NAMA: VIOLITA ALTINA PUTRI
NPM: 2255061016
A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Jawab:
Setiap ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan di Indonesia harus didasarkan pada nilai-nilai Pancasila. Pancasila berperan penting bagi kehidupan barbangsa dan bernegara, dimana harus didasari oleh kehidupan tatanan Negara seperti politik, ekonomi, budaya, hukum dan antar umat beragama.
Dalam pembangunan ilmu yang prosesnya berada di tengah persaingan global seperti saat ini Pancasila haruslah menjadi paradigma dan dasar dari kemajuan atau perkembangan yang ada. Dengan dilandasi oleh nilai nilai sebagai berikut:
1. Sila Pertama, menunjukan tidak satu pun sukubangsa ataupun golongan sosial dan komuniti setempat di Indonesia yang tidak mengenal kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
2. Sila Kedua, merupakan nilai budaya yang dijunjung tinggi oleh segenap warganegara Indonesia tanpa membedakan asal-usul kesukubangsaan, kedaerahan, maupun golongannya;
3. Sila Ketiga, mencerminkan nilai budaya yang menjadi kebulatan tekad masyarakat majemuk di kepulauan nusantara untuk mempersatukan diri sebagai satu bangsa yang berdaulat;
4. Sila Keempat, merupakan nilai budaya yang luas persebarannya di kalangan masyarakat majemuk Indonesia untuk melakukan kesepakatan melalui musyawarah. Sila ini sangat relevan untuk mengendalikan nilai-nilai budaya yang mendahulukan kepentingan perorangan.
5. Sila Kelima, betapa nilai-nilai keadilan sosial itu menjadi landasan yang membangkitkan semangat perjuangan bangsa Indonesia dalam memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikutserta melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Jawab:
Seorang pemimpin adalah seseorang yang mengatur dan memiliki wewenang lebih. Bukan hanya itu seseorang pemimpin juga menjadi contoh bagi orang-orang yang di pimpin, maka dari itu sekarang pemimpin haruslah berjiwa Pancasila, pemimpin yang mengerti benar akan hakikat pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia. Sehingga dengan begitu, semua kebijakan yang diambilnya kelak akan berpedoman pada ideologi Bangsa. Pemimpin harus memiliki lima karakteristik sebagaimana yang terkandung dalam Lima sila yang terdapat dalam Pancasila. Dengan begitu akan terwujudnya suatu keadilan, kemakmuran, dan kedamaian.
Bukan hanya seorang pemimpin, tetapi seorang warga negara serta ilmuan juga harus memiliki sikap yang berlandasi dan berpedoman kepada nilai-nilai Pancasila agar saling menghargai sesama, satu tujuan dan dengan karakter yang berlandaskan Pancasila, diharapkan mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi , yaitu kepada kesejahteraan dan kemakmuran seperti yang dicita-citakan oleh seluruh rakyat Indonesia.
NPM: 2255061016
A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Jawab:
Setiap ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan di Indonesia harus didasarkan pada nilai-nilai Pancasila. Pancasila berperan penting bagi kehidupan barbangsa dan bernegara, dimana harus didasari oleh kehidupan tatanan Negara seperti politik, ekonomi, budaya, hukum dan antar umat beragama.
Dalam pembangunan ilmu yang prosesnya berada di tengah persaingan global seperti saat ini Pancasila haruslah menjadi paradigma dan dasar dari kemajuan atau perkembangan yang ada. Dengan dilandasi oleh nilai nilai sebagai berikut:
1. Sila Pertama, menunjukan tidak satu pun sukubangsa ataupun golongan sosial dan komuniti setempat di Indonesia yang tidak mengenal kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
2. Sila Kedua, merupakan nilai budaya yang dijunjung tinggi oleh segenap warganegara Indonesia tanpa membedakan asal-usul kesukubangsaan, kedaerahan, maupun golongannya;
3. Sila Ketiga, mencerminkan nilai budaya yang menjadi kebulatan tekad masyarakat majemuk di kepulauan nusantara untuk mempersatukan diri sebagai satu bangsa yang berdaulat;
4. Sila Keempat, merupakan nilai budaya yang luas persebarannya di kalangan masyarakat majemuk Indonesia untuk melakukan kesepakatan melalui musyawarah. Sila ini sangat relevan untuk mengendalikan nilai-nilai budaya yang mendahulukan kepentingan perorangan.
5. Sila Kelima, betapa nilai-nilai keadilan sosial itu menjadi landasan yang membangkitkan semangat perjuangan bangsa Indonesia dalam memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikutserta melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Jawab:
Seorang pemimpin adalah seseorang yang mengatur dan memiliki wewenang lebih. Bukan hanya itu seseorang pemimpin juga menjadi contoh bagi orang-orang yang di pimpin, maka dari itu sekarang pemimpin haruslah berjiwa Pancasila, pemimpin yang mengerti benar akan hakikat pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia. Sehingga dengan begitu, semua kebijakan yang diambilnya kelak akan berpedoman pada ideologi Bangsa. Pemimpin harus memiliki lima karakteristik sebagaimana yang terkandung dalam Lima sila yang terdapat dalam Pancasila. Dengan begitu akan terwujudnya suatu keadilan, kemakmuran, dan kedamaian.
Bukan hanya seorang pemimpin, tetapi seorang warga negara serta ilmuan juga harus memiliki sikap yang berlandasi dan berpedoman kepada nilai-nilai Pancasila agar saling menghargai sesama, satu tujuan dan dengan karakter yang berlandaskan Pancasila, diharapkan mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi , yaitu kepada kesejahteraan dan kemakmuran seperti yang dicita-citakan oleh seluruh rakyat Indonesia.