NAMA: Bagas Gangsar Sugiarto
NPM: 2215014050
KELAS: TEKNIK LINGKUNGAN B
Berdasarkan jurnal yang telah diberikan dengan judul "DEMOKRASI SEBAGAI WUJUD NILAI-NILAI SILA KEEMPAT PANCASILA DALAM PEMILIHAN UMUM DAERAH DI INDONESIA" menyatakan bahwa Pancasila sebagai alat politik dalam menentukan arah kebijakan dan distribusi suatu Negara, dengan hal ini Pancasila pada sila keempat yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan, dapat mempengaruhi aspek kehidupan masyarakat terutama yang ditujukan dalam hal pemilihan umum daerah di Indonesia yang demokratis.
Namun, Pancasila yang gunanya sebagai nilai fundenmental sudah bergeser kedudukannya hal ini terjadi karena kurangnya kesadaran para penyelenggara politik serta kurangnya peran pemerintah dalam melakukan pengawasan. Salah satu yang dapat menimbulkan permasalahan yaitu pada saat kampanye para parpol memberikan janji-janji namun tidak disertai dengan tanggung jawab, menyebabkan kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap para calon yang diusung oleh parpol, ditambah adanya media sosial menambah luas kemungkinan ujaran kebencian pada proses kampanye. Pada saat ini juga banyak partai politik yang tidak mencerminkan nilai demokrasi yaitu mengusung nama hanya berdasarkan instruksi ketua umum, menjadikan calonnya hanya sebuah boneka saja dengan para ketua umum parpol yang mengatur dari belakang. Tentu saja hal ini akan melemahkan sistem demokrasi dan sila ke-4 Pancasila tentunya.
Kesimpulanya, demokrasi sebagai wujud nilai-nilai sila keempat Pancasila (Demokrasi) sangat penting dalam pemilihan umum daerah di Indonesia. Dalam menjalankan demokrasi ini, masyarakat Indonesia diharapkan dapat bersama-sama mewujudkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan menjaga keberlangsungan demokrasi yang sehat dan berkualitas.
NPM: 2215014050
KELAS: TEKNIK LINGKUNGAN B
Berdasarkan jurnal yang telah diberikan dengan judul "DEMOKRASI SEBAGAI WUJUD NILAI-NILAI SILA KEEMPAT PANCASILA DALAM PEMILIHAN UMUM DAERAH DI INDONESIA" menyatakan bahwa Pancasila sebagai alat politik dalam menentukan arah kebijakan dan distribusi suatu Negara, dengan hal ini Pancasila pada sila keempat yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan, dapat mempengaruhi aspek kehidupan masyarakat terutama yang ditujukan dalam hal pemilihan umum daerah di Indonesia yang demokratis.
Namun, Pancasila yang gunanya sebagai nilai fundenmental sudah bergeser kedudukannya hal ini terjadi karena kurangnya kesadaran para penyelenggara politik serta kurangnya peran pemerintah dalam melakukan pengawasan. Salah satu yang dapat menimbulkan permasalahan yaitu pada saat kampanye para parpol memberikan janji-janji namun tidak disertai dengan tanggung jawab, menyebabkan kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap para calon yang diusung oleh parpol, ditambah adanya media sosial menambah luas kemungkinan ujaran kebencian pada proses kampanye. Pada saat ini juga banyak partai politik yang tidak mencerminkan nilai demokrasi yaitu mengusung nama hanya berdasarkan instruksi ketua umum, menjadikan calonnya hanya sebuah boneka saja dengan para ketua umum parpol yang mengatur dari belakang. Tentu saja hal ini akan melemahkan sistem demokrasi dan sila ke-4 Pancasila tentunya.
Kesimpulanya, demokrasi sebagai wujud nilai-nilai sila keempat Pancasila (Demokrasi) sangat penting dalam pemilihan umum daerah di Indonesia. Dalam menjalankan demokrasi ini, masyarakat Indonesia diharapkan dapat bersama-sama mewujudkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan menjaga keberlangsungan demokrasi yang sehat dan berkualitas.