Kiriman dibuat oleh Nabilah Attohiroh Sofwah Al-atsari

Nabilah Attohiroh Sofwah Al-atsari
2217011002
Kelas A

1. Respons terhadap isi berita dan pelajaran positif yang dapat dipetik:
Berita ini menyoroti bahwa aksi protes yang melibatkan massa dalam jumlah besar selama pandemi dapat memperburuk penyebaran Covid-19. Walaupun kebebasan berekspresi dan berdemokrasi adalah hak setiap individu, penting untuk memikirkan konsekuensinya terhadap kesehatan publik. Pelajaran positif yang bisa diambil adalah tumbuhnya kesadaran akan pentingnya menjalankan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan, termasuk saat mengemukakan pendapat. Selain itu, kejadian ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dan masyarakat untuk mencari metode yang lebih aman dalam menyampaikan aspirasi tanpa mengancam kesehatan masyarakat.

2. Pandangan mengenai demonstrasi yang merusak fasilitas publik dan cara lain menyampaikan aspirasi di masa pandemi:
Aksi demonstrasi adalah wujud dari demokrasi, tetapi tindakan merusak fasilitas publik tidak dapat diterima. Fasilitas publik merupakan milik bersama yang dimanfaatkan oleh seluruh warga, sehingga kerusakan hanya akan merugikan masyarakat sendiri. Di tengah pandemi, terdapat berbagai alternatif untuk menyuarakan aspirasi, seperti melalui forum diskusi akademik, kajian ilmiah, petisi online, pertemuan dengan pihak berwenang, atau memanfaatkan platform media sosial sebagai sarana menyebarkan informasi dan mengkritik kebijakan yang dianggap tidak adil.

3. Cara mengatasi konflik antara pengusaha dan pekerja sambil menjaga keseimbangan hak dan tanggung jawab:
Untuk mengatasi perselisihan antara pengusaha dan pekerja, diperlukan aturan yang adil dan proporsional. Pemerintah bisa bertindak sebagai penengah untuk menyelaraskan kepentingan kedua belah pihak. Beberapa solusi yang dapat diimplementasikan meliputi:
- Menyelenggarakan dialog sosial yang produktif antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja guna mencapai solusi yang menguntungkan semua pihak.
- Memastikan pemenuhan hak-hak pekerja, seperti gaji yang layak, jaminan sosial, dan kondisi kerja yang aman.
- Memberikan dorongan kepada pengusaha yang menerapkan kebijakan yang mendukung kesejahteraan pekerja.
- Melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan kebijakan agar tidak ada pihak yang menyalahgunakan kekuasaan.

4. Perbaikan yang diperlukan untuk menyeimbangkan hak dan kewajiban negara serta warga negara guna menciptakan kehidupan yang harmonis:
Untuk mencapai keseimbangan antara hak dan kewajiban negara dan warga negara, beberapa hal yang perlu diperbaiki adalah:
- Pemerintah harus transparan dalam merancang kebijakan dan melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan untuk mencegah ketidakpuasan.
- Masyarakat perlu dibekali pemahaman tentang hak dan kewajibannya agar dapat berkontribusi aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
- Hukum harus diterapkan secara adil, baik kepada pejabat maupun warga biasa, guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
- Pemerintah harus lebih responsif dalam menampung aspirasi rakyat melalui diskusi terbuka, survei kebijakan, atau mekanisme partisipasi lainnya.

Dengan menerapkan langkah-langkah ini, diharapkan hubungan antara negara dan warga negara akan semakin erat, serta terwujud masyarakat yang adil dan demokratis.
Nabilah Attohiroh Sofwah Al-atsari
2217011002
Kelas A

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi dari berita tersebut dan hal positif apa yang bisa anda ambil?
Jawab: Menurut saya pernyataan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap perlindungan anak dan pentingnya menjaga keamanan serta ketertiban di masyarakat. Dalam konteks demonstrasi, melibatkan anak-anak dapat berisiko dan berpotensi merugikan mereka, baik secara fisik maupun psikologis. Adapaun hal positif yang bisa diambil dari berita ini adalah:
1. Sangat penting untuk melindungi anak-anak dari situasi yang tidak sesuai dengan perkembangan mereka. Ini menunjukkan bahwa ada perhatian terhadap hak-hak anak.
2. Edukasi sangat diperlukan bagi anak-anak agar mereka dapat memahami isu-isu sosial dan politik dengan baik sebelum terlibat dalam aksi-aksi publik
3. Orang tua seharusnya tidak melibatkan anak-anak dalam demonstrasi. Hal ini mencerminkan pentingnya peran orang dewasa dalam melindungi generasi muda dari situasi yang berpotensi berbahaya.

2. Bagaimanakah solusimu untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan dalam menyampaikan aspirasi/pendapat di depan umum?
Jawab:
Beberapa solusi dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam menyampaikan aspirasi atau pendapat di depan umum yang dapat diterapkan adalah:
1. Meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama orang tua dan pelajar, tentang pentingnya memahami isu-isu yang dihadapi sebelum terlibat dalam demonstrasi. Edukasi tentang hak dan tanggung jawab dalam berdemonstrasi dapat membantu mencegah eksploitasi anak.
2. Pemerintah dan lembaga terkait dapat mengadakan penyuluhan atau seminar tentang cara berdemonstrasi yang aman dan damai.
3. Organisasi atau kelompok yang ingin menyampaikan aspirasi dapat membuat aturan internal yang jelas mengenai siapa yang boleh terlibat dalam aksi, termasuk larangan melibatkan anak-anak.
4. Memastikan adanya pengawasan yang ketat selama demonstrasi untuk mencegah tindakan yang merugikan, serta penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang melanggar aturan, termasuk melibatkan anak-anak dalam aksi.

3. Jelaskan apa sajakah yang dimaksud dengan kewajiban dasar manusia itu? Apakah kewajiban dasar manusia menjadikan hak itu dibatasi?
Jawab: Kewajiban dasar manusia merujuk pada tanggung jawab moral dan etis yang dimiliki setiap individu dalam berinteraksi dengan orang lain dan masyarakat. Kewajiban ini sering kali berkaitan dengan penghormatan terhadap hak asasi manusia dan mencakup beberapa aspek, antara lain:
1. Menghormati hak orang lain.
2. Menjaga kesejahteraan masyarakat
3. Melindungi yang rentan.
4. Bertanggung jawab atas tindakan

Menurut saya kewajiban dan hak asasi manusia saling terkait dan saling melengkapi. Kewajiban dasar manusia tidak serta merta membatasi hak, tetapi lebih kepada penegasan bahwa hak-hak individu harus dijalankan dengan mempertimbangkan hak dan kepentingan orang lain.

Dalam konteks ini, hak seseorang dapat dibatasi dalam situasi tertentu untuk melindungi hak orang lain atau untuk menjaga ketertiban umum. Oleh karena itu, penting untuk menemukan keseimbangan antara hak individu dan kewajiban terhadap masyarakat, serta melindungi kelompok yang rentan.