Kiriman dibuat oleh Lia Sugriyah

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Diskusi 2

oleh Lia Sugriyah -
Lia Sugriyah (2256031025) Reg. M

Semakin maju teknologi maka semakin banyak inovasi tercanggih yang diciptakan, baik dari teknologi maupun jenis produksinya, untuk memudahkan kegiatan di dunia industri/perdagangan. Dengan begitu, tingkat perekonomian di suatu negara bisa semakin meningkat ke arah lebih baik.

Namun jika dikaitkan dengan sila ke 5 Pancasila, kemajuan teknologi belum membawa perkembangan ekonomi di Indonesia menjadi baik.

Walaupun teknologi semakin canggih, tidak semua orang dapat merasakan dan memilikinya. Penyebaran dan akses pemakaian teknologi canggih belum tersebar merata secara adil dan cenderung masih berpusat hanya pada kota-kota besar tertentu. Hal ini menyebabkan keadaan ekonomi di Indonesia cenderung pada perkembangan yang bersifat regress

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Artikel pertemuan 13

oleh Lia Sugriyah -
Lia Sugriyah (2256031025) Reg. M

Judul artikel: Tantangan dan Penguatan Ideologi Pancasila dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0

Pendapat mengenai isi dan materi:
Menurut saya berdasarkan judul yang tertera, memang menjadi fakta bahwa hadirnya revolusi industri 4.0 memberikan tantangan dalam pengembangan ideologi Pancasila.

Posisi pancasila sebagai pedoman dan sumber etika hidup berbangsa bernegara oleh warga di Indonesia dapat terancam bergeser dan tergantikan oleh pengaruh lain yang lalu tertanam dalam pemikiran   masyarakat, sebagai akibat dari adanya revolusi industri 4.0. Era dimana kita dengan mudah mendapat informasi-informasi dari luar melalui internet yang terkadang tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Anak-anak muda dimana mereka sebagai penerus kehidupan bangsa, justru yang paling mudah terpengaruh mengingat mereka adalah pengguna internet dan teknologi terbanyak.

Namun, tantangan yang ada dapat diatasi dengan memanfaatkan era revolusi industri 4.0 itu sendiri sebaik mungkin. Contohnya iptek, dapat digunakan sebagai media pembelajaran penyampaian pendidikan pancasila guna penanaman dan penguatan karakter individu agar berpedoman dan berkepribadian sesuai pancasila.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

oleh Lia Sugriyah -
Lia Sugriyah (2256031025) Reg. M

Judul jurnal: Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Isi Utama:
Perlunya mempelajari, mendalami, dan memiliki pemahaman dalam mata kuliah Pendidikan Pancasila sebagai alat yang mempengaruhi Pengembangan Kepribadian Mahasiswa, agar dapat menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang ada dengan baik dan bertanggung jawab, sekaligus mencegah penyalahgunaan Iptek yang mengarah pada hal-hal negatif yang melanggar norma dan nilai-nilai yang berlaku (Pancasila sebagai pedoman hidup bermasyarakat).

Perkembangan iptek yang ada dimanfaatkan untuk mempermudah proses belajar dan kegiatan positif lainnya sesuai dengan cerminan kepribadian Pancasila sesungguhnya.

Pendidikan Pancasila penting dalam kehidupan bermasyarakat. Tidak hanya mahasiswa, pendidikan ini sudah seharusnya ditetapkan sejak dini.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video

oleh Lia Sugriyah -
Lia Sugriyah_2256031025_Reg.M

Hasil Analisis:
Video ini berisi penjelasan mengenai hubungan antara "Iptek" dan "Pancasila", yaitu "Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Iptek".

Sebelum memasuki pembahasan utama, Iptek dan Pancasila itu sendiri terlebih dahulu dijelaskan pengertiannya:
- Iptek merupakan karya manusia yang digunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menjalani kehidupannya.
- Pancasila merupakan dasar negara yang menjadi pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi warga Indonesia.

Menuju pembahasan utama, dijelaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal penting karena menjadi sistem etika, sekaligus pengaruh dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Nilai-nilai didalamnya ialah:
1. Ketuhanan yang Maha Esa
    Iptek tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan, tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya apakah merugikan manusia disekitarnya atau tidak.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
    Manusia dalam mengembangkan iptek harus bersikap beradab karena iptek adalah hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.

3. Persatuan Indonesia
    Pengembangan iptek hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, bersatu, kebesaran bangsa, serta keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat
kebijaksanaan dalam
permusyawaratan/perwakilan
    Pengembangan iptek harus bersifat demokratis, artinya setiap ilmuwan memiliki kebebasan untuk mengembangkan iptek. Selain itu, mereka juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain. Sikap terbuka akan kritik wajib dimiliki, untuk mengkaji ulang dan mengembangkan iptek agar lebih baik kedepannya

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia
    Iptek yang dicipta dan dikembangkan harus bersifat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan, yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan diri sendiri maupun dengan tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat banyak, serta manusia dengan alam lingkungannya.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

oleh Lia Sugriyah -
Lia Sugriyah_2256031025_Reguler.M

Judul jurnal: PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI KONTROL SOSIAL OLEH MEDIA MASSA UNTUK MENEKAN KEJAHATAN DI INDONESIA

Isi Utama:
Media massa belum mampu menjalankan fungsi kontrol sosial di masyarakat terutama pengamalan nilai-nilai pancasila. Beberapa oknum media massa sering disampaikan tidak sesuai dengan kenyataan. Ini menyebabkan masyarakat kita yang memang tingkat membacanya masih buruk, cenderung percaya tanpa melakukan "cross check". Padahal, sebagai negara yang mayoritas beragama Islam dan juga yang merupakan makhluk berakal, Allah SWT sudah menurunkan ayat-ayat Al-Quran tentang pentingnya meneliti informasi yang baru diterima sebelum informasi tersebut dianggap benar. Apa yang dilakukan oleh media massa tersebut, melanggar nilai pancasila, terutama nilai materill, nilai kerohanian, dan nilai vital yang akan berdampak pada pelanggaran hak manusia yang lain.

Menurut penulis, media massa yang dijadikan sebagai rujukan jurnal hanya merupakan pemuas informasi masyarakat tanpa ada pembentukan nilai dan pendidikan kepribadian. Kesimpulan akhir yang disampaikan penulis, bahwa media massa di Indonesia menjadi salah satu penyebab pudarnya jiwa patriotik, berkembangnya manusia individual-liberalistik, masih tertanamnya kepentingan pribadi atau golongan di atas kepentingan bangsa dan negara.