Lia Sugriyah (2256031025) Reg. M
1. Sebagai warga negara Indonesia, tentunya dalam menjalani hidup kita harus berpedoman pada dasar negara dan ideologi kita yaitu Pancasila, dengan menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Tentunya kehadiran IPTEK di tengah-tengah kehidupan masyarakat Indonesia harus menyesuaikan dan tidak boleh menyimpang dari Pancasila. Pengembangan IPTEK harus senantiasa berakar pada budaya bangsa, serta dalam perkembangannya IPTEK harus menghormati dan terbuka dengan segala kritik yang ada dari masyarakat yang tentunya untuk arah yang lebih baik.
Akan berbahaya jika nilai Pancasila tidak diterapkan dengan baik pada kemajuan teknologi. Masyarakat dapat kehilangan jati diri dan kepribadiannya sebagai bangsa Indonesia yang penuh dengan nilai-nilai baik dan budi pekerti, mengingat teknologi yang sifatnya "bebas" sehingga ada dampak negatif didalamnya yang dapat berbahaya dan merugikan bagi diri sendiri maupun orang lain. Untuk itu, diperlukannya Pancasila sebagai pedoman dalam perkembangan IPTEK untuk mencegah resiko-resiko buruk terjadi.
2. Semakin maju teknologi maka semakin banyak inovasi tercanggih yang diciptakan, baik dari teknologi maupun jenis produksinya, untuk memudahkan kegiatan di dunia industri/perdagangan. Dengan begitu, tingkat perekonomian di suatu negara bisa semakin meningkat ke arah lebih baik. Namun jika dikaitkan dengan sila ke 5 Pancasila, kemajuan teknologi belum membawa perkembangan ekonomi di Indonesia menjadi baik.
Walaupun teknologi semakin canggih, tidak semua orang dapat merasakan dan memilikinya. Penyebaran dan akses pemakaian teknologi canggih belum tersebar merata secara adil dan cenderung masih berpusat hanya pada kota-kota besar tertentu. Hal ini menyebabkan keadaan ekonomi di Indonesia cenderung pada perkembangan yang bersifat regress.
1. Sebagai warga negara Indonesia, tentunya dalam menjalani hidup kita harus berpedoman pada dasar negara dan ideologi kita yaitu Pancasila, dengan menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Tentunya kehadiran IPTEK di tengah-tengah kehidupan masyarakat Indonesia harus menyesuaikan dan tidak boleh menyimpang dari Pancasila. Pengembangan IPTEK harus senantiasa berakar pada budaya bangsa, serta dalam perkembangannya IPTEK harus menghormati dan terbuka dengan segala kritik yang ada dari masyarakat yang tentunya untuk arah yang lebih baik.
Akan berbahaya jika nilai Pancasila tidak diterapkan dengan baik pada kemajuan teknologi. Masyarakat dapat kehilangan jati diri dan kepribadiannya sebagai bangsa Indonesia yang penuh dengan nilai-nilai baik dan budi pekerti, mengingat teknologi yang sifatnya "bebas" sehingga ada dampak negatif didalamnya yang dapat berbahaya dan merugikan bagi diri sendiri maupun orang lain. Untuk itu, diperlukannya Pancasila sebagai pedoman dalam perkembangan IPTEK untuk mencegah resiko-resiko buruk terjadi.
2. Semakin maju teknologi maka semakin banyak inovasi tercanggih yang diciptakan, baik dari teknologi maupun jenis produksinya, untuk memudahkan kegiatan di dunia industri/perdagangan. Dengan begitu, tingkat perekonomian di suatu negara bisa semakin meningkat ke arah lebih baik. Namun jika dikaitkan dengan sila ke 5 Pancasila, kemajuan teknologi belum membawa perkembangan ekonomi di Indonesia menjadi baik.
Walaupun teknologi semakin canggih, tidak semua orang dapat merasakan dan memilikinya. Penyebaran dan akses pemakaian teknologi canggih belum tersebar merata secara adil dan cenderung masih berpusat hanya pada kota-kota besar tertentu. Hal ini menyebabkan keadaan ekonomi di Indonesia cenderung pada perkembangan yang bersifat regress.