati bersama sebagai cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life), sebagai cita-cita bangsa dan sebagai penyaring perkembangan iptek agar masyarakat tidak menerima dampak buruk perekmbangan iptek tersebut karena tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sebagai jati diri bangsa. karena sebagaimana kita lihat perkembangan iptek yang didominasi oleh negara barat perlahan dapat menggerus nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat. Maka dari itu, perlu adanya penanaman dan peguatan nilai Pancasila dalam penciptaan dan pengembangan iptek.

Pancasila sebagai sistem nilai acuan, menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolak ukur. Nilai Pancasila dijasikan dasar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ilmu pengetahuan dan teknologi yang diciptakan tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai pancasila. Iptek yang diekembangan juga harus didasarkan pada Pancasila sebagai faktor internal pengembanganya. Pancasila harur dijadikan pedoman dan rambu normatif dalam penciptaan dan pengembangan iptek di Indonesia, karena Indonesia adalah negara dengan berbagai budaya yang memeluk nilai moral dan spiritual yang tinggi sejak dulu, nilai tersebut seharusnya tidak luntur karena perkembangan iptek, namun semakin dikembangkan dengan kemajuan iptek yang ada.

Iptek diciptakan untuk mempermudah kehidupan manusia, maka perekmbangan iptek tersebut harus digunakan demi kesejahteraan manusia. Iptek dikembangkan untuk memanusiakan manusia. Karena pada praktiknya tidak jarang adanya perkembangan iptek justru menyengsarakan manusia karena penyalahgunannya. Seperti halnya penemuan nuklir yang dijadikan senjata perang hingga memakan banyak korban. Hal tersebut bertentangan dengan tujuan seharusnya iptek dikembangan serta bertentangan pula dengan nilai-nilai Pancasila.

Dapat mengembangkan iptek tidak sepatutnya membuat manusia berbangga diri dan serakah karena tetap Tuhanlah yang memegang kekuasaan dunia dan memberikan karunia sehingga manusia dapat mengembangkan iptek tersebut. Pengembangan iptek juga tidak sepatutnya merugikan masyarakat bahkan menggerus nilai kemanusiaan. Iptek diciptakan untuk kemudahan sehingga dapat menciptakan persatuan dan menghindari disintegrasi. Iptek diciptakan dengan menghargai hak-hak orang lain, kita baik sebagai pengguna iptek maupun penemunya harus saling menghargai hak masing-masing. Dan yang terakhir iptek dikembangan untuk mewujudkan keadilan dan keseimbangan, baik bagi diri manusia itu sendiri, manusia lain, manusia dengan Tuhannya, dan manusia dengan lingkungan hidupnya.
Annisa Putri Ramadhani_2216031068_Reg B

Ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang seiring berjalannya waktu. Berbagai invoasi dan penemuan terjadi turut mengubah kehidupan masyarakat. Kita telah melewati berbagai fase revolusi, dimulai dari revolusi industri di Inggris atau revolusi indistri 1.0 hingga saat ini revolusi teknologi yaitu revolusi 4.0. Revolusi industri 4.0 ini bercirikan semakin berkembangnya teknologi di sekitar kita. Revolusi 4.0 ini bertujuan untuk menghubungkan manusia, data dan informasi serta mesin mesin secara virtual atau dapat disebut cyber physical.
Dengan adanya revolusi industri 4.0 ini tentu saja akan membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia, teknologi akan semakin canggih bahkan dikatakan akan diciptakannya Artificial Intelligence (AI) atau robot yang mirip dengan manusia. Hal ini tentu saja dapat mengancam eksistensi Pancasila sebagai ideologi bangsa. Adannya kemajuna teknologi yang luar biasa dikhawatirkan membuat masyarakat tidak lagi menjadikan Pancasila sebagai ideologi mereka. Meskipun kita telah melewati revolusi industri 2.0, 3.0 dengan baik dan sesuai nilai Pancasila. Namun demikian kita tidak dapat menggangap remeh adanya revolusi industri 4.0 justru kita harus menguatkan nilai-nilai Pancasila dalam diri kita agar tidak semakin tergerus kemajuan zaman.
Adanya Pancasila sebagai ideologi bangsa merupakan dasar dan pedoman dalam menyikapi revolusi industri 4.0. Revolusi industri 4.0 ini membawa tantangan tersendiri bagi kita dalam mempertahankan ideologi Pancasila tersebut. Tantangan tersebut berupa (1) Membumikan Pancasila dalam perkembangan revolusi 4.0, (2) Penguatan Pancasila dalam menghadapi revolusi industri 4.0, dan (3) Mempertahankan eksistensi Pancasila sebagai Ideologi Negara Indonesia. Untuk menghadapi tantangan ini kita dapat mulai melalui lembaga pendidikan baik sekolah dasar, menengah, hingga ke perguruan tinggi. Menyebarkan nilai-nilai Pancasila dapat dilakukan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yang ada seperti pembuatan game yang mengandung nilai-nilai Pancasila dan membuat video animasi tentang Pancasila agar materi yang disampaikan tidak membosankan serta melatih keativitas kita dan memanfaatkan teknologi yang ada dengan baik.