Maria Teresa Febiana_2256031018_Paralel
Pancasila merupakan dasar negara Republik Indonesia, dalam kehidupan sehari-hari Pancasila menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan. Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan.
Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK :
1. Ketuhanan yang Maha Esa dengan ketakwaan terhadap Tuhan YME, menghormati dan bekerja sama antara pemeluk agama dan penganut kepercayaan yang berbeda-beda, serta kebebasan dalam melakukan ibadah.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dengan berbudi pekerti yang didasarkan dengan norma-norma objektif, bukan subjektif. Contohnya mengakui persamaan derajat, saling mencintai sesama manusia.
3. Persatuan Indonesia perlu didorong untuk mencapai kehidupan yang bebas dalam wadah negara yang merdeka dan berdaulat. Contohnya seperti nilai pengakuan terhadap bhineka tunggal ika suku bangsa, etnis, agama, adat istiadat, dan kebudayaan.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan berarti bahwa negara adalah untuk kepentingan seluruh rakyat, kedaulatan ada ditangan rakyat, manusia Indonesia adalah sebagai warga negara dan warga masyarakat mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama.
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia dalam bidang hukum, politik, ekonomi, dan kebudayaan. Contohnya seperti perwujudan keadilan sosial itu meliputi seluruh rakyat Indonesia, keseimbangan antara hak dan kewajiban.