གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Muthia Putri Maharani Karim

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-2

Muthia Putri Maharani Karim གིས-
Muthia Putri Maharani Karim 2216031103 Reg A

 Pancasila sebagai landasan kebijakan ilmu dan landasan etika dalam Ilmu Komunikasi

 1. Ketuhanan Yang Maha Esa Penerapan sila ini dapat dilihat dari pembelajaran yang tidak pernah membentuk perpecahan dalam hal agama serta merasakan agama yang ada. 

2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Pembelajaran disiplin ilmu ini mengharuskan setiap pelaku pendidikan untuk menyesuaikan Beradab dan penuh keadilan. Misalnya pengembangan media komunikasi yang ada sudah sepatutnya memberikan keadilan bagi setiap lapisan masyarakat ((dapat dinikmati setiap masyarakat dengan ketentuan yang berlaku)) perilaku ini menjadi contoh adab baik dalam pengembangan media. 

3. Persatuan Indonesia Disiplin ilmu ini melarang Pancasila sebagai derajat homofili ((sesuatu hal yang menjadi kesamaan dan dijadikan landasan hubungan)) membantu 

4. Kemanusiaan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan Disiplin ilmu ini memberikan kebebasan bagi setiap pelaku pendidikan untuk mengembangkan ilmu yang ada, mempelajarinya, dan mengkritisinya namun dengan landasan-landasan yang benar ada nya. 

5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia Kesempatan bagi setiap pelajar untuk mengungkapkan pendapatnya mengenai ilmu yang telah ia dapatkan, misal mengkritisi situasi media saat ini, tentunya dengan adab yang benar. Disiplin ilmu ini memiliki persaingan yang cukup ketat dalam globalisasi media terkhusus. Untuk mempertahankan nilai-nilai Pancasila yang ada namun tetap membuka cakrawala diskusi dan belajar bagi rakyat dari dunia luar merupakan tantangan utama disiplin Ilmu Komunikasi. Sehingga banyak hal-hal yang dilakukan demi menjaga nilai-nilai tersebut tetap ada, seperti pendidikan Pancasila yang diterapkan dalam disiplin ilmu ini, sosialisasi masyarakat, serta pengembangan Ilmu Komunikasi itu sendiri berdasarkan nilai-nilai Pancasila. 


B) Sebagai warga negara Indonesia, saya memiliki harapan besar di Model Pemimpin, hal ini dikarenakan pemimpin adalah salah satu aset yang akan mempengaruhi jalannya bangsa Indonesia. Dimasa mendatang dimana IPTEK akan semakin maju dan bangsa-bangsa yang lebih menguasainya akan lebih mudah memasuki Indonesia dengan membawa nilai dan norma yang sangat berbeda Indonesia, Diperlukan model pemimpin yang memiliki karakter pancasilais yang kuat, berpendidikan, berprinsip dan bermoral sehingga dapat membimbing rakyat untuk lebih maju, terbuka, namun tetap berprinsip dengan landasan Pancasila dan Religius yang ada, tegas sehingga terbentuk kebijakan yang akan membantu masyarakat dalam mendirikan nilai-nilai Pancasila. . Selain itu warga negara sudah seharus membekali diri dengan Pendidikan Pancasila, moralitas dan mentalitas Pancasila, Pendidikan yang baik, serta sikap kritis, terbuka dan penuh prinsip dalam menghadapi kemajuan IPTEK dan dampak-dampaknya. Untuk ilmuwan sendiri, saya berharap mereka memiliki sikap termasuk terhadap saran dan kritik masyarakat karena IPTEK sudah seharusnya dikembangan guna memberikan kesejahteraan kepada rakyat.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-1

Muthia Putri Maharani Karim གིས-
Muthia Putri Maharani Karim
2216031103
Reg A

A) Berita diatas menjadi bukti bahwa penyebaran berita hoaks sudah menjadi suatu kebiasaan, lebih daripada itu, kebiasaan ini sudah membentuk budaya bahkan dijadikan ajang entertaining dalam masyarakat. Hal ini dapat dilihat dibagaimana masyarakat lebih memilih mempercayai berita yang mereka "ingin" percayai, bukan yang mereka butuhkan. Bahkan, kualitas pendidikan seseorang tidak menjamin mereka meninggalkan berita hoaks yang ada, lebih menyayangkan lagi sebagian oknum yang menggunakan pengetahuan mereka untuk mengemas dan membuat berita hoaks sehingga dapat mempengaruhi masyarakat dengan tujuan tertentu. Tak heran bila berita hoaks banyak ditemui dalam lingkup berita politik, oknum-oknum politik yang mengingini simpati masyarakat, bahkan berita hoaks dibuat untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari isu-isu penting. Berita hoaks adalah salah satu bentuk penyalah gunaan IPTEK dalam bidang kemajuan komunikasi dan informasi.
Berikut hal-hal yang akan saya lakukan guna mengantisipasi dampak negatif berita hoaks :
1. Mencari tahu lebih lanjut media atau instansi yang dapat dipercaya
2. Mengkritisi berita yang ada
3. Memposisikan diri dengan netral sebelum menemukan berita yang benar, sehingga tidak terjadi tindakan penerimaan berita yang hanya didasari dengan keinginan atau kecondongan di satu pihak
4. Tidak mudah berbagi berita dengan khalayak tanpa mengetahui kebeneran berita, hal ini dilakukan guna memininalisir terjadinya dampak yang tidak diinginkan
5. Menggunakan privellege yang ada-sebagai mahasiswa yang memiliki kemerdekaan untuk belajar dan mengajukan pendapat, saya bisa bertanya dengan orang-orang yang professional seperti dosen atau bahkan berdiskusi dengan teman-teman.

B) Media menjadi salah satu bukti perkembangan IPTEK yang tidak digunakan dengan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar nya. Tidak adanya implementasi sila kesatu mengakibatkan tidak ada nya moralitas dan normalitas dalam hal religius. Tidak adanya implementasi nilai kedua, seperti berita yang menimbulkan perpecahan mengakibatkan tidak tercapainya tujuan IPTEK dalam Pancasila yakni memberikan kesejahteraan bagi setiap lapisan masyarakat. Tidak ada nya implementasi sila ketiga, membuat masyarakat terpecah belah (tidak adanya persatuan). Penyalahgunaan media menjadi simbol tidak terimplementasikan sila ke4, tidak terdapat kebijaksanaan. Masyarakat yang mengkonsumsi dan mempercayai berita hoaks berdasarkan apa yang mereka "ingini" menjadi dasar tidak ada nya implementasi sila kelima, karena tidak terdapat keadilan bagi hal, keadaan, orang, atau situasi yang memang benar adanya.

Solusi dari hal-hal yang saya jabarkan diatas adalah
1. Penanaman nilai-nilai Pancasila melalui pendidikan di sekolah ((adanya Pendidikan Pancasila))
2. Agen sosialisasi primer yang berupa keluarga harus menanamkan sikap kritis dan pancasilais kepada anak, sehingga memiliki bekal dalam mengkonsumsi konten media yang rentan
3. Pengawasan ketat media seperti tweeter, instagram, e-news dan lain sebagainya dapat dilakukan pemerintah ((UU ITE))
4. Sosialisasi sekolah, lembaga atau bahkan antar teman untuk memberhentikan penyebarluasan berita hoaks, misalnya membangun hashtag #stopberitahoaks untuk sosialisasi pemberhentian berita hoaks

C) Sikap konsumerisme Indonesia menjadikan Indonesia sebagai pasar menguntungkan bagi negara dengan IPTEK yang lebih maju. Berdasarkan studi yang saya ambil (Ilmu Komunikasi) terdapat hal-hal yang dapat membantu meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan akibat hal diatas, yakni;
Fokus terhadap konten media mengenai keindahan alam Indonesia dan potensi-potensi besar Indonesia lain, seperti dalam bidang fashion, makanan, dan kegiatan budaya lain nya membuat rakyat Indonesia berfokus dengan produk-produk milik Indonesia, selain itu hal ini dapat membantu pemasaran kekayaan Indonesia dalam kancah Internasional.
Misalnya, rakyat Indonesia sedang antusias dengan berbagai produk Indonesia yang diiklankan dalam media. Misalnya tiktok, bahkan fitur live tiktok membantu masyarakat melakukab jual beli seperti secara langsung, produk yang dijual pun beragam mulai dari makanan seperti bakpia jogja, make-up seperti akun official somethinc, dan pakaian seperti akun official lozi hijab. Banyak nya pembeli menjadi salah satu alasan banyak nya review produk lokal yang menarik perhatian masyarakat Indonesia. Selain itu, usaha komunikasi media dan pemasaran Indonesia juga sudah sampai dikancah Internasional. Video-video tentang keindahan alam Indonesia seperti di Ubud, Raja Ampat, Bunaken, Wakatobi dan banyak lain nya menarik perhatian tourist. Selain itu, strategi komunikasi media dan pemasaran ini juga diterapkan dalam pemasaran produk makanan Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari munculnya permen terkenal milik Indonesia yakni "Kopiko" dari PT. Mayora Indah, Tbk. di drama-drama korea yang terkenal seperti Vincenzo, Mine, bahkan Hometown cha-cha.
Menerapkan komunikasi media dan pemasaran yang difokuskan pada semua bentuk produk Indonesia, diharapkan dapat membuat produk Indonesia lebih unggul di masyarakat Nasional maupun Internasional sehingga kita mampu bersaing dengan produk luar negeri.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video-2

Muthia Putri Maharani Karim གིས-
Muthia Putri Maharani Karim
2216031103
Reguler A

Pada 7 Desember 1941, Jepang menyerang pangkalan Amerika Serikat, Pearl Harbour sehingga memicu kerjasama antara Amerika Serikat, Britinia Raya, Belanda, Hindia Belanda, negara Jajahan Inggris dan Amerika Latin. Italia dan Spanyol pun menyusul dalam kerja sama ini. Puncak nya adalah penjatuhab bom atom di Hiroshima (6 Agustus 1945) dan Nagasali (9 Agustus 1945), sebanyak 140.000 orang tewas dalam kejadian ini.
Pada 15 agustus 1945, Menteri Luar Negri Jepang menandatangani surat tanda Jepang menyerah. Hal ini menjadi tanda berakhir nya perang dunia kedua di wilayah Pasifik. Status quo yang kosong, dimanfaatkan oleh Indonesia. Dua hari kemudian, bangsa Indonesia memproklamirkan bahwasanya Indonesia telah merdeka.
Dari hasil analisis saya, Perkembangan IPTEK yang ada menimbulkan kemerdekaan bagi Indonesia, namun sayang nya kondisi dunia saat itu memaksa IPTEK digunakan untuk peperangan. Menjadi kewajiban bagi kita, untuk menjaga hubungan yang ada antara Indonesia-Regional maupun Indonesia-Internasional, sehingga tidak terulang hal-hal yang dilewati pendahulu sebelum kemerdekaan. Melihat proses panjang dan penuh perjuangan yang dilalui para pendahulu untuk mendapatkan kemerdekaan Indonesia, sudah semestinya kita menjaga hal-hal yang telah diwariskan, dalam hal ini adalah nilai-nilai Pancasila. Nilai-nilai ini dapat kita implikasikan dalam semua aspek kehidupan kita, termasuk penggunaan dan perkembangan IPTEK. Hal ini diharapkan menjadi upaya bangsa Indonesia untuk menghormati perjuangan para Pahlawan dan lingkaran orang-orang berjasa lain nya.