Kiriman dibuat oleh Annisa Aulia Putri

Kimia C MKU Pancasila 2024 -> Forum Diskusi

oleh Annisa Aulia Putri -
Pancasila sebagai ideologi terbuka adalah topik pada hari ini. Sifat dari ideologi terbuka sendiri, yaitu hal hal atau aturan atau pedoman dasar yang berasal dari keinginan masyarakat bukan dari elit global saja, terbuka pada perubahan tanpa menghilangkan nilai dasar itu sendiri, serta berisi tuntunan dasar yang sifatnya tidak spesifik atau konkrit.

Pancasila sebagaimana yang sudah kita ketahui merupakan hasil usulan usulan dari tokoh hebat, para pendiri bangsa. Pancasila sendiri disusun berdasarkan keadaan bangsa Indonesia, para tokoh pendiri bangsa memikirkan bagaimana agar nilai nilai yang sudah ada dan tertanam sejak negara ini berdiri tetap ada dan tak luntur oleh zaman. Namun, pancasila yang diusungkan tetap bersifat terbuka oleh perkembangan zaman itu sendiri. Oleh karena itu, lahirlah pancasila yang tiap-tiap harapan dasarnya tercantum dalam tiap nilai pancasila.

Spiritualitas tentang keimanan dan ketuhanan ada pada sila pertama. Adab adab kemanusiaan pada nilai kedua. Persatuan pada nilai ketiga. Kerakyatan pada sila keempat dan keadilan pada sila kelima.

Kelima sila yang kemudian menjadi Pancasila ini selain menjadi nilai yang harus selalu terjaga keutuhannya juga dapat memfilter pengaruh globalisasi baik dari budaya dan lain sebagainya agar masyarakatnya tidaklah mudah terbawa arus sehingga melupakan kultur budaya aslinya. Dengan tetap mempertahankan nilai pancasila sebagai ideologi bangsa, kita juga menjaga keutuhannya.

Jadi menurut pandangan saya secara pribadi. Menjaga, menjadikan, dan mengimplementasikan pancasila sebagai ideologi bangsa. Artinya kita sebagai masyarakat Indonesia dapat merealisasikannya. Mulai dari hal-hal kecil seperti beribadah selalu, bergotong royong, ramah tamah, jujur dalam mengerjakan hal yang diamanahkan dan lain sebagainya.
Karena kalau bukan dari kita siapa lagi yang dapat menjaga keutuhan nilai pancasila sebagai ideologi bangsa.

Kimia C MKU Pancasila 2024 -> Diskusi

oleh Annisa Aulia Putri -
Dari video tersebut, saya menyampaikan kesimpulan dari pandangan pribadi saya sendiri.

Pancasila ada karena masyarakat itu sendiri. Karena adanya perbedaan agama, karena adanya perbedaan bahasa, suku, dan budaya. Karena adanya perbedaan pendapat tiap-tiap golongannya. Karena bergam masyarakatnya.
Sehingga dibangunlah pancasila, sebagai landasan dasar kehidupan, kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan adanya ideologin yang memuat hal-hal yang diperlukan oleh keberagaman untuk persatuan, diharapkan tiap-tiap pasalnya mampu diterapkanndan menjadikan kita Bangsa Indonesia yang bergam namun tetap SATU.

Akan tetapi sayangnya, hal tersebut belum dapat terpenuhi dengan baik saat ini. Kurangnya rasa toleransi terhadap perbedaan yang membuat masih banyak dari kita yang tidak menjadikan pancasila sebagai pedoman hidupnya. Pembulian antar suku masih sering terjadi, diskriminasi antar ras sering ditemui, bahkan ibadah kepada Tuhan yang sangat sakral bagi tiap-tiap agama yang kita miliki, masih dapat diganggu dan tak dihargai. Seolah, masyarakat lupa…. Darimana pancasila itu ada, dan bagaimana Indonesia dengan berbagai keberagamannya menjadi NKRI tempat kita berpijak. Begitupun dengan sistem tata negata kita, tentang kerakyatan dan keadilan, tentang musyawarah dan kebijaksanaan. Nyatanya, sampai saat ini masyarakat Indonesia sebagian besar belum mencapai angannya dari nilai Pancasila….