Kiriman dibuat oleh Fistriawan Aldillah

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Soal-2

oleh Fistriawan Aldillah -
Nama : Fistriawan Aldillah
NPM : 2215061099
Kelas : PSTI C



Analisis soal

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
1) Sila ketuhanan yang maha esa: melengkapi ilmu pengetahuan yang mencitakan perimbangan antara rasa dan akal, sila ini menempatkan manusia dalam alam sebagai bagiannya
2) Sila kemanusiaan yang adil dan beradab : mengakui persamaan drajat, hak, dan kewajiban setiap manusia tanpa membeda bedakan suku,agama,jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan lainnya
3) Sila persatuan Indonesia : memberikan rasa kesadaran akan nasionalisme dari bangsa indonesia untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi
4) Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan : menjadi pedoman bahwa rakyat dipimpin dalam kebijaksanaan
5) Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia: dalam pengembangan iptek harus didasarkan pada keseimbangan dan keadilann dalam kehidupan kemanusiaan

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Harapan saya dengan pemimpin warganegara dan ilmuan yang pancasialis ialah dengan adanya Pancasila mereka dapat menerapkan ilmunya dengan tetap berpedoman kepada nilai nilai Pancasila agar tidak terjadi penyimpangan

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Soal-1

oleh Fistriawan Aldillah -
Nama : Fistriawan Aldillah
NPM : 2215061099
Kelas : PSTI C


Analisis soal
A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Saya setuju dengan berita tersebut dikarnakan ada banyak sekali masyarakan yang mudah terkena berita hoax dan ikut menyebarkan berita hoax tersebut tanpa mencari tau terlebih dahulu kebenaran dari berita tersebut
Langkah yang perlu di ambil untuk mengantisipasi dampak dari penyebaran hoax tersebut ialah kita harus menghindari judul judul berita yang provokatif biasanya berita berita hoax akan menyudutkan pihak pihak tertentu lalu kita perlu mengetahui sumber berita tersebut apakah sumber berita tersebut actual atau tidak dan kita harus berfikir secara logis dan kritis dalam membaca sebuah informasi agar informasi yang belum kita ketahui kebenarannya tidak kita telan secara mentah. Kita harus mencari tau apakah informasi yang kita dapatkan sudah valid ataukah hoax.

B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai nilai Pancasila di media social contohnya masi banyak orang orang yang menyebarkan berita berita hoax dan berkomentar dengan kata kata yang tidak sopan di media sosial yang menyebab kan rusaknya moral bangsa Indonesia. Seharusnya kita bisa lebih bijak lagi dalam menyebarkan berita berita. Yang seharusnya kita cari tahu terlebih dahulu kebenarannya dan lebih bijak lagi dalam berkomentar di media sosial. Karena hal hal tersebut bertentagan dengan nilai nilai Pancasila. Hal yang lebih bijak ialah mengikuti perkembangan iptek dengan tetap Berdasarkan nilai- nilai dari Pancasila.

C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Solusi yang dapat di ambil ialah dengan menciptakan produk produk dari karya anak bangsa dan mensupport mereka dalam mengembangkan inovasi inovasi dalam menciptakan produk produk teknologi dengan begitu Indonesia pasti dapat menjadi negara yang maju di ipteknya seperti negara negara lain

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Video-2

oleh Fistriawan Aldillah -
Nama : Fistriawan Aldillah
NPM : 2215061099
Kelas : PSTI C

Berdasarkan analisis video tersebut dapat diketahui bahwasanya 75 tahun lalu merupakan peristiwa bersejarah dimana jepang menyerah terhadap sekutu yang menjadikan bangsa Indonesia memiliki peluang untuk memproklamirkan kemerdekaannya setelah jepang menyerah terhadap sekutu 2 hari kemudian.

Dimana puncak dari sekutu melawan jepang ialah pada saat dijatuhkannya bom atom ke kota hirosima jepang pada 6 agustus 1945. Pada saat itu sekitar 140 ribu orang tewas seketika yang mengakibatkan hampir dari setengah penduduk hirosima tewas. Tidak sampai di situ bom atom ke 2 dijatuhkan oleh sekutu 3 hari kemudian di tanggal 9 agustus 1945 di kota Nagasaki. Karna itulah jepang menyerah kepada sekutu 6 hari kemudian setelah pengeboman itu terjadi.

Yang ditandai dengan penandatanganan surat tanda jepang menyerah di atas kapal perang amerika serikat yang di tandatangani oleh mentri luar negeri jepang pada saat itu. Yang menandai berakhirnya perang dunia ke 2 di wilayah pasifik.
Setelah itu 2 hari kemudian bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekannya pada tanggal 17 agustus 1945

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Video-1

oleh Fistriawan Aldillah -
Nama : Fistriawan Aldillah
NPM : 2215061099
Kelas : PSTI C

Berdasarkan analisis video tersebut dapat dianalisa bahwasanya terdapat beberapa pabrik pakaian yang membuang limbah yang menyebabkan warga tidak nyaman dikarnakan limbah tersebut menimbulkan ketidaknyamanan akibat bau busuk yang di timbulkan oleh limbah pabrik yang langsung dibuang ke sungai sehingga warga melakukan aksi unjuk rasa dengan menutup saluran pembuangan limbah.

Seharusnya pemilik pabrik tidak langsung membuang limbahnya ke sungai melainkan mengolah limbah tersebut terlebih dahulu agar tidak mengganggu warga sekitar. Seperdi dalam nilai nilai Pancasila dimana kita harus saling menghargai, menghormati , dan memikirkan satu sama lain maka dari itu seharusnya kita sebagai warga Indonesia yang taat seharusnya kita dapat mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari hari agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan seperti kejadia pada video tersebut

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Jurnal

oleh Fistriawan Aldillah -
Nama : Fistriawan Aldillah
NPM : 2215061099
Kelas : PSTI C

Pancasila dalam pengertian sebagai pandangan hidup asal usulnya dari falsafah hidup.nilai nilai Pancasila terbagi menjadi tiga kategori yaitu:
1. nilai materiil, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi unsur manusia
2. nilai vital, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan
kegiatan atau aktivitas
3. nilai kerohanian, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia
Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa secara yuridis konstitusional berlaku mulai tanggal 18 Agustus 1945 yaitu sejak disahkannya Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Pancasila sebagai dasar negara rumusan materinya tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Repub1ik Indonesia, yang berkedau1atan rakyat dengan berdasarkan kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab. persatuan Indonesia dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Norma Pancasila dapat ditemukan melalui hakekat isi Pancasila, Hakekat yang pertama yakni hakekat Tuhan, ditemukan dalam pernyataan-pernyataan seperti causa prima, sangkan paraning dhumadhi, dzat yang mutlak dan mudah dipahami melalui sifat-sifat Tuhan seperti Maha Kuasa, Maha Adil, Maha Mengetahui, Maha Bijaksana, dan lain sebagainya. Hakekat yang kedua, yakni hakekat manusia. Menurut Notonegoro, hakekat manusia terbagi menjadi dua teori, yaitu teori monodualisme dan monopluralisme. Monodualisme mengajarkan bahwa manusia terdiri atas dua asas yang merupakan kesatuan, misalnya kesatuan antara jiwa dan raga.32 Monopluralisme mengajarkan bahwa manusia terdiri atas banyak asas yang merupakan kesatuan, misalnya jiwa – raga, individu – sosial, mandiri – terikat sebagai makhluk Tuhan. Hakekat yang ketiga, yakni hakekat satu. Kata “satu” menunjukkan sesuatu yang tidak dapat dibagi-bagi lagi. Hakekat yang keempat, yakni rakyat, berarti segenap penduduk suatu negara, anak buah, orang kebanyakan, atau orang biasa.34 Kemudian hakekat yang kelima, adalah hakekat adil, yakni tidak berat sebelah, tidak sewenang wenang, seimbang, atau perlakuan yang sama.35 Dengan memahami serta menerapkan dasar nilai-nilai tersebut, maka segala kegiatan kenegaraan, kemasyarakatan, maupun perorangan di Indonesia dapat dikatakan beretika Pancasila. Etika membicarakan manusia terutama tingkah laku dan perbuatan yang dilakukan dengan sadar dilihat dari kacamata baik dan buruk