Nama : Dita ayu cahaya apria
Kelas : PSTI B
Npm : 2215061014
Jurnal Pembentukan Karakter
Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi HAM dan Masyarakat madani.
Dari beberapa pemaparan para ahli dalam mengartikan pendidikan kewarganegaraan dapat saya simpulkan bahwa pendidikan kewarganegaraan membicarakan tentang hubungan manusia dengan manusia lainnya yang akan melahirkan gerakan warga negara yang sadar akan pentingnya pendidikan kewarganegaraan. Pendidikan kewarganegaraan bertujuan untuk membangun karakter Bangsa Indonesia, mengembangkan kultur demokrasi, menjadikan warga indonesia yang cerdas, aktif, kritis, dan demokrasi. Menurut Robert Dahl sostem demokrasi adalah bagaimana masyarakat dapat mengaplikasikan hak-hak fundamental seperti adanya kebebasan berekspresi, berkomunikasi, berkumpul dan berorganisasi yang dibutuhkan bagi perdebatan politik dan pelaksanaan kampanye kampanye pilihan. Pemerintahan demokrasi adalah pemerintah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.
HAM pertamakalinya dikemukakan oleh john locke yang dimana menjelaskan bahwa hak asasi manusia yang diberikan secara langsung oleh Tuhan Yang Maha Pencipta dan bersifat kodrati. Pelaksanaan HAM dilakukan melalui 2 instrumen yaitu kovenan hak hak sipil dan politik atau internationak dan kovenan hak hak ekonomi, sosial, dan budaya atau international. Masyarakat madani atau civil society merupakan bagian masyarakat yang memiliki adab dalam membangun, memaknai, dan menjalani kehidupannya. Masyarakat madani tidak muncul dengan sendirinya terfapat unsur unsur sosial yang menjadi prasyarat adapun fakta fakta yang saling mengikat dan menjadi karakter khas masyarakat madani yaitu wilayah publik yang bebas, demokrasi, toleransi, kemajemukan dan keadilan sosial.
Kelas : PSTI B
Npm : 2215061014
Jurnal Pembentukan Karakter
Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi HAM dan Masyarakat madani.
Dari beberapa pemaparan para ahli dalam mengartikan pendidikan kewarganegaraan dapat saya simpulkan bahwa pendidikan kewarganegaraan membicarakan tentang hubungan manusia dengan manusia lainnya yang akan melahirkan gerakan warga negara yang sadar akan pentingnya pendidikan kewarganegaraan. Pendidikan kewarganegaraan bertujuan untuk membangun karakter Bangsa Indonesia, mengembangkan kultur demokrasi, menjadikan warga indonesia yang cerdas, aktif, kritis, dan demokrasi. Menurut Robert Dahl sostem demokrasi adalah bagaimana masyarakat dapat mengaplikasikan hak-hak fundamental seperti adanya kebebasan berekspresi, berkomunikasi, berkumpul dan berorganisasi yang dibutuhkan bagi perdebatan politik dan pelaksanaan kampanye kampanye pilihan. Pemerintahan demokrasi adalah pemerintah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.
HAM pertamakalinya dikemukakan oleh john locke yang dimana menjelaskan bahwa hak asasi manusia yang diberikan secara langsung oleh Tuhan Yang Maha Pencipta dan bersifat kodrati. Pelaksanaan HAM dilakukan melalui 2 instrumen yaitu kovenan hak hak sipil dan politik atau internationak dan kovenan hak hak ekonomi, sosial, dan budaya atau international. Masyarakat madani atau civil society merupakan bagian masyarakat yang memiliki adab dalam membangun, memaknai, dan menjalani kehidupannya. Masyarakat madani tidak muncul dengan sendirinya terfapat unsur unsur sosial yang menjadi prasyarat adapun fakta fakta yang saling mengikat dan menjadi karakter khas masyarakat madani yaitu wilayah publik yang bebas, demokrasi, toleransi, kemajemukan dan keadilan sosial.