གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Linggar Sesar Ramadani

Nama : Linggar Sesar Ramadani
NPM : 2217011133
Kelas : A

Jurnal yang berjudul "Demokrasi Sebagai Wujud Nilai-Nilai Sila Keempat Pancasila dalam Pemilihan Umum Daerah di Indonesia" membahas tentang hubungan antara demokrasi yang terkandung dalam sila keempat Pancasila dan implementasinya dalam pemilihan umum daerah di Indonesia. Pemilihan umum dipandang sebagai perwujudan sistem demokrasi yang memberikan kesempatan kepada warga negara untuk berpartisipasi dalam pemerintahan melalui pemilihan wakil-wakil mereka. Namun, jurnal ini menyoroti adanya kesenjangan antara ideal demokrasi Pancasila dan realitas pelaksanaan pemilihan umum di Indonesia. Dalam praktiknya, seringkali ditemukan berbagai permasalahan seperti konflik antar pendukung, kecurangan dalam proses pemilihan, serta praktik-praktik yang tidak sepenuhnya demokratis, yang pada akhirnya tidak mencerminkan nilai-nilai yang terkandung dalam sila keempat Pancasila.

Jurnal ini juga secara kritis menganalisis beberapa aspek dalam sistem pemilihan umum di Indonesia yang dianggap belum ideal. Beberapa isu yang diangkat antara lain adalah sulitnya bagi calon independen untuk dapat maju dalam pemilihan karena persyaratan yang berat, adanya intervensi dari ketua umum partai politik dalam penentuan calon kepala daerah yang dapat menimbulkan masalah "hutang budi", serta kurangnya praktik demokrasi dalam internal partai politik. Jurnal ini menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai demokrasi Pancasila dalam setiap tahapan pemilihan umum, penegakan hukum yang tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran, serta perbaikan sistem internal partai politik sebagai langkah-langkah penting untuk mewujudkan demokrasi yang lebih substansial dan berkualitas di Indonesia.
Nama : Linggar Sesar Ramadani
NPM : 2217011133
Kelas : A

Jurnal "Demokrasi dan Pemilu Presiden 2019" karya R. Siti Zuhro membahas bahwa meskipun Indonesia sudah beberapa kali mengadakan pemilu secara langsung, demokrasi yang dijalankan masih belum berjalan secara mendalam atau berkualitas. Dalam Pemilu 2019, masih ditemukan berbagai masalah seperti pembelahan masyarakat karena perbedaan pilihan politik, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, serta politisasi agama dan identitas. Partai politik belum mampu menyediakan calon pemimpin yang berkualitas karena lebih fokus pada popularitas, misalnya mencalonkan artis. Selain itu, birokrasi atau pegawai pemerintahan pun kurang netral karena ikut mendukung salah satu calon. Semua ini menunjukkan bahwa demokrasi Indonesia masih bersifat prosedural, belum menyentuh makna sejatinya yaitu mewakili kepentingan rakyat secara adil dan jujur. Oleh karena itu, perlu kerja sama dari semua pihak seperti partai politik, pemerintah, masyarakat, dan media untuk membangun demokrasi yang lebih baik dan dipercaya rakyat.

MKU PKN KIMIA A GENAP 2024 -> FORUM JAWABAN ANALISIS VIDEO

Linggar Sesar Ramadani གིས-
Nama : Linggar Sesar Ramadani
NPM : 2217011133
Kelas : A

Video ini membuka wawasan tentang esensi masyarakat demokratis, di mana perbedaan pandangan dan perdebatan publik yang hidup adalah fondasi yang sehat, asalkan semua interaksi ini tetap berada dalam koridor aturan main demokrasi yang telah disetujui bersama. Namun, alih-alih hanya merayakan kebebasan berpendapat, video ini membawa kita pada isu yang lebih krusial, yaitu potensi terjadinya kemunduran dalam kualitas demokrasi itu sendiri. Dengan merujuk pada data terpercaya dari Freedom House dan Economist Intelligence Unit, terungkap bahwa Indonesia mengalami penurunan peringkat demokrasi sejak tahun 2013, sebuah indikasi yang mengkhawatirkan tentang adanya tantangan dalam praktik-praktik demokratis di negara ini. Lebih jauh lagi, video ini memberikan perspektif yang lebih luas dengan menyoroti bahwa fenomena penurunan kualitas demokrasi bukanlah masalah yang terbatas pada satu atau dua negara. Bahkan negara-negara yang selama ini dikenal sebagai pilar demokrasi yang kuat, seperti Amerika Serikat, juga menunjukkan tren yang serupa. Kenyataan ini menyiratkan bahwa tantangan terhadap keberlangsungan dan kesehatan sistem demokrasi adalah isu global yang kompleks dan perlu mendapatkan perhatian serius. Video ini mengajak kita memahami akar masalah, dampak potensial terhadap stabilitas sosial-politik, dan pentingnya upaya bersama untuk menjaga dan memperkuat nilai-nilai demokrasi di seluruh dunia. Jadi, bukan hanya soal kebebasan berpendapat, tetapi seruan untuk lebih waspada dan bertindak demi masa depan demokrasi yang lebih kuat.