གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Erlyn Septiana

MKU PKN KIMIA A GENAP 2024 -> FORUM JAWABAN ANALISIS JURNAL

Erlyn Septiana གིས-
Nama : Erlyn Septiana
NPM : 2217011064
Kelas : A

Demokrasi sebagai perwujudan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila keempat, menjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan pemilihan umum di Indonesia. Sila keempat Pancasila, yang berbunyi "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan," menekankan prinsip musyawarah untuk mencapai mufakat dan pengambilan keputusan yang mengutamakan kepentingan bersama. Namun, dalam praktiknya, pelaksanaan pemilihan umum, termasuk pemilihan kepala daerah (pilkada), seringkali belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai tersebut. Masalah seperti politisasi identitas, kecurangan pemilu, dan ketidaknetralan birokrasi masih menjadi tantangan yang menghambat terwujudnya demokrasi yang substansial.

Pemilihan umum seharusnya menjadi sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat dan partisipasi aktif warga negara dalam proses politik. Namun, penelitian ini mengungkapkan bahwa pemilu di Indonesia masih diwarnai oleh praktik-praktik yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, seperti dominasi partai politik dalam penunjukan calon, maraknya ujaran kebencian di media sosial, serta ketidakmampuan sistem pemilu untuk sepenuhnya mengakomodasi calon independen. Hal ini menunjukkan bahwa demokrasi di Indonesia belum sepenuhnya mencapai tingkat kedewasaan yang diharapkan, meskipun telah mengalami perkembangan signifikan sejak era Reformasi.

Untuk memperkuat demokrasi yang berlandaskan Pancasila, diperlukan upaya serius dalam mereformasi sistem pemilu, termasuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat. Selain itu, pendidikan politik yang mengedepankan nilai-nilai musyawarah dan kebijaksanaan perlu ditingkatkan agar masyarakat dapat lebih kritis dan berperan aktif dalam proses demokratisasi. Dengan demikian, demokrasi di Indonesia tidak hanya akan menjadi sekadar prosedur formal, tetapi juga mampu mewujudkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.