NAMA : MAHATHIR MUHAMMAD
NPM : 2255061001
KELAS : PSTI D
Representasi diri seseorang atau masyarakat tentang bagaimana mereka melihat diri mereka sendiri dan bagaimana orang lain memandang mereka sebagai entitas sosiokultural disebut identitas. Kondisi identitas adalah sesuatu yang selalu disesuaikan kembali, sifatnya selalu diperbarui, dan kondisi yang selalu dinegosiasikan, sehingga bentuknya akan selalu bergantung pada proses yang membentuknya. Identitas bukanlah sesuatu yang selesai dan final. Sebaliknya, itu adalah sesuatu yang selalu selesai dan final.
Integrasi terjadi, di satu sisi, ketika ada identitas pendukung, seperti bahasa atau nilai sistem budaya, cita-cita politik, pandangan hidup, atau orientasi keagamaan, yang sebanding. Terbentuknya kelompok-kelompok yang dipersatukan oleh suatu masalah ideologi, ekonomi, atau sosial merupakan penyebab lain dari integrasi nasional.
Konflik kepentingan antarsuku, antardaerah, antaragama, partai politik, mahasiswa, dan lain-lain yang seharusnya tidak perlu diselesaikan melalui integrasi nasional apabila masing-masing pelaku konflik menyadari bahwa kemajemukan bangsa Indonesia telah menjadi kebutuhan. Ini adalah jalan keluar dari masalah yang terus melanda Indonesia. Sebagai strategi kebudayaan Indonesia, mengembangkan gagasan integrasi nasional pada dasarnya menyatukan visi dan misi dari berbagai kepentingan dan identitas yang berbeda dari setiap anggota masyarakat dengan latar belakang budaya yang beragam.