Posts made by MV Jeani Catur Prameswari jeani

NAMA : MV. Jeani Catur Prameswari
NPM : 2216031054
KELAS : REGULER B
PRODI : S1 ILMU KOMUNIKASI

a. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakkan HAM dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Jawaban : Isi artikel ini berkaitan dengan pelaksanaan HAM di Indonesia. Tercatat realisasi HAM di Indonesia tahun 2019 masih lemah. Namun, pembangunan yang baik juga diinginkan untuk masa depan. Indonesia terus melaksanakan beberapa reformasi penting untuk memastikan perlindungan hak asasi manusia yang lebih baik, penegakan supremasi hukum dan reformasi keamanan publik. Hal positif yang saya suka adalah mengetahui bahwa orang tersebut adalah faktor terpenting untuk membela hak asasi manusia. Selain itu, saya mengetahui prinsip pembelaan hak asasi manusia, yaitu kebebasan dan kebebasan seseorang tidak boleh dilanggar atau didiskriminasi.

b. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa?
Jawaban : Gotong royong, refleksi dan mufakat adalah demokrasi yang dipraktikkan oleh bangsa Indonesia, bersumber dari nilai-nilai luhur bangsa yang telah lama mengakar. Menurut saya demokrasi ini berjalan cukup baik, terutama di lingkungan tempat kita hidup, karena pada dasarnya sebagai manusia dan makhluk sosial, kita mutlak membutuhkan orang lain untuk hidup berdampingan. Prinsip demokrasi Indonesia yang berketuhanan yang Maha Esa juga telah berkembang cukup baik, namun masih perlu perbaikan. Kembali ke contoh yang saya berikan, di tempat saya tinggal, kami saling mentolerir agama dan kepercayaan masing-masing, tidak ada yang menghakimi, malah kami saling menghormati. Indonesia sendiri muncul sebagai bangsa yang beraneka ragam budaya, suku, ras dan agama. Tentu saja, sebagai masyarakat yang religius dan beretika, kita harus menghargai persatuan dan toleransi.
c. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini, apakah sudah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI tahun 1945 serta menjunjung tinggi nilai Hak Asasi Manusia?

Jawaban : Praktik demokrasi di Indonesia saat ini tidak sepenuhnya sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (1945) dalam hal penegasan nilai hak asasi manusia. Karena masih banyak penyimpangan dan bentuk implementasi yang tidak tepat, seperti maraknya korupsi pejabat, kriminalitas, kesenjangan sosial, dll. Namun, kebebasan kita dalam kehidupan yang demokratis harus berdampingan dengan hak asasi manusia lainnya. Meskipun ada kebebasan, mereka harus bertanggung jawab, penuh perhatian dan tidak mengganggu orang lain. Dalam demokrasi saat ini masih terdapat ketimpangan perlindungan hukum dan kekerasan horizontal yang melibatkan oknum polisi dan militer untuk menghambat peradilan yang adil.

d. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatasnamakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Jawaban : Saya sangat menyayangkan hal ini, karena diharapkan masyarakat mendapat manfaat dengan 'menyerahkan' suaranya untuk memilih anggota partai yang mereka percayai, memungkinkan mereka untuk mengekspresikan 'hati nuraninya' melalui perwakilan partai di Parlemen. Dalam demokrasi di mana orang dapat memilih, pendapat yang mewakili kepentingan kelompok pribadinya sulit untuk didengarkan di parlemen karena mereka menyalahgunakan hak mereka dengan menyiratkan kepentingan mereka, jika mereka bertindak untuk "kepentingan rakyat" maka kemungkinan besar mereka pendapat. akan didengar oleh DPR.

e. Bagaimanakah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi maupun agama, tega menggerakkan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Jawaban : Menurut prinsip demokrasi, pemimpin harus dipilih dengan suara terbanyak dan dalam kondisi tertentu tidak boleh turun-temurun. Selain itu, tidak ada pembenaran untuk menggunakan loyalitas orang untuk tujuan jahat. Pemerintah harus bertindak untuk kesejahteraan rakyat dan bukan sebaliknya. Selain itu, hal ini tidak sesuai dengan pemahaman HAM saat ini, yang menyatakan bahwa setiap orang berhak atas kebebasan dan kemerdekaan serta tidak boleh dibatasi dalam mengeluarkan pendapat. Hal ini dapat menimbulkan masalah dalam penerapan konsep karena dapat membatasi mobilitas dan kebebasan berekspresi masyarakat serta memaksa mereka untuk tunduk. Kekuasaan seseorang dapat membuat mereka merasa memiliki kemampuan dan peluang yang lebih besar untuk berprestasi atau berprestasi dalam segala aspek, namun sangat disayangkan bila digunakan untuk merampas hak orang lain. Untuk memitigasi risiko ini, diperlukan batasan kewenangan, dimana setiap manajer harus memiliki tanggung jawab dan peran utama yang jelas, serta aturan hukum yang jelas. Jadi mari kita berharap kejujuran dan keadilan dapat datang dengan kekuatan dan status mereka.
Postest Pertemuan 13

Nama: MV. Jeani Catur Prameswari
NPM: 2216031054
Kelas: Reguler B
Prodi: Ilmu Komunikasi

Analisis soal 1
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
> Dari isi artikel tersebut adalah ketegangan antara warga negara Indonesia dengan warga Timor Leste. Beberapa penyebab pemberontakan ini adalah pembangunan jalan yang melintasi jalur perbatasan dan pembangunan Gedung Pabean yang diduga merusak pintu dan fasilitas kawasan perbatasan yang seharusnya dijadikan sebagai zona netral.
> Hal ini juga menimbulkan perasaan negatif di kalangan warga negara Indonesia, mantan warga Timor-Leste dan masyarakat Timor-Leste sendiri, yang terlibat dalam perebutan sumber daya tersebut.
> Hal positif yang bisa diambil adalah ketersediaan warga untuk tetap berjaga di perbatasan agar tidak memakan korban kembali, dan juga aparat TNI yang turut mengawasi serta membantu melerai apabila terdapat hal-hal yang memicu konflik terjadi kembali.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
> Konsepsi Wawasan Nusantara (KWN) adalah suatu pandangan strategis yang meliputi aspek politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan, yang memandang Indonesia sebagai negara kepulauan yang terdiri dari banyak suku, agama, bahasa, dan budaya yang berbeda.
>Jika Indonesia tidak memiliki konsepsi Wawasan Nusantara, mungkin akan terjadi beberapa dampak negatif, antara lain:
(-) Hilangnya Kesatuan dan Persatuan Bangsa: Tanpa KWN, mungkin sulit untuk mempertahankan kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia yang terdiri dari banyak suku, agama, dan bahasa yang berbeda.
(-) Potensi Konflik Antar-Regional: Indonesia terdiri dari banyak pulau dan wilayah yang memiliki kepentingan yang berbeda-beda.Tanpa KWN, akan sulit untuk memperkuat pertahanan dan keamanan wilayah Indonesia secara keseluruhan. Tanpa KWN, mungkin sulit untuk memperkuat diplomasi luar negeri Indonesia dan memperjuangkan kepentingan nasional Indonesia di dunia internasional.
(-) Secara keseluruhan, KWN adalah pandangan strategis yang sangat penting bagi keutuhan wilayah dan persatuan bangsa Indonesia. Tanpa KWN, Indonesia mungkin akan mengalami beberapa dampak negatif yang dapat mengancam keutuhan dan stabilitas nasional.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikel diatas?
> Konsepsi Wawasan Nusantara (KWN) memiliki peran penting dalam mencegah timbulnya konflik di Indonesia. Berikut beberapa cara KWN dapat membantu mencegah konflik:
(-) Memperkuat Identitas Nasional: KWN memandang Indonesia sebagai negara kepulauan yang terdiri dari banyak suku, agama, bahasa, dan budaya yang berbeda. Namun, KWN juga menekankan pentingnya menjaga kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia. Dengan memperkuat identitas nasional, KWN dapat mencegah konflik yang disebabkan oleh perbedaan suku, agama, dan budaya.
(-) Mengakomodasi Kepentingan Semua Wilayah: KWN memandang Indonesia sebagai negara kepulauan yang terdiri dari banyak wilayah yang memiliki kepentingan yang berbeda. Namun, KWN juga menekankan pentingnya mempertahankan kesatuan dan keutuhan wilayah Indonesia. Dengan mengakomodasi kepentingan semua wilayah, KWN dapat mencegah konflik antar-regional.
(-) Memperkuat Pertahanan dan Keamanan: KWN mencakup aspek pertahanan dan keamanan. Dengan memperkuat pertahanan dan keamanan wilayah Indonesia secara keseluruhan, KWN dapat mencegah ancaman dari dalam maupun luar negeri yang dapat memicu konflik.
(-) Meningkatkan Diplomasi Luar Negeri: KWN juga mencakup aspek diplomasi luar negeri. Dengan memperkuat diplomasi luar negeri Indonesia, KWN dapat memperjuangkan kepentingan nasional Indonesia di dunia internasional dan mencegah konflik dengan negara lain.
(-) Memperkuat Keadilan Sosial: KWN juga menekankan pentingnya keadilan sosial dalam membangun Indonesia yang merata dan sejahtera. Dengan memperkuat keadilan sosial, KWN dapat mencegah ketidakpuasan dan ketidakadilan yang dapat memicu konflik.
Pretest Pertemuan 13

Nama: MV. Jeani Catur Prameswari
NPM: 2216031054
Kelas: Reguler B
Prodi: Ilmu Komunikasi

Analisis Video "Geopolitik Indonesia"
Hakikat Geopolitik Indonesia

Berdasarkan video diatas adapun pengertian geopolitik, yaitu ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijakannya dikaitkan dengan masalah – masalah geografi wilayah atau tempat suatu bangsa.

Adapun macam-macam Teori Geopolitik, yaitu sebagai berikut:
1. Teori Geopolitik Fredrich Ratzel
2. Teori Geopolitik Rudolf Kjellen
3. Teori Geopolitik Karl Haushofer
4. Teori Geopolitik Halford Mackinder
5. Teori Geopolitik Alfred Thayer Mahan
6. Teori Geopolitik Guilio Dohet, William Mitchel, Saversky, Dan JFC Fuller.

Geopolitik memiliki berbagai konsep di setiap negaranya. Di Indonesia, konsep geopolitiknya sendiri menyatakan bahwa Pancasila sebagai ideologi nasional yang dipergunakan sebagai pertimbangan dasar dalam menentukan politik nasional ketika dihadapkan kepada kondisi dan kedudukan wilayah geografis Indonesia.

Teori geopolitik diperkenalkan pertama kali oleh Ir. Soekarno pada sidang BPUPKI pada tanggal 1 Juni 1945, Prinsip Geopolitik di Indonesia tidak mementingkan dalam hal wilayah, tetapi lebih kepada membangung kesatuan bangsa dalam satu wilayah.

Konsep Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik Indonesia merupakan wawasan nasional yang bersumber dari Pancasila dan UUD Republik Indonesia. Hakikat dari Wawasan Nusantara adalah kesatuan bangsa dan keutuhan wilayah Indonesia.

Cara Pandang Bangsa Indonesia terdiri dari:
A. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai suatu kesatuan politik
B. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi
C. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan sosial budaya
D. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan dan keamanan.

Kehidupan Bernegara dalam konsep NKRI terdiri atas Konsep NKRI yang dicantumkan pada pasal 1 ayat 1 UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 yang isinya berupa :
"Negara Indonesia adalah negara kesatuan, yang berbentuk republik "

Sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia, Kesatuan wilayah Indonesia mencakup :
1. Kesatuan Politik
2. Kesatuan Hukum
3. Kesatuan Sosial-Budaya
4. Kesatuan Pertahanan dan Keamanan

Apa keunggulan bangsa Indonesia ya? keunggulan bangsa Indonesia adalah berikut:
1. Jumlah dan potensi penduduknya cukup besar.
2. Memiliki keanekaragaman dalam berbagai aspe kehidupan sosial budaya.
3. Letak wilayah yang strategis dan lain lain.

Jadi negara Indonesia adalah negara kesatuan berbentuk republik yang wilayahnya merupakan kesatuan dari ribuan pulau yang terletak diantara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia serta diantara Benua Asia dan Benua Australia.