Nama : Neila Pebiola
NPM : 2216031097
Kelas : Reguler A
Prodi : Ilmu Komunikasi
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Jawab :
Melalui artikel ini, kita dapat memahami tantangan dan hambatan perlindungan HAM di negeri ini. Diskusi mendalam tentang pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi juga membantu untuk lebih memahami situasinya. Hal positif yang dapat ditemukan setelah membaca artikel ini adalah kesadaran yang lebih besar akan pentingnya menghormati hak asasi manusia di Indonesia.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Jawab ;
Demokrasi Indonesia berakar pada nilai-nilai budaya atau adat asli bangsa Indonesia. Pendapat saya tentang prinsip demokrasi Indonesia Ketuhanan Yang Maha Esa adalah bahwa prinsip ini mencerminkan nilai-nilai agama dan keragaman yang merupakan bagian integral dari budaya Indonesia. Prinsip ini menekankan pentingnya keragaman dan toleransi dalam kehidupan berdemokrasi. Hal ini sejalan dengan semangat Pancasila sebagai dasar negara Indonesia yang mengakui keberagaman agama dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Jawab :
Praktik demokrasi Indonesia saat ini harus dinilai dalam konteks bahwa ia sejalan dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta penghormatan terhadap nilai-nilai hak asasi manusia. Meskipun demokrasi sudah lama dijalin di Indonesia, namun penerapan prinsip demokrasi secara umum masih bermasalah.
D.Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Jawab :
Eksekusi tujuan politik individu atau kelompok tertentu yang menyimpang dari kepentingan masyarakat merupakan bentuk penghianatan terhadap kepercayaan masyarakat. Ini mengabaikan prinsip-prinsip demokrasi yang mendasari sistem politik di mana pemimpin terpilih harus bertindak demi kepentingan rakyatnya dan memperjuangkan keadilan. Mengatasi masalah ini akan membutuhkan langkah-langkah seperti meningkatkan pengawasan publik terhadap kinerja anggota parlemen. Masyarakat juga harus berperan aktif dalam memantau pejabat terpilih dan meminta pertanggungjawaban mereka agar kebijakan tetap pada jalurnya.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Jawab :
Partai politik dengan kekuatan karismatik yang berakar pada tradisi dan agama berpotensi memanipulasi loyalitas dan emosi masyarakat. Hak asasi manusia dapat terancam di era demokrasi saat ini jika kekuasaan karismatik ini disalahgunakan untuk tujuan yang tidak jelas atau bertentangan dengan kepentingan masyarakat. Prinsip-prinsip ini berisiko dilanggar ketika orang-orang karismatik menggunakan pengaruhnya untuk memanipulasi loyalitas dan perasaan massa.Penting untuk meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya penghormatan terhadap hak asasi manusia dan keadilan dalam praktik politik.
NPM : 2216031097
Kelas : Reguler A
Prodi : Ilmu Komunikasi
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Jawab :
Melalui artikel ini, kita dapat memahami tantangan dan hambatan perlindungan HAM di negeri ini. Diskusi mendalam tentang pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi juga membantu untuk lebih memahami situasinya. Hal positif yang dapat ditemukan setelah membaca artikel ini adalah kesadaran yang lebih besar akan pentingnya menghormati hak asasi manusia di Indonesia.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Jawab ;
Demokrasi Indonesia berakar pada nilai-nilai budaya atau adat asli bangsa Indonesia. Pendapat saya tentang prinsip demokrasi Indonesia Ketuhanan Yang Maha Esa adalah bahwa prinsip ini mencerminkan nilai-nilai agama dan keragaman yang merupakan bagian integral dari budaya Indonesia. Prinsip ini menekankan pentingnya keragaman dan toleransi dalam kehidupan berdemokrasi. Hal ini sejalan dengan semangat Pancasila sebagai dasar negara Indonesia yang mengakui keberagaman agama dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Jawab :
Praktik demokrasi Indonesia saat ini harus dinilai dalam konteks bahwa ia sejalan dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta penghormatan terhadap nilai-nilai hak asasi manusia. Meskipun demokrasi sudah lama dijalin di Indonesia, namun penerapan prinsip demokrasi secara umum masih bermasalah.
D.Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Jawab :
Eksekusi tujuan politik individu atau kelompok tertentu yang menyimpang dari kepentingan masyarakat merupakan bentuk penghianatan terhadap kepercayaan masyarakat. Ini mengabaikan prinsip-prinsip demokrasi yang mendasari sistem politik di mana pemimpin terpilih harus bertindak demi kepentingan rakyatnya dan memperjuangkan keadilan. Mengatasi masalah ini akan membutuhkan langkah-langkah seperti meningkatkan pengawasan publik terhadap kinerja anggota parlemen. Masyarakat juga harus berperan aktif dalam memantau pejabat terpilih dan meminta pertanggungjawaban mereka agar kebijakan tetap pada jalurnya.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Jawab :
Partai politik dengan kekuatan karismatik yang berakar pada tradisi dan agama berpotensi memanipulasi loyalitas dan emosi masyarakat. Hak asasi manusia dapat terancam di era demokrasi saat ini jika kekuasaan karismatik ini disalahgunakan untuk tujuan yang tidak jelas atau bertentangan dengan kepentingan masyarakat. Prinsip-prinsip ini berisiko dilanggar ketika orang-orang karismatik menggunakan pengaruhnya untuk memanipulasi loyalitas dan perasaan massa.Penting untuk meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya penghormatan terhadap hak asasi manusia dan keadilan dalam praktik politik.