Sofwan Karinda 2266031001 RegA
Ideologi Pancasila
Sejarah istilah ideologi dapat ditelusuri jauh sebelum penggunaan istilah tersebut oleh Detutt de Tracy pada akhir abad ke-18. Tracy menyebut ideologi itu sebagai Science of Ideas, yaitu sebuah program yang dimaksudkan untuk membawa perubahan institusional dalam masyarakat Prancis, tetapi Napoleon mengkritik ideologi tersebut, yang dilihatnya sebagai fantasi belaka tanpa makna praktis. Itu hanya mimpi yang tidak dapat ditemukan dalam kenyataan. (Kaelan, 2003:
113)
Istilah ideologi berasal dari kata idea, yang berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, cita-cita dan logos
berarti ilmu.
Ideologi memiliki inti berupa seperangkat nilai (norma) atau sistem nilai fundamental yang bersifat menyeluruh dan meresap, dimiliki dan dipegang oleh suatu masyarakat atau bangsa dalam pandangan dunia atau cara pandang hidupnya.
Menurut Satraprateja (2001:
50-69) mengatakan bahwa untuk mengetahui ideologi pancasila, kita harus mengetahui ideologinya
di dunia adalah sebagai berikut:
1. Marxisme-Leninisme adalah ideologi yang menempatkan ideologi dalam perspektif perkembangan sejarah
yang didasarkan pada dua prinsip; Pertama, penentu utama perubahan sosial adalah perubahan kebiasaan
Produksi; Kedua proses perubahan sosial itu bersifat dialektis.
2. Sosialisme adalah paham yang menempatkan ideologi dalam perspektif kepentingan masyarakat yaitu negara.
komitmen untuk menyehatkan seluruh masyarakat atau dikenal dengan konsep negara kesejahteraan.
3. Liberalisme adalah konsep yang menempatkan ideologi dalam perspektif kebebasan individu yang lebih berarti
Hak individu pertama.
4. Kapitalisme adalah ideologi yang memberikan kebebasan kepada setiap individu untuk mengontrol sistem
perekonomian dan kapasitas modalnya.
Pancasila merupakan ideologi bangsa Indonesia karena Pancasila merupakan keyakinan yang dianggap sebagai satu-satunya ideologi yang paling cocok untuk melaksanakan sistem ketatanegaraan Republik Indonesia. Pancasila adalah ilmu gagasan para founding fathers kita seperti Iri. Soekarno, Soepomi, M. Yamin, dan KH.
Tidak terkecuali Bagus Hadikusumo dan para tokoh bangsa yang terlibat dalam penyusunan ideologi Pancasila.
Proses pementasan Pancasila berlangsung melalui proses kualitatif. Yaitu, sebelum disahkan sebagai dasar negara, dan sebagai pedoman hidup dan falsafah hidup bangsa Indonesia.
Pentingnya Pancasila sebagai ideologi negara adalah untuk menunjukkan peran ideologi sebagai pedoman moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara agar ancaman terhadap negara ini dapat segera dicegah.
Ideologi Pancasila
Sejarah istilah ideologi dapat ditelusuri jauh sebelum penggunaan istilah tersebut oleh Detutt de Tracy pada akhir abad ke-18. Tracy menyebut ideologi itu sebagai Science of Ideas, yaitu sebuah program yang dimaksudkan untuk membawa perubahan institusional dalam masyarakat Prancis, tetapi Napoleon mengkritik ideologi tersebut, yang dilihatnya sebagai fantasi belaka tanpa makna praktis. Itu hanya mimpi yang tidak dapat ditemukan dalam kenyataan. (Kaelan, 2003:
113)
Istilah ideologi berasal dari kata idea, yang berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, cita-cita dan logos
berarti ilmu.
Ideologi memiliki inti berupa seperangkat nilai (norma) atau sistem nilai fundamental yang bersifat menyeluruh dan meresap, dimiliki dan dipegang oleh suatu masyarakat atau bangsa dalam pandangan dunia atau cara pandang hidupnya.
Menurut Satraprateja (2001:
50-69) mengatakan bahwa untuk mengetahui ideologi pancasila, kita harus mengetahui ideologinya
di dunia adalah sebagai berikut:
1. Marxisme-Leninisme adalah ideologi yang menempatkan ideologi dalam perspektif perkembangan sejarah
yang didasarkan pada dua prinsip; Pertama, penentu utama perubahan sosial adalah perubahan kebiasaan
Produksi; Kedua proses perubahan sosial itu bersifat dialektis.
2. Sosialisme adalah paham yang menempatkan ideologi dalam perspektif kepentingan masyarakat yaitu negara.
komitmen untuk menyehatkan seluruh masyarakat atau dikenal dengan konsep negara kesejahteraan.
3. Liberalisme adalah konsep yang menempatkan ideologi dalam perspektif kebebasan individu yang lebih berarti
Hak individu pertama.
4. Kapitalisme adalah ideologi yang memberikan kebebasan kepada setiap individu untuk mengontrol sistem
perekonomian dan kapasitas modalnya.
Pancasila merupakan ideologi bangsa Indonesia karena Pancasila merupakan keyakinan yang dianggap sebagai satu-satunya ideologi yang paling cocok untuk melaksanakan sistem ketatanegaraan Republik Indonesia. Pancasila adalah ilmu gagasan para founding fathers kita seperti Iri. Soekarno, Soepomi, M. Yamin, dan KH.
Tidak terkecuali Bagus Hadikusumo dan para tokoh bangsa yang terlibat dalam penyusunan ideologi Pancasila.
Proses pementasan Pancasila berlangsung melalui proses kualitatif. Yaitu, sebelum disahkan sebagai dasar negara, dan sebagai pedoman hidup dan falsafah hidup bangsa Indonesia.
Pentingnya Pancasila sebagai ideologi negara adalah untuk menunjukkan peran ideologi sebagai pedoman moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara agar ancaman terhadap negara ini dapat segera dicegah.