NAMA : HAMMIM FALIQ FAZA
NPM : 2216031079
KELAS : REG C
PRODI : ILMU KOMUNIKASI
Analisis Soal
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Jawab : Artikel ini membahas tentang Penegakan Hak Asasi Manusia yang ada di Indonesia, mutu HAM pun mengalami kemunduran, dan bahkan begitu banyak serangan terhadap para pembela HAM.
Hal posotif pentingnya kesadaran yang besar terhadap mengohrmati Hak Asasi Manusia.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Jawab: Sebagai sebuah negara yang kaya akan keragaman budaya dan adat istiadat, Indonesia memiliki pengaruh budaya yang kuat dalam pembentukan sistem demokrasi. Nilai-nilai adat istiadat dan budaya asli masyarakat Indonesia memainkan peran penting dalam memperkuat dan memperkaya demokrasi di negara ini. Salah satu prinsip demokrasi Indonesia yang paling menonjol adalah ke-Tuhanan yang Maha Esa. Prinsip ini tercermin dalam Pancasila, dasar negara Indonesia, yang menyatakan bahwa Indonesia adalah negara yang berketuhanan yang maha esa. Prinsip ini mencerminkan keberagaman agama di Indonesia dan nilai-nilai religius yang melandasi masyarakat Indonesia. Ke-Tuhanan yang Maha Esa dalam konteks demokrasi Indonesia memberikan landasan moral dan etika yang kuat dalam menjalankan pemerintahan dan kehidupan berbangsa. Prinsip ini mengajarkan kesatuan, saling menghormati, dan toleransi antaragama dalam menjaga harmoni sosial dan keberagaman Indonesia. Ini membantu melindungi hak-hak minoritas dan mendorong partisipasi aktif dari berbagai kelompok masyarakat dalam proses demokrasi.
Namun demikian, penting untuk diingat bahwa prinsip ini juga harus diinterpretasikan dengan bijaksana dan tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk mengeksploitasi atau menindas kelompok minoritas atau non-agama tertentu. Demokrasi yang sejati harus memastikan kebebasan beragama bagi semua warga negara dan melindungi hak asasi manusia tanpa memandang latar belakang agama atau keyakinan. Secara keseluruhan, prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa mencerminkan akar budaya dan adat istiadat masyarakat Indonesia yang kuat. Nilai-nilai ini dapat menjadi sumber kekuatan dalam membangun demokrasi yang inklusif, menjunjung tinggi hak asasi manusia, dan mempromosikan keadilan sosial di Indonesia. Namun, perlu diingat bahwa demokrasi juga harus menghormati keberagaman agama dan keyakinan serta melindungi hak-hak semua warga negara tanpa diskriminasi.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Indonesia telah mengadopsi sistem demokrasi dengan pemilihan umum untuk memilih pemimpin dan perwakilan rakyat. Prinsip-prinsip demokrasi seperti kebebasan berpendapat, hak untuk memilih, dan kebebasan beragama dilindungi oleh konstitusi. Indonesia juga memiliki lembaga-lembaga demokratis, termasuk parlemen, lembaga peradilan yang independen, dan kebebasan pers. Seperti di negara demokrasi lainnya, ada beberapa hal yang sudah sesuai dengan pancasila dan UUD 1945 dalam implementasi praktik demokrasi di Indonesia namun masih banyak juga kekurangan, tantangan, dan permasalahannya. Beberapa isu yang sering menjadi perhatian adalah korupsi, ketimpangan sosial dan ekonomi, serta permasalahan hak asasi manusia, terutama terkait dengan perlindungan minoritas, kebebasan beragama, dan hak perempuan.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Sikap saya tentu tidak setuju dengan hal tersebut sebab dalam sistem demokrasi yang baik, anggota parlemen seharusnya menjadi perwakilan rakyat yang memperjuangkan kepentingan dan aspirasi masyarakat yang mereka wakili. Mereka memiliki tanggung jawab untuk mendengarkan pendapat dan kebutuhan rakyat serta membuat keputusan yang berlandaskan pada kepentingan publik. Jika anggota parlemen menggunakan posisi dan suara mereka untuk keuntungan pribadi atau kelompok tertentu, hal ini dapat merusak integritas sistem demokrasi dan mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintah dan lembaga demokratis. Transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi aktif dari masyarakat adalah penting dalam mengatasi masalah semacam ini.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Ketika pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik mengeksploitasi loyalitas dan emosi rakyat untuk tujuan yang tidak jelas atau melanggar prinsip-prinsip hak asasi manusia, hal ini bisa menjadi ancaman terhadap demokrasi dewasa dan kebebasan individu. Prinsip-prinsip demokrasi dan hak asasi manusia harus saling melengkapi, dan tindakan yang merugikan hak asasi manusia harus dikoreksi dan dihindari. Dalam demokrasi, penting bagi lembaga-lembaga demokratis, termasuk lembaga peradilan dan badan legislatif, untuk menjalankan fungsi mereka secara independen dan memastikan bahwa keputusan yang diambil didasarkan pada prinsip-prinsip demokrasi dan hak asasi manusia. Partisipasi aktif dan pemantauan masyarakat terhadap tindakan pemerintah juga penting dalam menjamin bahwa kekuasaan tidak disalahgunakan dan hak asasi manusia dihormati. Kesadaran akan hak asasi manusia dan pendidikan yang kuat tentang nilai-nilai demokrasi juga dapat membantu masyarakat dalam mengidentifikasi manipulasi atau penyalahgunaan kekuasaan kharismatik yang bertentangan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia.
NPM : 2216031079
KELAS : REG C
PRODI : ILMU KOMUNIKASI
Analisis Soal
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Jawab : Artikel ini membahas tentang Penegakan Hak Asasi Manusia yang ada di Indonesia, mutu HAM pun mengalami kemunduran, dan bahkan begitu banyak serangan terhadap para pembela HAM.
Hal posotif pentingnya kesadaran yang besar terhadap mengohrmati Hak Asasi Manusia.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Jawab: Sebagai sebuah negara yang kaya akan keragaman budaya dan adat istiadat, Indonesia memiliki pengaruh budaya yang kuat dalam pembentukan sistem demokrasi. Nilai-nilai adat istiadat dan budaya asli masyarakat Indonesia memainkan peran penting dalam memperkuat dan memperkaya demokrasi di negara ini. Salah satu prinsip demokrasi Indonesia yang paling menonjol adalah ke-Tuhanan yang Maha Esa. Prinsip ini tercermin dalam Pancasila, dasar negara Indonesia, yang menyatakan bahwa Indonesia adalah negara yang berketuhanan yang maha esa. Prinsip ini mencerminkan keberagaman agama di Indonesia dan nilai-nilai religius yang melandasi masyarakat Indonesia. Ke-Tuhanan yang Maha Esa dalam konteks demokrasi Indonesia memberikan landasan moral dan etika yang kuat dalam menjalankan pemerintahan dan kehidupan berbangsa. Prinsip ini mengajarkan kesatuan, saling menghormati, dan toleransi antaragama dalam menjaga harmoni sosial dan keberagaman Indonesia. Ini membantu melindungi hak-hak minoritas dan mendorong partisipasi aktif dari berbagai kelompok masyarakat dalam proses demokrasi.
Namun demikian, penting untuk diingat bahwa prinsip ini juga harus diinterpretasikan dengan bijaksana dan tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk mengeksploitasi atau menindas kelompok minoritas atau non-agama tertentu. Demokrasi yang sejati harus memastikan kebebasan beragama bagi semua warga negara dan melindungi hak asasi manusia tanpa memandang latar belakang agama atau keyakinan. Secara keseluruhan, prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa mencerminkan akar budaya dan adat istiadat masyarakat Indonesia yang kuat. Nilai-nilai ini dapat menjadi sumber kekuatan dalam membangun demokrasi yang inklusif, menjunjung tinggi hak asasi manusia, dan mempromosikan keadilan sosial di Indonesia. Namun, perlu diingat bahwa demokrasi juga harus menghormati keberagaman agama dan keyakinan serta melindungi hak-hak semua warga negara tanpa diskriminasi.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Indonesia telah mengadopsi sistem demokrasi dengan pemilihan umum untuk memilih pemimpin dan perwakilan rakyat. Prinsip-prinsip demokrasi seperti kebebasan berpendapat, hak untuk memilih, dan kebebasan beragama dilindungi oleh konstitusi. Indonesia juga memiliki lembaga-lembaga demokratis, termasuk parlemen, lembaga peradilan yang independen, dan kebebasan pers. Seperti di negara demokrasi lainnya, ada beberapa hal yang sudah sesuai dengan pancasila dan UUD 1945 dalam implementasi praktik demokrasi di Indonesia namun masih banyak juga kekurangan, tantangan, dan permasalahannya. Beberapa isu yang sering menjadi perhatian adalah korupsi, ketimpangan sosial dan ekonomi, serta permasalahan hak asasi manusia, terutama terkait dengan perlindungan minoritas, kebebasan beragama, dan hak perempuan.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Sikap saya tentu tidak setuju dengan hal tersebut sebab dalam sistem demokrasi yang baik, anggota parlemen seharusnya menjadi perwakilan rakyat yang memperjuangkan kepentingan dan aspirasi masyarakat yang mereka wakili. Mereka memiliki tanggung jawab untuk mendengarkan pendapat dan kebutuhan rakyat serta membuat keputusan yang berlandaskan pada kepentingan publik. Jika anggota parlemen menggunakan posisi dan suara mereka untuk keuntungan pribadi atau kelompok tertentu, hal ini dapat merusak integritas sistem demokrasi dan mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintah dan lembaga demokratis. Transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi aktif dari masyarakat adalah penting dalam mengatasi masalah semacam ini.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Ketika pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik mengeksploitasi loyalitas dan emosi rakyat untuk tujuan yang tidak jelas atau melanggar prinsip-prinsip hak asasi manusia, hal ini bisa menjadi ancaman terhadap demokrasi dewasa dan kebebasan individu. Prinsip-prinsip demokrasi dan hak asasi manusia harus saling melengkapi, dan tindakan yang merugikan hak asasi manusia harus dikoreksi dan dihindari. Dalam demokrasi, penting bagi lembaga-lembaga demokratis, termasuk lembaga peradilan dan badan legislatif, untuk menjalankan fungsi mereka secara independen dan memastikan bahwa keputusan yang diambil didasarkan pada prinsip-prinsip demokrasi dan hak asasi manusia. Partisipasi aktif dan pemantauan masyarakat terhadap tindakan pemerintah juga penting dalam menjamin bahwa kekuasaan tidak disalahgunakan dan hak asasi manusia dihormati. Kesadaran akan hak asasi manusia dan pendidikan yang kuat tentang nilai-nilai demokrasi juga dapat membantu masyarakat dalam mengidentifikasi manipulasi atau penyalahgunaan kekuasaan kharismatik yang bertentangan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia.