Annisa Putri Ramadhani_2216031068_Reg B
A. Pancasila sebagai paradigma ilmu
1. Sila pertama yaitu bahwa ilmu pengetahuan yang ada tidaklah melebihi apa yang diketahui oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Ilmu ilmu yang berekembang hendaknya selaras dengan ajaran Tuhan dan tidak membawa kesesatan. Lalu dalam penguasaan ilmu tersebut manusia tidak boleh angkuh dan sombong karena merasa lebih pandai dari Tuhan karena sejatinya ilmu yang kita miliki juga berasal dari karunia Tuhan..
2. Sila kedua mengandung nilai kemanusiaan, yang mana ilmu pengetahun berasal dari sumber sumber yang diamati oleh manusia dan dikembangkan sehingga menjadi sebuah ilmu pengetahuan yang tersusun secara sistematis, sehingga hendaklah menjunjung tinggi nilai kemanusiaan mengangkat harkat dan martabat manusia sebagai makhluk berakal.
3. Sila ketiga persatuan, ilmu pengetahuan yang ada diciptakan untuk membawa keharmonisan, integrasi dan persatuan ilmu yang baik tidak memihak pada satu sisi perbedaan namun menjadi solusi bagaimana masalah perbedan tersebut diselesaikan
4. Sila keempat, setiap ilmu pengetahuan ada bersama tanggung jawab, baik ketika ilmu itu diciptakan maupun saat dikembangkan, ilmu pengetahuan hendaklah menjadikan manusia bijaksana, dan menghargai ilmu pengetahuan lainnya.
5. Sila kelima, ilmu pengetahuan membawa keselarasan dan keadilan tidak mendominasi namun berbaur dan menciptakan keseimbangan.
B. Saya berharap bahwa kedepannya pemimpin yang menjabat merupakan pemimpin yang adil dan bijaksana, pemimpin yang dapat dipercaya oleh rakyatnya, pemimpin yang memang menjabat untuk mengabdikan diri bagi masyarakat dan negaranya. Pemimpin yang menjujung tinggi nilai Pancasila dimana tetap menjadikan Indonesia sebagai negara berketuhanan sehingga tidak menyeleweng dari ajaran ajaran agama, pemimpin yang menjunjung tinggi rasa kemanusiaan mendorong rasa persatuan rakyat, pemimpin yang siap menerima kritik serta kebijakan yang dibuat menyentuh seluruh lapisan masyarkat secara adil tanpa terkecuali sesuai dengan porsinya.
Sebagai salah satu warganegara yang bangga dengan kewarganegaraan Indonesia saya mengaharpkan warganegara lainnya juga merasakan rasa bangga yang sama dengan yang saya rasakan. Saya berharap warganegara Indonesia yang saat ini belum baik menjadi lebih baik kedepannya dan warga negara yang sudah baik saat ini tetap mempertahankan prisipnya di masa yang akan datang saya mengharpkan warganegara yang berwawasan luas, berfikiran terbuka, siap menerima perubahan, masyarakat yang kuat dan siap mengambil risiko demi mempertahankan keutuhan bangsa,masyarakat yang berpegang teguh dengan nilai Pancasila menanamkan nilai tersebut dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Saya mengharapkan warganegara yang rukun dan cinta kedamaian sehingga tercipta integrasi bangsa yang akan menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia itu sendiri dalam menghadapi kemajuan zaman
Lalu untuk ilmuwan yang ada saat ini serta ilmuwan ilmuwan hebat yang akan datang saya pribadi mengharapkan dan menantikan penemuan-penemuan hebat mereka yang dapat bermanfaat bagi bangsa dan nagara. Saya berharap para ilmuwan lebih teliti dan lebih memperhatrikan internalisasi nilai nilai pancasila pada penemuan baru dan pengembangan penemuan yang telah lalu. Saya berharap muncul ilmuwan hebat yang berani memperjuangkan haknya untuk mendapat pengakuan atas karya dan penemuannya, sehingga karya tersebut dapat dikenal dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
A. Pancasila sebagai paradigma ilmu
1. Sila pertama yaitu bahwa ilmu pengetahuan yang ada tidaklah melebihi apa yang diketahui oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Ilmu ilmu yang berekembang hendaknya selaras dengan ajaran Tuhan dan tidak membawa kesesatan. Lalu dalam penguasaan ilmu tersebut manusia tidak boleh angkuh dan sombong karena merasa lebih pandai dari Tuhan karena sejatinya ilmu yang kita miliki juga berasal dari karunia Tuhan..
2. Sila kedua mengandung nilai kemanusiaan, yang mana ilmu pengetahun berasal dari sumber sumber yang diamati oleh manusia dan dikembangkan sehingga menjadi sebuah ilmu pengetahuan yang tersusun secara sistematis, sehingga hendaklah menjunjung tinggi nilai kemanusiaan mengangkat harkat dan martabat manusia sebagai makhluk berakal.
3. Sila ketiga persatuan, ilmu pengetahuan yang ada diciptakan untuk membawa keharmonisan, integrasi dan persatuan ilmu yang baik tidak memihak pada satu sisi perbedaan namun menjadi solusi bagaimana masalah perbedan tersebut diselesaikan
4. Sila keempat, setiap ilmu pengetahuan ada bersama tanggung jawab, baik ketika ilmu itu diciptakan maupun saat dikembangkan, ilmu pengetahuan hendaklah menjadikan manusia bijaksana, dan menghargai ilmu pengetahuan lainnya.
5. Sila kelima, ilmu pengetahuan membawa keselarasan dan keadilan tidak mendominasi namun berbaur dan menciptakan keseimbangan.
B. Saya berharap bahwa kedepannya pemimpin yang menjabat merupakan pemimpin yang adil dan bijaksana, pemimpin yang dapat dipercaya oleh rakyatnya, pemimpin yang memang menjabat untuk mengabdikan diri bagi masyarakat dan negaranya. Pemimpin yang menjujung tinggi nilai Pancasila dimana tetap menjadikan Indonesia sebagai negara berketuhanan sehingga tidak menyeleweng dari ajaran ajaran agama, pemimpin yang menjunjung tinggi rasa kemanusiaan mendorong rasa persatuan rakyat, pemimpin yang siap menerima kritik serta kebijakan yang dibuat menyentuh seluruh lapisan masyarkat secara adil tanpa terkecuali sesuai dengan porsinya.
Sebagai salah satu warganegara yang bangga dengan kewarganegaraan Indonesia saya mengaharpkan warganegara lainnya juga merasakan rasa bangga yang sama dengan yang saya rasakan. Saya berharap warganegara Indonesia yang saat ini belum baik menjadi lebih baik kedepannya dan warga negara yang sudah baik saat ini tetap mempertahankan prisipnya di masa yang akan datang saya mengharpkan warganegara yang berwawasan luas, berfikiran terbuka, siap menerima perubahan, masyarakat yang kuat dan siap mengambil risiko demi mempertahankan keutuhan bangsa,masyarakat yang berpegang teguh dengan nilai Pancasila menanamkan nilai tersebut dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Saya mengharapkan warganegara yang rukun dan cinta kedamaian sehingga tercipta integrasi bangsa yang akan menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia itu sendiri dalam menghadapi kemajuan zaman
Lalu untuk ilmuwan yang ada saat ini serta ilmuwan ilmuwan hebat yang akan datang saya pribadi mengharapkan dan menantikan penemuan-penemuan hebat mereka yang dapat bermanfaat bagi bangsa dan nagara. Saya berharap para ilmuwan lebih teliti dan lebih memperhatrikan internalisasi nilai nilai pancasila pada penemuan baru dan pengembangan penemuan yang telah lalu. Saya berharap muncul ilmuwan hebat yang berani memperjuangkan haknya untuk mendapat pengakuan atas karya dan penemuannya, sehingga karya tersebut dapat dikenal dan bermanfaat bagi masyarakat luas.