གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Ikhwan Fajar Khatamy

PSTI A dan B Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN POSTTEST

Ikhwan Fajar Khatamy གིས-
Nama: Ikhwan Fajar Khatamy
NPM: 2255061007
Kelas: PSTI B

Analisis Jurnal Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani

Jurnal ini membahas Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education) yang merupakan pendidikan yang sangat dibutuhkan untuk mendidik karakter warga negara Indonesia agar bersifat aktif, demokratis, dan beradab dalam menjadi bagian dari warga negara dunia di era modern saat ini. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) juga diharapkan dapat menjadi saran perkembangan pemikiran yang nilai-nilainya berasal dari luar, yang jika diorientasikan dapat menjadi sintesis kreatif yang diperlukan bangsa Indonesia sebagai negara demokratis yang berdasarkan kepada nilai Pancasila.

PKn bertujuan untuk membangun karakter yang membentuk kecakapan partisipatif warga negara yang bermutu dan bertanggung jawab serta menjadikan warga negara Indonesia yanng cerdas, aktif, demokratis, dan kritis yang tetap menjaga integritas bangsa. Urgensi PKn juga berhubungan dengan HAM yang merupakan hak-hak yang diberikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Esa sebagai sesuatu yang bersifat kodrati. Karena sifatnya demikian tidak yang dapat mencabut hak asasi setiap manusia. Di dalam HAM terdapat 4 prinsip yaitu kebebasan, kemerdekaan, persamaan, dan keadilan. Dengan adanya HAM juga menjadi adanya karakter masyarakat madani yang merupakan prinsip moral, keadilan, kesamaan, musyawarah dan demokrasi.

PSTI A dan B Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

Ikhwan Fajar Khatamy གིས-
Nama: Ikhwan Fajar Khatamy
NPM: 2255061007
Kelas: PSTI B

Analisis Video Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi: Hakekat dan Pentingnya PKn

Kata kewarganegaraan berasal dari kata warganegara yang berarti merupakan bagian dari suatu negara. PKn merupakan usaha sadar menyiapkan peserta didik yang cinta, berani, dan setia dalam berkoban dan membela bangsa Indonesia. PKn juga melatih peserta didik untuk ber[ikir dengan lebih kritis, demokratis, dan analisis yang berdasrkan nilai-nilai Pancasila.

Landasan ideal PKn adalah Pancasila yang merupakan pandangan hidup bagi bangsa Indonesia. Landasan hukum PKn yakni Pembukaan UUD 1945, batang tubuh UUD 1945, UU Nomor 20 Tahun 1945 tentang bela negara, UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang mata kuliah pengembangan kepribadian, dan SK Dirjen DIKTI Nomor 42 Tahun 2006.

Sumber historis PKn sudah dimulai sebelum bangsa Indonesia merdeka. Sumber sosiologis PKn dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia untuk menjaga eksistensi negara bangsa. Politik PKn ditandai dengan dimuatnya dokumen-dokumen kurikulum kewarganegaraan.

Dinamika, esensi, dan urgensi PKn diharapkan dapat mendorong warga negara agar mampu meanfaatkan sisi-sisi positif dari perkembangan iptek pada masa sekarang dan masa depan untuk membangun bangsa.

Teknik Informatika B-2022 -> Forum Analisis Jurnal

Ikhwan Fajar Khatamy གིས-
Nama: Ikhwan Fajar Khatamy
NPM: 2255061007
Kelas: PSTI B

Beradasrkan analisis saya dari jurnal "Pancasila Sebagai Filsafat Ilmu dan Implikasi Terhadap Pengembangan Ilmu Pengethauan dan Teknologi", jurnal tersebut membahas tentang Pancasila sebagai filsafat ilmu dan implikasinya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini. Perkembangan teknologi yang begitu deras membuat terlalu mudahnya informasi dari seluruh dunia masuk ke bangsa Indonesia. Maka penting adanya sebuah nilai dasar yaitu Pancasila untuk rakyat Indonesia dalam menyaring semua informasi yang diakses dengan mudah dari seluruh penjuru dunia.

Pancasila sebagai ilmu filsafat merupakan suatu sistem pengetahuan dakam kehidupan sehari-hari yang menjadi dasar bagi rakyat Indonesia dalam memandang realitas kehidupan di dunia ini. Pancasila sebagai filsafat ilmu juga memingkinkan masyarakat untuk dapat berpikir rasional dengan wawasan dan argumentasi secara universal, sehingga dapat membuka cakrawala bagi diskusi terhadap masalah-masalah yang terjadi. pengimplikasian sila-sila dalam perkembangan IPTEK harus diterapkan dalam aktivitas sehari-hari. Karena Pancasila merupakan landasan bagi perkembangan IPTEK di Indonesia. Tanpa adanya landasan nilai-nilai Pancasila, budaya yang ditanamkan pada bangsa Indonesia lambat laun akan luntur karena cepatnya perkembangan teknologi yang terjadi.