Lia Sugriyah (2256031025) Reg. M
A. Menurut saya, benar apa yang disampaikan dalam berita tersebut bahwasannya orang terpelajar pun bahkan bisa juga termakan berita hoaks dan menyebarkannya di media sosial. Hal ini biasa terjadi karena mereka suka, terutama jika berita hoaks tersebut bermaksud untuk membela atau mendukung orang yang dikenal dan disukai, tidak peduli apakah betul atau salah.
Menurut saya, cara mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaks adalah dengan perhatikan dahulu judul dari berita itu, apakah bersifat provokasi atau tidak. Walaupun tidak, belum tentu kita tetap harus memercayainya. Terdapat situs dan sumber berita yang banyak beredar di dunia maya, biasakan diri untuk tidak membaca berita hanya melalui satu sumber saja. Diperlukan untuk kita membaca berita yang sama dengan situs yang berbeda-beda, sebagai pembanding untuk memeriksa fakta atau tidak info yang disajikan. Situs yang dibaca juga harus yang memang sudah terkenal akan keakuratan dan kevalidannya dalam menyampaikan suatu berita.
B. Pengembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dapat memicu etika yang menyimpang dalam diri masyarakat, salah satunya seperti menghina orang lain dengan hinaan yang mengandung unsur SARA pada suatu platform.
Solusi pengembangan IPTEK yang lebih baik adalah dengan berpedoman pada nilai-nilai dalam Pancasila, untuk mencegah resiko-resiko buruk yang merugikan manusia tidak terjadi. Pengembangan IPTEK harus senantiasa berakar pada budaya bangsa dan di Indonesia, tentunya pengembangan IPTEK harus menghormati dan terbuka dengan segala kritik untuk menyesuaikanya dengan nilai dan budaya yang ada di Indonesia.
C.Solusi terhadap sikap konsumerisme melalui “kacamata” komunikasi menurut saya adalah berdiskusi dengan diri sendiri dan orang terdekat (komunikasi interpersonal).
Saat melihat barang dan hasrat untuk membeli muncul, “diskusi” terlebih dahulu dengan diri sendiri dengan menggunakan logika seperti “apakah barang tersebut memang sangat dibutuhkan sehingga harus dibeli atau hanya karena menarik?” atau “barang ini lucu, tapi sudah punya dan fungsinya sama, hanya penampilan yang berbeda”.
Jika memang tidak bisa, maka minta pendapat orang lain apakah barang yang ingin kita beli lebih baik dibeli saja atau tidak dan dengan memberikan alasan masuk akal.